TEMPAT BEKERJA DAN TINGGAL UNTUK KAUM MILENIAL

Arvian Arvian, Rudy Surya
| Abstract views: 83 | views: 277

Abstract

The problem of stress on the Generation of Milenial in Jakarta which is caused by the problems of conventional work space and also the problem of commuter has been very much. But there is no good solution to solving the problem. Therefore this study chose a Co-Living facility. This study aims to produce sensual space that can bring the atmosphere of facility users to get a feeling that is suitable for doing activities. This study uses a literature typology method on spatial psychology and architectural dimensions that affect the human senses in a space. This Co-Living facility includes Co-Living area facilities to be a solution for Commuters who live far away or want to get a cheap and affordable temporary resting place. Co-Working Space for Generations of Milenial who want to have a start-up or even become a place to do activities together. Learning Center to meet the needs of those who want to learn certain soft skills to fulfill each individual's skills. Each room also concerns other architectural elements such as material and lighting.

Abstrak

Permasalahan tentang stress terhadap Generasi Milenial di Jakarta yang di sebabkan oleh masalah ruang kerja yang konvensional dan juga masalah commuter sudah sangat banyak. Namun belum ada solusi yang baik terhadap penyelesaian masalah tersebut. Karena itu penelitian ini memilih sebuah fasilitas Co-Living. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan ruang sensual yang dapat membawa atmosfer pengguna fasilitas mendapatkan perasaan yang cocok untuk melakukan aktivitas. Penelitian ini menggunakan metode tipologi literatur tentang psikologi keruangan dan dimensi – dimensi arsitektural yang mempengaruhi indera manusia di dalam sebuah ruang. Fasilitas Co-Living ini meliputi fasilitas Co-Living area untuk menjadi solusi bagi para commuter yang tinggal jauh atau ingin mendapat tempat istirahat sementara yang murah dan terjangkau. Co-Working Space untuk Generasi Milenial yang ingin memiliki start-up atau sekerdar menjadi tempat untuk beraktifitas bersama. Learning Center untuk memenuhi kebutuhan mereka yang ingin mempelajari soft-skill tertentu untuk memenuhi skill masing – masing setiap individu. Pada setiap ruang juga memperhatikan elemen – elemen arsitektural lainnya seperti material dan pencahayaan.

 

Keywords

area belajar; millenial; tempat belajar; tempat tinggal

Full Text:

PDF

References

A.R. (2018). Karakteristik Generasi Millennial di Dunia Kerja. Diunduh 5 maret 2019 https://www.hitsss.com/karakteristik-generasi-milenial-di-dunia-kerja/

Badan Pusat Statistik (2014) Statistik komuter jabodetabek. Diunduh 5 maret 2019 https://media.neliti.com/media/publications/48476-ID-statistik-komuter-jabodetabek-2014.pdf

Burgess, J. (2008). Managing the new workforce, generation Y (Milenial). Red Fusion. Diunduh 4 maret 2019 http://www.redfusion.com/arc_managing_generation_Y_milenial.htm

Ede, L. & Lunsford, A. (2000) Some Millennial Thoughts about the Future of Writing Center. Diunduh 6 maret 2019 https://www.jstor.org/stable/43442099?seq=1#page_scan_tab_contents Erickson, T. J. (2012). The Milenial. RSA Journal vol. 158, no. 5550, 22-25

Koolhas, R., & Mau, B. (1995). S,M,L,XL. Rotterdam: 010 Publishers

Moneo, R. (1978). On Typology. Oppositions, 22-45

Kaplan, Cora. (2000) Millennial Class. Diunduh 5 maret 2019 https://www.jstor.org/stable/463227?seq=1#page_scan_tab_contents

Lourenco, Ana P. (2017) Teaching and Working With Millennial Trainees: Impact on Radiological Education and Work Performance. Diunduh 10 maret 2019 https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1546144016304872

Tsukamoto, y., & Kaijima, M. (2010). Behaviorolgy. New York: Rizzoli


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.