Personal Branding Kreator Gen Z dalam Membentuk Literasi Keuangan di TikTok

Isi Artikel Utama

Angeline Wee
Sinta Paramita
Budi Utami

Abstrak

The development of social media has opened up opportunities for young people, especially Gen Z, to build digital identities and shape audience behavior through creative content. One example of this is seen in content creators on TikTok who develop personal branding to convey financial education. This study aims to determine the personal branding strategies used by Gen Z content creator @jsnnath in shaping a digital identity through financial education content, influencing audience perceptions, and its impact on the development of financial literacy. This study uses the theories of mass self communication, personal branding strategies, and impression management as a foundation. The research method used was a case study with a qualitative approach through interviews, observation, and documentation. The results showed that @jsnnath built a personal brand through consistent delivery of educational content, a simple and easy-to-understand communication style, and the use of strategies such as self-confidence, self-promotion, setting a good example, and humility and collaboration to strengthen the image of competence and humanity. Furthermore, the digital identity was formed through consistent visuals, interactive responses, and an emphasis on educational value that is free from manipulation. This strategy successfully built audience trust and strengthened its position as a reference for financial literacy among Gen Z.


Perkembangan media sosial telah membuka peluang bagi generasi muda, khususnya Gen Z, untuk membangun identitas digital sekaligus membentuk perilaku audiens melalui konten kreatif. Salah satu bentuk pemanfaatannya terlihat pada content creator di TikTok yang mengembangkan personal branding untuk menyampaikan edukasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi personal branding yang digunakan oleh content creator Gen Z @jsnnath dalam membentuk identitas digital melalui konten edukasi keuangan, perannya terhadap persepsi audiens, serta kontribusinya dalam membentuk literasi keuangan. Penelitian ini menggunakan landasan teori mass self communication, strategi personal branding, dan impression management. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @jsnnath membangun personal branding melalui konsistensi penyampaian konten edukatif, gaya komunikasi yang sederhana dan relevan, serta penggunaan strategi seperti penghargaan diri, promosi diri, pemberian contoh baik, serta kerendahan hati dan kolaborasi untuk memperkuat citra kompeten sekaligus humanis. Selain itu, identitas digital dibentuk melalui visual yang konsisten, respon interaktif, dan penekanan pada nilai edukatif yang bebas dari manipulasi. Strategi tersebut berhasil membangun kepercayaan audiens serta memperkuat posisinya sebagai rujukan literasi keuangan di kalangan Gen Z.

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

Assa’ady, M. C. U., Febriana, W., Wardi, P. A., Talidobel, S., & Nirwana, B. N. (2024). Eksplorasi Strategi Branding Dalam Meningkatkan Citra Perusahaan Di Era Digital. Thejournalish: Social And Government, 5(4), 409–419.

Fitriani, M., Mukarom, Z., & Astuti, D. R. (2024). Impression Management Citra Tissa Biani Sebagai Selebgram Di Media Sosial Instagram. Reputation: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat, 8(4), 369–390.

Hutabarat, P. M. (2021). Podcast Dan Personal Branding: Potensi Podcast Sebagai Media Untuk Membangun Personal Brand Pelaku UMKM Dengan Pendekatan Content Marketing. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 4(1), 1.

Landang, R. D., Widnyana, I. W., & Sukadana, I. W. (2021). Pengaruh Literasi Keuangan, Perilaku Keuangan Dan Pendapatan Terhadap Keputusan Berinvestasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati Denpasar. Emas, 2(2).

Maeskina, M. M., & Hidayat, D. (2022). Adaptasi Kerja Content Creator Di Era Digital. Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 11(1), 20–30.

Mappasere, S. A., & Suyuti, N. (2019). Pengertian Penelitian Pendekatan Kualitatif. Metode Penelitian Sosial, 33, 1–10.

Masruroh, S., Yanto, A., & Siuk, E. (2024). Strategi Personal Branding Untuk Digital Entrepreneurship: Pendekatan Untuk Membangun Reputasi Dan Memenangkan Pasar. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(4), 1633–1644.

Meifilina, A. (2022). Pelatihan Personal Branding Dalam Membangun Citra Diri. Science Contribution To Society Journal, 2(1), 32–48.

Nurlaila, C., Aini, Q., Setyawati, S., & Laksana, A. (2024). Dinamika Perilaku Gen Z Sebagai Generasi Internet. Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 1(6), 95–102.

Rahmah, S. (2021). Personal Branding Ganjar Pranowo Untuk Membangun Komunikasi Politik Di Media Sosial Instagram. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 94–101.

RU, A. M., & Misnawati, D. (2025). Instruksi Sosial Fyp (For Your Page) Media Sosial Tiktok Pada Perilaku Gen Z. Indonesian Journal On Education (Ijoed), 1(3), 181–185.

Setiawan, D. (2018). Strategi Membangun Personal Branding Dalam Meningkatkan Performance Diri. Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, 4(1).

Yusanda, A., Darmastuti, R., & Huwae, G. N. (2021). STRATEGI PERSONAL BRANDING MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Analisis Isi Pada Media Sosial Mahasiswauniversitas Kristen Satya Wacana). Scriptura, 11(1), 41–52.

Zaman, S. N. (2024). Survey Deloitte: Kekhawatiran Gen Z Dalam Hidup. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(1), 54–62.