Pemaknaan Penampilan Pria Metroseksual dalam Masyarakat Modern (Studi Kasus Seventeen Gym)

Kelvin Kelvin

Abstract


Penelitian ini membahas tentang fenomena pria metroseksual yang sedang terjadi di dalam masyarakat. Fitness Center dijadikan sebagai sarana untuk memberikan makna kaum pria metroseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fitness center dijadikan sebagai sarana untuk menunjukan eksistensi kaum pria metroseksual. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan peneliti adalah dengan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah perolehan data primer dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan sejumlah narasumber serta perolehan data sekunder dengan dokumentasi, internet dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah bahwa fitness center adalah salah satu sarana yang digunakan oleh pria metroseksual untuk menunjukan eksistensi identitas mereka sebagai pria metroseksual yangdigunakan untuk menunjang penampilan mereka.


Keywords


Pria Metroseksual; Pemaknaan; Penampilan; Gaya Hidup; Fitness; Identitas Diri; dan Studi Kasus.

References


Deaux, Kay and Gina, Philogene. (2001). Representation of The Social: Bridging Theoritical Traditions. Blackwell Publisher: Massachusetts.

Kartajaya, Hermawan dkk. (2006). Marketing In Venus. Jakarta : MarkPlus&Co.

Kartajaya, Hermawan. (2004), Metrosexual in Venus. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mulyana, Ahmad. (2015). Gaya Hidup Metrosexual Perspektif Komunikasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Mulyana, Deddy. (2013). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Yin, Robert K. (2014). Studi Kasus Desain & Metode, Rajawali Pers. Jakarta: Grafindo.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.