HUBUNGAN IMPULSIVE BUYING DENGAN KEBAHAGIAAN PADA GENERASI Z DI JABODETABEK

Main Article Content

Raynata Danielle Mulya
Denrich Suryadi

Abstract

Dengan kemajuan teknologi saat ini, individu dapat dengan mudah melakukan banyak hal, termasuk berbelanja. 
Kemudahan tersebut mendorong individu untuk melakukan impulsive buying. Impulsive buying merupakan perilaku 
membeli barang dengan dorongan yang kuat, tanpa adanya perencanaan dan pertimbangan yang matang. Setelah 
individu melakukan impulsive buying terdapat perasaan bahagia, senang, dan puas tetapi di lain sisi terdapat individu 
yang memiliki perasaan penyesalan setelah melakukan impulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk melihat 
apakah terdapat korelasi impulsive buying dengan kebahagiaan pada generasi Z. Kebahagiaan juga dapat diartikan 
sebagai kesejahteraan seseorang yang mencakup perasaan dan emosional yang positif. Penelitian ini menggunakan 
metode penelitian kuantitatif dan menggunakan teknik purposive sampling. Partisipan pada penelitian ini sebanyak 
304 partisipan yang berusia 18 – 27 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, dan berdomisili di Jabodetabek 
(Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Impulsive 
Buying Tendence Scale (IBTS) untuk mengukur impulsive buying dan Satisfaction with Life Scale (SWLS) untuk 
mengukur kebahagiaan. Hasil analisis korelasi antara impulsive buying dan kebahagiaan, memiliki hasil (r= 0.188** 
dan p= 0.001 < 0.05) yang menunjukkan berkorelasi secara positif, namun lemah. Dapat diartikan semakin tinggi 
impulsive buying semakin tinggi tingkat kebahagiaan individu. Hasil yang lemah menunjukkan bahwa kebahagiaan 
yang timbul bersifat sementara atau dalam jangka pendek.   

Article Details

Section

Articles

References

Darma, L. A., & Japarianto, E. (2024). Analisa pengaruh hedonic shopping value terhadap

impulse buying dengan shopping lifestyle dan positive emotion sebagai variabel intervening

pada mall ciputra world surabaya. Jurnal Manajemen Pemasaran, 8(2), 80–89.

https://doi.org/10.9744/pemasaran.8.2.80-89

Deborah, I., Oesman, Y. M., & Yudha, R. T. B. (2022). Media sosial dan perilaku pembelian

impulsif: peran motivasi belanja hedonis dan orientasi belanja. Jurnal Manajemen

Maranatha, 22(1), 65–82.

Diener, E., Emmons, R. A., Larsen, R. J., & Griffin, S. (1985). The satisaction with life scale.

8(45), 1–2. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa4901

Gladstone, J. J., Ruberton, P. M., Margolis, S., & Lyubomirsky, S. (2024). Does variety in

hedonic spending improve happiness? Testing alternative causal mechanisms between

hedonic variety and subjective well-being. BMC Psychology, 12(1), 1–26.

https://doi.org/10.1186/s40359-024-01599-8

Handayani, W., Anshori, M., Usman, I., & Mudjanarko, S. W. (2018). Why are you happy with

impulse buying? Evidence from Indonesia. Management Science Letters, 8(5), 283–292.

https://doi.org/10.5267/j.msl.2018.4.019

Harmaini, H., & Yulianti, A. (2016). Peristiwa-peristiwa yang membuat bahagia. Psympathic :

Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(2), 109–119. https://doi.org/10.15575/psy.v1i2.472

Hirschman, E. C., & Holbrook, M. B. (1982). Hedonic consumption: Emerging concepts,

methods and propositions. Journal of Marketing, 46(3), 92–101.

Jannah, F. M., & Fikry, Z. (2024). Hubungan antara pembelian impulsif dengan penyesalan

pasca pembelian pada produk fashion perempuan pengguna tiktok yang baru memasuki dunia kerja. 4, 9101–9112.

Kompasiana. (2024). Perilaku impulsive buying yang sering terjadi pada gen z. Kompasiana.

https://www.kompasiana.com/adeivaaa05/666d3d20ed64154d02228e33/perilaku

impulsive-buying-yang-sering-terjadi-pada-gen-z

Liu, H., De Costa, M. F. S. D. C. B. M. F., Yasin, M. A. lmran Bin, & Ruan, Q. (2023). A study

on how social media influences on impulsive buying. Expert Systems, September.

https://doi.org/10.1111/exsy.13448

Miao, M., Jalees, T., Qabool, S., & Zaman, S. I. (2020). The effects of personality, culture and

store stimuli on impulsive buying behavior: Evidence from emerging market of Pakistan.

Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics, 32(1), 188–204.

https://doi.org/10.1108/APJML-09-2018-0377

Muzammil, I. F. S., Utami, A. B., & Rista, K. (2023). Impulsive buying pada perempuan dewasa

awal: Bagaimana peranan self-control? INNER: Journal of Psychological Research, 2(3),

385–394.

Nisa, K. (2024). Peran influencer media social dalam impulsive buying dan konsumsi generasi z:

Studi kasus marketplace shopee. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 2(1), 31

43.

Nurohman, F., & Aziz, A. (2021). Impulse buying dan post purchase regret pada mahasiswa.

Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(2), 155–165.

https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i2.28612

Putri, Y. A. (2023). Emosi positif Dan motivasi hedonis terhadap pembelian impulsif pada

aplikasi online janji jiwa (studi kasus pada mahasiswa universitas tridinanti palembang).

Jurnal Riset Inspirasi Manajemen Dan Kewirausahaan, 7(1), 44–50.

https://doi.org/10.35130/jrimk.v7i1.384

Rook, D. W. (1987). The buying impulse. Journal of Consumer Research, 14(2), 189–199.

Setyaningrum, F. Y., Arifin, Z., & Yulianto, E. (2016). Pengaruh hedonic motives terhadap

shopping lifestyle dan impulse buying (survei pada konsumen superindo supermarket yang

melakukan impulse buying). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 37(1),

97–104.

Shoham, A., & Brenčič, M. M. (2003). Compulsive buying behavior. Journal of Consumer

Marketing, 20(2–3), 127–138. https://doi.org/10.1108/07363760310464596

Silvera, D. H., Lavack, A. M., & Kropp, F. (2008). Impulse buying: The role of affect, social

influence, and subjective wellbeing. Journal of Consumer Marketing, 25(1), 23–33.

https://doi.org/10.1108/07363760810845381

Venia, M., Marzuki, F., & Yuliniar. (2021). Analisis faktor yang mempengaruhi perilaku

impulse buying (studi kasus pada generasi z pengguna e-commerce ). Korelasi Riset

Nasional Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 2, 929–941.

Verplanken, B., & Herabadi, A. (2001). Individual differences in impulse buying tendency:

Feeling and no thinking. European Journal of Personality, 15(1 SUPPL.).

https://doi.org/10.1002/per.423

Verplanken, B., Herabadi, A. G., Perry, J. A., & Silvera, D. H. (2005). Consumer style and

health: The role of impulsive buying in unhealthy eating. Psychology and Health, 20(4),

429–441. https://doi.org/10.1080/08870440412331337084

Vinney, C. (2024). What’s the difference between eudaimonic and hedonic happiness?

ThoughtCo. https://www.thoughtco.com/eudaimonic-and-hedonic-happiness-4783750

Wale, N. B., & Situmorang, T. P. (2023). Analisis Impulsif Buying Pada Belanja Online.

INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research Volume, 3(3), 4349–4365.