GALERI SENI INTERAKTIF

Bianca Marvella, Andi Surya Kurnia
| Abstract views: 72 | views: 37

Abstract

Millennials are the generation that lives among advance technology. The use of digital technology is inseparable from the millennial generation. This claim are proven by how technology sink in a lot aspects of life, social aspect as one of them. Today, with digital technology, social media becomes a tool to communicate that can connect people without the limitation of time and place. Millennials, as a generation who use digital technology the most today, open themselves up by showing moments, experiences, and pleasures through art. As a form of expressing oneself, art is no longer limited to a collection of sculptures, or painting, but rather to an aesthetic moments that they can share on social media in the form of photos or videos. In Indonesia, most museums and art galleries only accommodate exhibition spaces that are limited to static object (immovable), even though they are supposedly accommodate dynamic art objects that can be used interactively with visitor galleries. Therefore, a space that can accommodate interactive art objects in the digital age is needed. By using design research methods, carried out on space through observation and exploration, the Interactive Art Gallery not only provides relevant expression space for millennial generations, but also supports direct conversion between communities through art.

 

Abstrak

Generasi milenial merupakan generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang menjadikan mereka tech savvy (gemar teknologi). Pemakaian teknologi digital sudah sangat lekat dengan generasi milenial. Hal ini dibuktikannya dengan masuknya teknologi dalam aspek-aspek kehidupan, salah satunya adalah aspek sosial. Hari ini, dengan kecanggihan teknologi digital, sosial media menjadi sebuah perangkat interaksi yang dapat mengkoneksikan orang-orang tanpa batasan waktu dan tempat. Milenial, sebagai generasi pengguna teknologi digital terbanyak saat ini, mengekspresikan diri mereka dengan cara menunjukan momen, pengalaman, dan kesukaan, salah satunya lewat seni. Sebagai wujud ekspresi diri, seni tidak lagi terbatas pada koleksi patung, atau lukisan, tetapi lebih kepada momen-momen estetik yang dapat mereka bagikan di sosial media dalam bentuk foto maupun video. Di Indonesia sendiri, kebanyakan museum dan galeri seni hanya mewadahi ruang pamer yang terbatas pada objek-objek seni statis (tidak bergerak) padahal seharusnya mulai berkembang untuk mewadahi objek seni dinamis yang dapat berinteraksi langsung dengan pengunjung galeri. Oleh karena itu, dibutuhkannya sebuah ruang yang dapat mewadahi objek seni interaktif di era digital. Dengan menggunakan metode design research yang melakukan pendekatan terhadap ruang lewat observasi dan eksplorasi perilaku, Galeri Seni Interaktif dirancang dengan tujuan tidak hanya memberikan ruang ekspresi yang relevan untuk generasi milenial, tapi juga mendukung terjadinya interaksi langsung antar masyarakat sekitar melalui seni. 

Keywords

ekspresi diri; interaktif; seni; sosial media

Full Text:

PDF

References

Adweek. (2018, September 6). Influencing the Art Market: Milenial Collectors, Social Media and Ecommerce. Diambil kembali dari Adweek: https://www.adweek.com/digital/influencing-the-art-market-milenial-collectors-social-media-and-ecommerce/

Artwork Archive. (2017). The Art Market in a World of Milenials. Diambil kembali dari Artwork Archive: https://www.artworkarchive.com/blog/the-art-market-in-a-world-of-milenials

Dana, J. C. (1920). A plan for a new museum, the kind of museum it will profit a city to maintain. Woodstock, Vermont: ElmTree Press.

David A. Sturman, B. M. (2011). Changes in brain architecture, functional. The neurobiology of adolescence:.

Dimock, M. (2019, Januari 17). Defining generations: Where Milenials end and Generation Z begins.

Furht, B. (2010). Handbook of multimedia for digital entertainments and art . Florida, USA: Springer.

Kennedy, A. (2018, August 3). HOW MILENIALS ARE CHANGING THE ART WORLD. Diambil kembali dari Artmarket: https://www.artmarket.guru/le-journal/market/milenials-changing-art-world/

Loria, K. (2018, April 19). Here’s which generation you’re part of based on your birth year — and why those distinctions exist. Diambil kembali dari Bussiness Insider: Defining generations: Where Milenials end and Generation Z begins

Pilkington, G. (2018, January 19). The Reason “Social Media” Will Soon Be An Art Form. Diambil kembali dari Mission.org: https://medium.com/the-mission/the-reason-social-media-will-soon-be-an-art-form-35742a32bcf2

Sutton, B. (2019, February 2). Museums Are Becoming More Diverse, But There’s Still Work To Do. Diambil kembali dari Artsy: https://www.artsy.net/article/artsy-editorial-museums-diverse-wor

Wilson, S. (2002). Information Art. Cambridge: The MIT Press


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.