PERANCANGAN HUNIAN SEWA UNTUK MILENIAL DI PADEMANGAN

Fanuel Fang, Rudy Surya
| Abstract views: 101 | views: 107

Abstract

Urbanization has become a common phenomenon in big cities, with the exception of Jakarta. Urbanites (the name for people who are urbanizing) usually come to Jakarta to get jobs with higher wages than their home regions. Although the cost of living in Jakarta is relatively expensive, large revenues are the main focus for them. This is what has contributed to the emergence of slums in the capital, as happened in Pademangan Barat Village. The majority of migrants dominated by millennials work as shop employees in Mangga Dua and labor convection. They occupy semi-permanent buildings in narrow alleys, even to the extent that they fill along the edge of the railroad tracks that pass in Pademangan, which should be a green line. The existence of such housing makes the West Pademangan Area seem dingy, crowded with buildings, and loses its green space. This is because the rental price is cheap and sufficient to meet the needs of residents who only need a temporary resting place. The government has actually provided low-cost flats in Kemayoran, but it seems influential in reducing these slum dwellings. Vertical rental housing which simultaneously provides shared facilities also plays a role as a green space to compensate for the density of buildings in Pademangan. So that not only intended for residents, but also can be used by the surrounding residents, where analyzed by the author to be located in 10th RW (citizen association) of Pademangan Barat.

 

Abstrak

Urbanisasi telah menjadi fenomena yang umum terjadi di kota besar, tanpa terkecuali Jakarta. Kaum urban (sebutan untuk orang yang melakukan urbanisasi) biasanya datang ke Jakarta untuk mendapatkan pekerjaan dengan upah lebih tinggi dibandingkan daerah asal mereka. Karenanya, pengeluaran selama berada di Jakarta diminimalisir sebisa mungkin, termasuk dalam hal memilih tempat tinggal sementara. Hal inilah yang ikut mengakibatkan munculnya pemukiman kumuh di ibukota, sebagaimana yang terjadi di Kelurahan Pademangan Barat. Para pendatang yang didominasi generasi milenial ini mayoritas berprofesi sebagai karyawan toko di Mangga Dua dan buruh konveksi. Mereka menempati bangunan semi dan non-permanen di gang-gang sempit, bahkan hingga memenuhi sepanjang pinggir rel kereta api yang melintas di Pademangan, dimana semestinya merupakan jalur hijau. Keberadaan hunian seperti inilah yang membuat Kawasan Pademangan Barat terkesan kumuh, padat dengan bangunan, dan kehilangan ruang hijaunya. Meski hanya berupa bangunan berbahan triplek kayu yang menumpang di dinding pembatas rel kereta, namun kamar-kamar yang disewakan ini begitu diminati bahkan hingga kelebihan kapasitas. Hal ini dikarenakan harga sewanya yang murah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan penghuni yang hanya memerlukan tempat beristirahat sementara. Pemerintah sebenarnya telah menyediakan rumah susun murah di Kemayoran, namun tampaknya berpengaruh dalam mengurangi hunian kumuh ini. Hunian sewa vertikal yang sekaligus menyediakan fasilitas bersama, turut berperan sebagai ruang hijau untuk mengimbangi kepadatan bangunan yang ada di Pademangan. Sehingga tidak hanya diperuntukkan bagi penghuni, namun juga dapat digunakan oleh warga sekitarnya, dimana berdasarkan analisa penulis berlokasi di RW 10 Kelurahan Pademangan Barat.

Keywords

Fasilitas; Hunian; Milenial; Pola; Urbanisasi

Full Text:

PDF

References

Agudin, L. M. (1995). The Concept of Type in Architecture: An Inquiry into the Nature of Architectural

Bond, M. (6 Juni 2017). The Hidden Ways That Architecture Affects How You Feel. Diunduh 23 Januari 2019, dari BBC: http://www.bbc.com/future/story/20170605-the-psychology-behind-your-citys-design

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemprov DKI Jakarta. PADEMANGAN, KECAMATAN. Diunduh 17 Februari 2019: https://jakarta.go.id/artikel/konten/3284/pademangan-kecamatan

Fajrina, H. N. (14 Juli 2016). Generasi Millennial Manfaatkan Ponsel untuk Hindari Interaksi. Diunduh 23 Januari 2019, dari CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160714100723-185-144678/generasi-millennial-manfaatkan-ponsel-untuk-hindari-interaksi

Fourhooks. (26 April 2015). The Generation Guide – Millennials, Gen X, Y, Z and Baby Boomers. Diunduh 23 Januari 2019, dari Fourhooks: http://fourhooks.com/marketing/the-generation-guide-millennials-gen-x-y-z-and-baby-boomers-art5910718593/

Goldman Sachs. (2019). MILLENNIALS COMING OF AGE. Diunduh 23 Januari 2019, dari Goldman Sachs: https://www.goldmansachs.com/insights/archive/millennials/

Haryanti, R. (28 Januari 20190). Milenial, Sasaran Potensial Pengembang Properti. Diunduh 24 Maret 2019, dari Kompas.com: https://properti.kompas.com/read/2019/01/28/184303821/milenial-sasaran-potensial-pengembang-properti

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diunduh 23 januari 2019, dari KBBI: https://kbbi.web.id/tipe

Koran SINDO, Jurnalis. (29 Maret 2017). Pentingnya Generasi Milenial Sadari Kebutuhan Hunian. Diunduh 24 Maret 2019, dari Okezone: https://economy.okezone.com/read/2017/03/29/470/1653424/pentingnya-generasi-milenial-sadari-kebutuhan-hunian

Kusuma, D. W. (3 Desember 2018). Gaya Hidup Pengaruhi Kesehatan Generasi Millennial. Diunduh 23 Januari 2019, dari Lampung Post: http://sehat.lampungpost.id/kesehatan/gaya-hidup-pengaruhi-kesehatan-generasi-millennial/

Mah, K. (15 April 2013). Architecture & The Human Behaviour. Diunduh 23 Januari 2019, dari Academia: https://www.academia.edu/7383370/Architecture_and_the_Human_Behaviour

Moneo, R. (1978). On Typology. Oppositions, 22-45

Mullaney, J. (28 Juni 2018). A New Study Finds Millennials Are The First Generation on Track to Be Less Healthy Than Their Parents By Middle Age. Diunduh 23 Januari 2019, dari Cheat Sheet: https://www.cheatsheet.com/health-fitness/a-new-study-finds-millennials-are-the-first-generation-on-track-to-be-less-healthy-than-their-parents-by-middle-age.html/

Permatasari, A. (3 April 2017). Generasi Milenial Kesulitan Interaksi Langsung. Diunduh 23 Januari 2019, dari VIVA: https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/901082-generasi-milenial-kesulitan-interaksi-langsung

Ramadhani, Y. (6 September 2018). Generasi Milenial Jakarta Lebih Memilih Huni Kos daripada Apartemen. Diunduh 24 Maret 2019, dari Tirto.id: https://tirto.id/generasi-milenial-jakarta-lebih-memilih-huni-kos-daripada-apartemen-cXiE

Razqa, S. M. (21 Juni 2018). Milenial Jadi Generasi dengan Tingkat Kesehatan Buruk. Diunduh 23 Januari 2019, dari Kumparan: https://kumparan.com/@kumparansains/milenial-jadi-generasi-dengan-tingkat-kesehatan-buruk

Sukada, B. A. (1984). Tipologi Arsitektur Tradisional sebagai pendekatan dalam perencanaan dan perancangan kampus Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat

Tjahjono, G. Metode Perancangan Suatu Pengantar untuk Arsitek dan Perancang.

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.