Tiga Elemen Penting dalam Produksi Iklan Digital Item Virtual Mobile Legends

Main Article Content

Andrya Raffy Ernanda
Nigar Pandrianto

Abstract

Digital games have transformed into immersive marketing platforms through strategic in-game advertising. Mobile Legends: Bang Bang is among Indonesia’s most widely played online games, offering purchasable virtual items like skins and battle passes. These are promoted through visually engaging and emotionally persuasive advertising. This study investigates the influence of advertising appeal on players’ purchase intention among EZPZ Coffee visitors. Grounded in the AIDA theory, this research explores advertising appeal through the dimensions of trustworthiness, attractiveness, and informativeness, while purchase intention is measured using transactional, referential, preferential, and exploratory dimensions. A quantitative approach was employed using a survey method and purposive sampling technique. Data was collected through a survey distributes to 100 respondents, each of whom active Mobile Legends players and regular EZPZ Coffee customers. The data were analyzed using SPSS with multiple linear regression. The results demonstrate that advertising appeal significantly affects purchase intention, with trustworthiness and attractiveness being the dominant factors. The coefficient of determination is 74.9%, indicating that advertising appeal strongly influences players’ purchase decisions, while 25.1% is explained by other variables. These findings highlight the importance of creating credible, visually compelling advertisements to increase virtual item sales in online gaming environments.


Permainan digital telah bertransformasi menjadi platform pemasaran yang imersif melalui strategi iklan dalam game yang semakin canggih. Mobile Legends: Bang Bang menjadi salah satu game online terpopuler di Indonesia yang menawarkan item virtual seperti skin dan battle pass yang dipromosikan melalui iklan menarik dan persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh daya tarik iklan terhadap minat beli pemain dari pengunjung EZPZ Coffee. Penelitian ini berlandaskan teori AIDA dan mengukur daya tarik iklan melalui dimensi trustworthiness, attractiveness, dan informativeness, sedangkan minat beli diukur melalui dimensi transaksional, referensial, preferensial, dan eksploratif. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pemain aktif Mobile Legends dan pengunjung EZPZ Coffee. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier bergaanda dan SPSS. Temuan menunjukkan bahwa daya Tarik iklan berdampak besar pada minat beli, terutama pada dimensi trustworthiness dan attractiveness. Koefisien determinasi sebesar 74,9% menunjukkan bahwa daya tarik iklan sangat memengaruhi minat beli pemain, sementara 25,1% dipengaruhi oleh variabel lain. Temuan ini menegaskan pentingnya merancang iklan yang kredibel dan menarik untuk meningkatkan penjualan item virtual dalam game.

Article Details

Section
Articles

References

Apriani, C., Loisa, R., & Pandrianto, N. (2021). Mengandung bawang, iklan Gojek mengajak masyarakat untuk berbagi kasih dan tangis kebahagiaan di bulan Ramadan. Jurnal Komunikasi, 6(2), 101–113.

Jacksen, J., Susanto, E. H., & Pandrianto, N. (2021). Analisis key opinion leaders di media sosial dalam membentuk opini khalayak. Koneksi, 5(1), 90–97. https://doi.org/10.24912/kn.v5i1.11523

Lie, D., & Junaidi, A. (2025). Pengaruh TikTok terhadap minat membeli Eat Sambel pada Gen Z di Jakarta. Kiwari, 4(1), 177–184.

Lubis, Z., & Lubis, A. H. (2017). Panduan praktis praktikum SPSS. [Penerbit tidak disebutkan].

Maharani, P. N. D., Putriana, M., & Rizki, M. F. (2024). Strategi komunikasi digital Jaris & K dalam membangun brand awareness Netflix: Studi kasus iklan film Stranger Things 4. Journal of Social and Economics Research, 6(1), 230–236.

Moloku, R. E., Manongko, A. P., & Sundah, J. V. (2019). Pengaruh iklan terhadap keputusan pembelian secara online di Shopee. Jurnal EMBA, 7(1), 939–948.

Nursyecha, E., Khairunnisa, R. D., & Atika, F. (2021). Pengaruh iklan Shopee di televisi terhadap brand awareness pada mahasiswa Universitas Telkom. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 77–89.

Putri, N. L. I., & Burhan, U. (2025). Strategi akun @shelmadess dalam membangun personal branding dan karier melalui platform TikTok. JMD: Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara, 8(1), 29–40.

Ricardo, D., Setyanto, Y., & Sudarto, A. (2020). Pengaruh daya tarik iklan Shopee di televisi terhadap minat beli berdasarkan elaboration likelihood model di lingkungan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMN angkatan 2016. Widya Cipta: Jurnal Sekretari dan Manajemen, 4(1), 33–40.

Santy, R. D., & Wulandari, P. M. (2024). Membangun loyalitas pelanggan dalam industri kosmetik: Peran kesesuaian diri, citra merek, dan keterikatan emosional. Journal of Economics, Management, Business and Accounting (JEMBA), 4(1), 1–12.

Saputra, R. H., Rambe, W. P., & Solihin, M. (2022). Pengaruh terpaan iklan YouTube Shopee terhadap minat beli mahasiswa Ilmu Komunikasi Unriyo. Massive: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 58–72.

Sari, Y., & Utami, N. W. (2021). Komunikasi pemasaran digital sebagai tantangan teknologi. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 1(1), 1–14.

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif: Sebuah studi pustaka. Journal of Education Research, 5(4), 5599–5609.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.