Analisis Regresi Komunikasi Pemasaran terhadap Minat Menonton Film Siksa Kubur di Instagram

Isi Artikel Utama

Audric Edsel
Wulan Purnama Sari

Abstrak

For ordinary Indonesian audiences who view films as a form of entertainment, the availability of online streaming platforms remains a key factor in deciding whether to watch a film in theaters or wait for it to be available at home. In the modern era where social media is inseparable from people's daily lives, competition seems to be intensifying among business actors, including a number of production houses in Indonesia, competing to build brand awareness while simultaneously marketing their films to the general public by keeping up with current trends. This study was conducted to analyze and describe the impact of production house marketing communications on Instagram on interest in watching the film Siksa Kubur. The method used was numerically descriptive, and a list of statements was distributed with a Likert scale assessment. 100 respondents were selected as the population and sample of the study using purposive sampling. The regression test results were 3.706 and 0.242, respectively, and the hypothesis test rejected H0 and accepted H1. The results showed that there were eight elements of the marketing communication mix and three aspects of viewing interest were used as a theoretical basis. The analyzed data indicated that marketing communications had a significant impact on viewing interest.


 


Bagi penonton awam Indonesia yang menjadikan tontonan film sebagai bentuk hiburan, ketersediaan platform online streaming masih menjadi salah satu acuan dalam mengambil keputusan untuk menonton film di bioskop atau menunggu film tersebut dapat diakses di rumah. Di tengah era modern di mana keberadaan media sosial tidak dapat dipisahkan dari keseharian manusia, tampaknya kesengitan terjadi antara para pelaku usaha, termasuk sejumlah rumah produksi di Indonesia yang bersaing untuk membangun brand awareness perusahaan sekaligus memasarkan film-film keluarannya kepada khalayak umum dengan mengikuti perkembangan zaman yang cenderung mengedepankan tren. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan mendeskripsikan dampak komunikasi pemasaran rumah produksi di Instagram pada minat menonton film Siksa Kubur. Metode yang digunakan berbasis angka dengan sifat deskriptif, lalu menyebarkan daftar pernyataan dengan penilaian menggunakan skala likert. Terseleksi 100 responden sebagai populasi dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Hasil uji regresi 3,706 dan 0,242, kemudian uji hipotesis menolak H0 dan menerima H1. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat delapan elemen bauran komunikasi pemasaran serta tiga aspek minat menonton digunakan sebagai landasan teori. Data yang dianalisis mengindikasikan bahwa komunikasi pemasaran memiliki dampak yang berarti pada minat menonton.

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Buku Ajar Statistika Dasar. Buku Ajar Statistika Dasar, 14(1), 15–31. https://doi.org/10.21070/2017/978-979-3401-73-7

Angelina, T. (2024). Film Siksa Kubur Buka Hari Pertama Penayangan dengan 257 Ribu Penonton. VOI. https://voi.id/lifestyle/372881/film-siksa-kubur-buka-hari-pertama-penayangan-dengan-257-ribu-penonton

Farhannur, & Rizaldi, R. Z. (2024). Mengkritisi Fenomena Over-Eksploitasi Simbol Agama dalam Horor Sinematik. Economica. https://economica.id/mengkritisi-fenomena-over-eksploitasi-simbol-agama-dalam-horor-sinematik/

Fitri, S. (2022). Daya Tarik Minat Menonton Film KKN Di Desa Penari. Jurnal Media Penyiaran, 2(1), 58–63. https://doi.org/10.31294/jmp.v2i1.1285

Huda, S. H., Nafsika, S. S., & Salman, S. (2023). Film Sebagai Media dalam Mengubah Cara Pandang Manusia dalam Prinsip Kemanusiaan. Irama: Jurnal Seni, Desain Dan Pembelajarannya, 5(1), 9–14. https://doi.org/10.17509/irama.v5i1.50149

Imron, I. (2019). 490669-None-02F88D39. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 5(1), 19–28.

Ksanjaya, R., & Rahayu, E. T. (2022). Purposive Sampling Dana P Turner (2020). Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(5), 3.

