PELATIHAN MEDIA PROMOSI DIGITAL MENGGUNAKAN CANVA UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING UMKM BIR PLETOK LELY HAMDAN
Main Article Content
Abstract
UMKM Bir Pletok Lely Hamdan merupakan salah satu produsen minuman tradisional khas Betawi yang memiliki nilai budaya dan kesehatan tinggi. Namun, dalam praktiknya, UMKM ini menghadapi kendala dalam memasarkan produk secara efektif karena promosi masih dilakukan secara konvensional melalui bazar atau rekomendasi dari mulut ke mulut. Minimnya pemahaman dan keterampilan dalam membuat media promosi digital menjadi hambatan utama dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan promosi digital melalui pelatihan penggunaan aplikasi Canva.
Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang terdiri atas empat tahap, yaitu persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pada tahap pelatihan, peserta diperkenalkan dengan konsep promosi digital, keterampilan dasar penggunaan Canva, praktik pembuatan flyer katalog produk, serta simulasi unggahan di media sosial. Selanjutnya, dilakukan pendampingan intensif selama dua minggu untuk memastikan mitra mampu mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh secara mandiri.
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam mendesain flyer promosi yang lebih menarik, informatif, dan sesuai karakteristik produk. Flyer yang dihasilkan tidak hanya layak untuk dicetak, tetapi juga efektif digunakan pada platform digital seperti Instagram, WhatsApp, dan Facebook. Pendampingan berkelanjutan membantu mitra lebih percaya diri dalam mengelola konten promosi.
Kesimpulannya, pelatihan Canva mampu memberikan solusi praktis, murah, dan aplikatif dalam meningkatkan kemampuan promosi digital UMKM Bir Pletok Lely Hamdan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan UMKM tradisional agar mampu bersaing di era ekonomi digital.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2010). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
Astuti, D., & Nurhayati, S. (2021). Digital marketing strategy for small business resilience during the pandemic era. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 23(2), 75–84. https://doi.org/10.9744/jmk.23.2.75-84
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik UMKM Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id
Canva. (2023). Canva for small business: Design made easy. https://www.canva.com
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson Education Limited.
Chambers, R. (2014). Rural development: Putting the last first. Routledge.
Fauzan, M., & Arifin, R. (2020). Traditional beverage business development through cultural-based branding. Jurnal Ekonomi Kreatif, 5(1), 44–53. https://doi.org/10.21009/ekon.kreatif.2020.5.1.44
Handayani, T., Sari, R., & Pratama, B. (2020). Digital literacy training for MSME empowerment. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 201–210. https://doi.org/10.1234/jpkm.v4i3.201
Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Laporan tahunan UMKM 2023. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. https://kemenkopukm.go.id
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for humanity. John Wiley & Sons.
Kurniawan, R., & Hidayat, M. (2022). Empowering MSMEs through Canva-based digital marketing training. Jurnal Abdimas Indonesia, 3(2), 99–108. https://doi.org/10.31219/osf.io/cd5x8
Rahman, A., Nugroho, D., & Putri, M. (2022). The impact of digital marketing adoption on MSME competitiveness in Indonesia. International Journal of Entrepreneurship, 26(6), 1–10. https://ijenter.org/article/view/2022
Sari, D. P., & Wulandari, R. (2021). Digital transformation of micro enterprises in the post-pandemic era. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 9(2), 135–148. https://doi.org/10.37673/jmbi.v9i2.246
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sumarni, R., Utami, S., & Yuliana, A. (2021). Community empowerment model for digital-based MSME development. Jurnal Abdimas Nusantara, 2(2), 87–96. https://doi.org/10.33369/abdimasnusa.2.2.87
Susanto, H., Wibowo, A., & Lestari, I. (2021). Creative digital training for MSME sustainability in the creative economy era. Journal of Community Empowerment, 2(1), 15–27. https://doi.org/10.23960/jce.v2i1.15
Wijayanti, E., & Rahmawati, L. (2022). The role of digital marketing in improving MSME competitiveness. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 18(1), 45–58. https://doi.org/10.24853/jeb.18.1.45
Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational and community levels of analysis. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of Community Psychology (pp. 43–63). Springer.