KANTOR UNTUK MILENIAL

Albert Satyagraha, Budi Adelar Sukada
| Abstract views: 65 | views: 50

Abstract

Millennial generation is the generation of births from 1980 to 2000, which is currently 20 to 39 years old. Currently the millennial generation fills the second largest generation in Indonesia, which is 40% and will continue to grow in the future. Millennials are people who are easily bored in doing things, they like to move around. The average millennial has moved to 4 times in 10 years. This is a result of a work environment that does not match what they want. They do not like a formal and rigid work environment, where they have to spend time working by sitting at the computer for hours with a set amount of time. Millennials love the freedom to do things. They will try to make themselves as comfortable as possible in work without being bound by time and place. In addition, other influences that make them uncomfortable in their workplaces are the work done just that, without new things and challenges. In dealing with existing problems, we need to learn what millennial characteristics are like, then adjust to the system and work environment they need. Millennials need containers for them to work, which can make them feel comfortable and not feel depressed. This will make them feel work is not a demand and punishment, but a part of the life they live.

 

Abstrak

Generasi millennial adalah generasi kelahiran sekitar tahun 1980 sampai dengan 2000, dimana pada saat ini berumur 20 sampai 39 tahun. Saat ini generasi millenial mengisi angkatan terbesar kedua di Indonesia, yaitu sebesar 40% dan akan terus bertambah ke depannya. Millennial adalah kaum yang mudah bosan dalam melakukan suatu hal, mereka  senang pindah-pindah kerja. Rata-rata millennial pindah kerja hingga 4 kali dalam 10 tahun.  Hal ini merupakan akibat dari lingkungan kerja yang tidak sesuai dengan yang mereka inginkan. Mereka tidak menyukai lingkungan kerja yang formal dan kaku, dimana mereka harus menghabiskan waktu bekerja dengan duduk di depan komputer selama berjam-jam dengan waktu yang sudah ditentukan. Millenial menyukai kebebasan dalam melakukan sesuatu. Mereka akan berusaha membuat diri mereka senyaman mungkin dalam bekerja tanpa terikat tempat dan waktu. Selain itu, pengaruh lain yang membuat mereka tidak nyaman dalam tempat kerjanya adalah pekerjaan yang dilakukan itu-itu saja, tanpa adanya hal dan tantangan baru. Dalam menghadapi masalah yang ada, kita perlu mempelajari seperti apa karakteristik millenial terlebih dahulu, lalu menyesuaikan dengan sistem dan lingkungan kerja yang mereka butuhkan. Millenial membutuhkan wadah untuk mereka bekerja, yang dapat membuat mereka merasa nyaman dan tidak merasa tertekan. Hal ini akan membuat mereka merasa kerja bukanlah suatu tuntutan dan hukuman, melainkan bagian dari hidup yang dijalaninya.

 

Keywords

Fleksibilitas; Kenyamanan; Kerja; Kreativitas; Lingkungan

Full Text:

PDF

References

__(2008). Retrieved from Archdaily: www.archdaily.com

Adam, A. (2017, Mei 14). Milenial Tua Versus Milenial Muda. Retrieved from Tirto.id: https://tirto.id/milenial-tua-versus-milenial-muda-coEL

Ali, H. (2016). Memahami Millenial Indonesia. Jakarta: Alvara Research Center.

Anton, K. (2015). History of the Office. Office, 4-11.

Bunga, R. (2018, Januari 11). Ini 5 Kriteria Kantor Idaman Para Generasi Millennial. Retrieved from idntimes.com: https://www.idntimes.com/life/career/rully-bunga/kriteria-kantor-idaman-generasi-millennial/full

Day, N. (2019, Januari 13). The Three Classes of Office Buildings. Retrieved from The Balance Small Bussiness: https://www.thebalancesmb.com/classes-of-office-buildings-2866557

Debora, Y. (2017, September 7). Ke Mana Mengalirnya Uang Para Milenial? Retrieved from Tirto,id: https://tirto.id/ke-mana-mengalirnya-uang-para-milenial-cv76

Finance, D. o. (2013, September). Flexible and Efficient Workplace Design Guidance. Retrieved from Australian Government Department of Finance: www.finance.gov.au

Francis Duffy, Colin Cave, John Worthington. (1985). Planning Office Space. New York: Nichols Publishing Company.

Garnesia, I. (2018, September 12). Sana-sini Ngaku Milenial, Bagaimana Peta Milenial Indonesia? Retrieved from Tirto.id: https://tirto.id/sana-sini-ngaku-milenial-bagaimana-peta-milenial-indonesia-cX5W

Google Earth. (n.d.). Retrieved from https://www.google.com/earth/

Google Images. (n.d.). Retrieved from https://images.google.com/

Google Maps. (n.d.). Retrieved from https://maps.google.com/

Google Street View. (n.d.). Retrieved from https://www.google.com/streetview/

hardi91. (2010, Maret 1). Pola-Pola Sirkulasi Ruang. Retrieved from Wordpress: hardi91.wordpress.com

Indonesia, C. (2016, April 16). Kenali Karakter dan Keinginan Pekerja berdasarkan Generasi. Jakarta, Indonesia.

Meachem, J. (2004). Googleplex: A New Campus Community. Sydney: Clive Wilkinson Architect.

Meachem, J. (2004). Googleplex: A New Campus Community. Sydney: Clive Wilkinson Architect.

Muthahhari, T. (2017, Oktober 30). Benarkah Milenial Tidak Setia kepada Perusahaan? Retrieved from Tirto.id: https://tirto.id/benarkah-milenial-tidak-setia-kepada-perusahaan-czf7

Peta Zonasi dan Tata Ruang Jakarta. (n.d.). Retrieved from Sindikat: http://www.sindikat.co.id/zonasi

Soraya, N. (2018). Jakarta Property Market Report. Jakarta: Colliers International Indonesia.

Suhendra. (2016, Agustus 20). Mengenal Perilaku Tak Setia Milenial. Retrieved from Tirto.id: https://tirto.id/mengenal-perilaku-tak-setia-milenial-bCpy

Wibisono, N. (2016, September 16). Kantor Ideal Bagi Generasi Milenial. Retrieved from Tirto.id: https://tirto.id/kantor-ideal-bagi-generasi-milenial-bKSh

Wibisono, N. (2016, Agustus 20). Memahami Generasi Galau. Retrieved from Tirto.id: https://tirto.id/memahami-generasi-galau-cY


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.