PENERAPAN STREAMING NATIVE DALAM PERANCANGAN GALERI KREATIF DIGITAL

Levina Justine
| Abstract views: 39 | views: 36

Abstract

A function in architecture is accompanied by behavior dominated by technological developments to encourage a change in old typology and form a new typology. Millennial generation were born in the era where technology is created as a media that makes human  easier for doing their activity. Technology develops peoples and makes it easier for people to connect with each other, also provide peoples had a privacy space, public space and the world for the individual itself. Wich is human’s nature will show their identity which has been influenced by the dynamics of technology. Streaming-Native is one of the new behaviors that appear in the millennial generation, a influenced behaviour by social media on a specific application. The millennial generation community with its gadgets has become a workshop it self, where they can create, upload, express some message in the form of creativity into social media. Streaming-Native behavior has the potential to greatly help the millennial generation and the next generation in the aspects of creativity and economic development. Besides that Streaming-Native behavior can produce a new typology in architectural function , where the role of architecture can support the new behavior. Architecture as a new application that brings a conception of unlimited space by a development of gallery functions were filled by Streaming-Native behavior. Reviewing the social media system, the role and the prepetrators of social media towards the millennial generation's community activities so that a Streaming-Native behavior emerges and re-implements the digital system into a physical form of architecture.

 

Abstrak

Sebuah fungsi dalam arsitektur diiringi oleh perilaku yang didominasi oleh  perkembangan teknologi hingga mendorong sebuah perubahan pada tipologi lama dan membentuk tipologi yang baru. Genereasi milenial adalah generasi yang lahir pada perabadan dimana teknologi diciptakan sebagai suatu media yang memudahkan para penggunanya dalam beraktivitas. Teknologi berkembang dan memudahkan masyarakat untuk saling terhubung satu dengan yang lain, hingga memiliki sebuah ruang privasi, ruang publik dan dunia untuk individu itu sendiri. Dimana salah satu sifat manusia akan menunjukkan jati dirinya yang telah dipengaruhi oleh dinamika teknologi. Streaming-Native adalah suatu perilaku baru yang muncul pada generasi milenial, sebuah perilaku yang dipengaruhi oleh media sosial dengan basis aplikasi tertentu. Masyarakat generasi milenial dengan gawainya sudah menjadi ruang kerja tersendiri, dimana mereka dapat menciptakan, mengunggah, dan menuangkan sebuah pesan dalam bentuk kreativitas ke dalam media sosial. Perilaku Streaming-Native memiliki potensi yang sangat membantu masyarakat generasi milenial dan generasi berikutnya dalam aspek pengembangan kreativitas dan ekonomi. Di samping itu perilaku Streaming-Native dapat menghasilkan tipologi baru dalam fungsi arsitektur, dimana peran arsitektur dapat mendukung perilaku tersebut. Arsitektur sebagai aplikasi baru yang membawa konsepsi dunia tanpa batas dengan pengembangan fungsi galeri seni yang di isi oleh perilaku Streaming-Native. Mengkaji kembali sistem media sosial serta peran dan pelaku media sosial terhadap aktivitas masyarakat generasi milenial sehingga muncul sebuah perilaku Streaming-Native dan menerapkan kembali sistem digital tersebut menjadi wujud fisik arsitektur.

Keywords

aplikasi; dinamika teknologi; ruang milenial; streaming-native; tipologi arsitektur

Full Text:

PDF

References

Agudin,L.M. (1995). The Concept of Type in Architecture: An Inquiry into the Nature of Architectural From. Zurich: Swiss Federal Institute of Technology.

Architectural Design (2002). Poetics in Architecture; editor. Leon Van Schaik. London: Wiley Academy.

Browne, W.A. (2010, November 15). Story Telling In Architecture: Narrative Architecture. Planetizen. Diakses pada 20 Juli 2019 melalui https://www.planetizen.com/node/46878.

De Chiara, J., & Callender, J. (1973). Time-Saver Standards For Building Types. Edisi Ke 2. New York: Mc Graw – Hill Book Company.

Erickson, T.J. (2012). The Millennials. RSA Journal vol 1568, no.5550, 22-25.

Harari Y.H. (2015). Homodeus A Brief History of Tomorrow. Hebrew.

Hindarto, P. (2005). A studio architect : Pengertian Teras. Astudio. Diakses pada 23 Juli 2018 melalui http://www.astudioarchitect.com/2008/12/teras-rumah-teras-yang-baik-adalah.html.

Livikacansera, S (2019, July 23). Mengenal Generasi Milenial: Data Streaming Native – Erricsson. Pusat Data Republika. Diakses pada 15 Desember 2018 melalui https://www.republika.co.id/berita/koran/inovasi/16/12/26/ois64613-mengenal-generasi-millennial.

Mah,K. (2013). Architecture & The Human Behaviour. academia.edu.

McLuhan, M. (1962).The Guttenberg Galaxy : The Making of Typographic Man – Determinisi Teknologi.

Monica, T. (2017). Jurnal Teknorat: Implementasi Konsep Media Sosial. https://ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/download/64/128.

Neufert, E. (1996). Data Arsitek Jilid II Edisi 33. Trans. Sjamsu Amril. Jakarta. Erlangga.

Portal Ilmu Komunikasi Indonesia (2018, January 18). 10 Manfaat Komunitas Online di Media Sosial. PakarKomunikasi.com. Diakses pada 1 Juni 2019 melalui https://pakarkomunikasi.com/manfaat-komunitas-online.

Robillard, D.(1982). Public Space Design in Galeris. dc.uwm.edu.

Wirth, L. (1938). Urbanism as a Way of Life. study.com.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.