Kurnianti, A. W. (2017). Komunikasi Pemasaran Transportasi Online NGuberJEK. Jurnal Komunikasi Dan Kajian Media, 1(1), 69–84.

Kurniawan, D. (2018). Komunikasi Model Lasswell Dan Stimulus-Organism-Response Dalam Mewujudkan Pembelajaran Menyenangkan Kelas 3 Sd. Jurnal Pena Karakter, 6(2), 60–66. https://doi.org/10.62426/zg47qh20

Lintang, I. (2024). 10 Media Sosial dengan Pengguna Terbanyak di Indonesia 2024. Inilah.Com. https://www.inilah.com/data-pengguna-media-sosial-indonesia

Nababan, G., Extin, J., Purba, L., & Aji, K. A. (2021). Mengukur Keterlibatan Siswa Dalam Pembelajaran Online Siswa Kelas Vii Di Sekolah Abc Pada Pembelajaran Matematika Measuring Student Engagement in Online Learning of Class Vii Students At Sekolah Abc in. Jurnal Magister Pendidikan Matematika (Jumadika), 3(2), 102. https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/jumadika/article/view/4204

Nanincova, N. (2019). Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Noach Cafe And Bistro. Agora, 7(2), 1–5. https://publication.petra.ac.id/index.php/manajemen-bisnis/article/view/8734/7880

Nurdin, P. B. R., Likuallo, S., & Meiliska, A. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Menjadi. 1(3), 32–41.

Purnawijaya, F. M. (2019). Pengaruh Disiplin Kerja Dan Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kedai 27 Di Surabaya. Jurnal AGORA, 7(1).

Puspitarini, D. S., & Nuraeni, R. (2019). The utilization of social media to promote. Jurnal Common, 3(1), 71–80.

Rifiani, P., Dharta, F. Y., & Oxcygentri, O. (2022). Muslim Jafar 1 , Devy Aisyah 2 , Amrina 3. 2338(12), 13–34.

Rizky, P. (2024). Evolusi Genre Horor Indonesia: Dari Sensasi ke Spiritualitas. Geometry. https://www.geometry.id/stories/evolusi-genre-horor-indonesia-dari-sensasi-ke-spiritualitas

Salim, H. S., Goh, T. S., & Margery, E. (2022). Salim, H. S., Goh, T. S., & Margery, E. (2022). Pengaruh komunikasi pemasaran dan produk terhadap keputusan pembelian di PT. Furnilux Indonesia. Jurnal Bisnis Kolega, 8(1). 8(1).

Satrio, S. (2024). Analisa Strategi Pemasaran Electronic Word of Mouth (E-Wom) Film “Agak Laen” dalam Menarik Minat Penonton. Compediart, 1(1), 35–43.

Shafina, G. (2023). Jumlah Pelanggan Layanan Streaming Indonesia Kian Meningkat. Goodstats. https://data.goodstats.id/statistic/jumlah-pelanggan-layanan-streaming-indonesia-kian-meningkat-s2q42

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Journal of Education Research, 5(4), 5599–5609.

Sutandi, F. V., & Erdiansyah, R. (2023). Konten Review Film, Kualitas Informasi dan Minat Menonton Film. Koneksi, 7(1), 190–196. https://doi.org/10.24912/kn.v7i1.21509

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP. Jurnal Program Studi Fisika Indonesia, 9(2), 279–295.

Wijayanti, R. I. (2025). Kenapa Film Bertema Perselingkuhan Laris Manis di Indonesia? Ini Beberapa Alasannya. HEAL X Sahabat Jiwa. https://sahabatjiwa.com/kenapa-film-bertema-perselingkuhan-laris-manis-di-indonesia-ini-beberapa-alasannya/

Yanti, C. A., & Akhri, I. J. (2021). Perbedaan Uji Korelasi Pearson, Spearman Dan Kendall Tau Dalam Menganalisis Kejadian Diare. Jurnal Endurance, 6(1), 51–58. https://doi.org/10.22216/jen.v6i1.137