PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT HIV/AIDS DI KARANG TARUNA X DAN Y CINERE, DEPOK

Ria Maria Theresa, Nunuk Nugrohowati, Andri Pramesyanti
| Abstract views: 135 | views: 101

Abstract

Latar Belakang:Pergaulan kelompok remaja sampai dewasa yang ada di kecamatan Cinere Kota Depok pada kelompok umur produktif aktif secara seksual menurut masyarakat umum sudah mengarah pada pergaulan yang aneh, berupa maraknya perilaku LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender). Menurut Radar Depok, Direktur Program NGO Kuldesak mengatakan peningkatan penderita ODHA di Depok adalah 10% yang disumbangkan dari perilaku LGBT. Laporan Profil Dinas Kesehatan Kota Depok 2017 bahwa jumlah kasus HIV di Kota Depok tahun 2014 ada 49 kasus, tahun 2015 sebanyak 146 kasus, tahun 2016 ada 278 kasus, tahun 2017 kasus HIV meningkat menjadi 372 kasus. Tujuan: Kendala dalam memberikan pengarahan kepada masyarakat, cara pencegahan pada kelompok umur produktif tersebut agar melaksanakan kehidupan dengan perilaku dan gaya hidup yang baik, mendorong kami melaksanakan pengabdian pada masyarakat di daerah Cinere. Metode: Mitra I anggota kader pendamping ODHA di Cinere membantu melaksanakan Promosi kesehatan Pencegahan dan Penanggulangan Masyarakat Penyakit HIV-AIDS dengan harapan para kader dapat menemukan penderita HIV secara volunteer dan melalui survei pada saat dilakukan promosi kesehatan. Mitra II kelompok Karang Taruna kecamatan Cinere dengan anggota usia antara 19-45 tahun berjumlah 50 orang. Hasil dan Kesimpulan: Sebagai pencegahan terhadap penularan penyakit HIVAIDS serta menjaring ODHA yang masih belum diobati setelah dilakukan penyuluhan, disarankan dibentuk Kelompok Teman Sebaya pada karang taruna untuk ikut menginformasikan kepada teman di lingkungan tentang perilaku seks kurang sehat yang dapat menimbulkan penyakit

Keywords

Cara pencegahan; Pendamping ODHA; Perilaku dan gaya hidup; Umur produktif

Full Text:

PDF

References

Alan, L, Miller, ND 2005, „Epidemiology, Etiology, and Natural Treatment Of Seasonal Affective Disorder‟, Alternative medicine review, vol. 10, hlm.2, diakses 22 April 2017,

Budiman, A 2015, Penggunaan Narkoba & HIV, Yayasan spiritia, diakses 22 April 2017, http://spiritia.or.id/li/bacali.php?lino=154

Ditjen PP & PL Kementerian Kesehatan RI 2011, Laporan Perkembangan Situasi HIV & AIDS Di Indonesia Triwulan 2 Tahun 2011, diakses 20 Mei 2017, http://www.aidsindonesia.or.id/ck_uploads/files/Final%20Laporan%20HIV%20AIDS%20TW%201%202016.pdf

Intermedika 2017, ODHA pada Gay, Yayasan Intermedika Jakarta, diakses 24 Januari 2018, http://www.intermedika.org/category/komunitas/yimoet/

Komisi penanggulangan AIDS 2010-2011, Pengertian dan Pencegahan HIV/AIDS, Artikel info HIV/AIDS, diakses 26 Januari 2018, http://www.aidsindonesia.or.id/dasar-hiv-aids

Radar Depok, Koran Depok sesungguhnya, 2018

Laporan Kesehatan Kota Depok, 2016

Notoatmojo, S 2012, Metodologi Penelitian Kesehatan, Edisi Revisi cetakan kedua, Rineka Cipta, Jakarta

Suprajitno 2004, Asuhan Keperawatan Keluarga 1st edn, Jakata, Penerbit Buku Kedokteran EGC

Widayati 2016, „Identification Of Psychological Status As An Effort To Develop Community- Based Hiv/Aids Client Rehabilitation Model‟, Nurseline Journal, vol.1, diakses 1 Juni 2017, https://jurnal.unej.ac.id/index.php/NLJ/article/view/3834


Refbacks

  • There are currently no refbacks.