Eksplorasi Kreativitas Anak Berkesulitan Belajar di Jakarta melalui Pembuatan Kertas Daur Ulang
Main Article Content
Abstract
Kreativitas dalam proses daur ulang sangat diperlukan untuk menciptakan produk yang memiliki nilai lebih. Jika
banyak ide-ide unik yang muncul, maka daur ulang bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Saat ini, berbagai produk daur
ulang termasuk kertas, semakin diminati karena kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Dengan
kreativitas, sampah kertas yang seharusnya dibuang bisa diubah menjadi produk yang berguna dan estetis. Anak Berkebutuhan
Khusus (ABK) merupakan payung dari berbagai macam keterbatasan, termasuk keterbatasan fisik dan gangguan belajar yang
sering disebut Anak Berkesulitan Belajar (ABB). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis dalam
mengolah sampah kertas menjadi produk daur ulang yang dapat dipasarkan. Dengan kreativitas dan pendekatan yang tepat,
anak-anak ABB dapat belajar untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, serta meningkatkan rasa percaya diri mereka dan
menambah kreatifitas mereka yang dibimbing oleh dosen-dosen serta mahasiswa DKV Universitas Tarumanagara. Materi yang
akan diberikan pada pelatihan ini adalah pembuatan kertas daur ulang, mencakup tahap pengumpulan, pemrosesan, dan
pencetakan kertas. Dengan memberikan materi ini, anak-anak ABB akan menambah wawasan mereka dalam hal keberlanjutan
dan pengelolaan limbah. Dengan memanfaatkan kreativitas dalam daur ulang kertas, anak-anak ABB dapat merasa bangga
karena karya mereka memiliki nilai jual dan manfaat bagi orang lain
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Visual by Faculty of Art and Design is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Permissions beyond the scope of this license may be available at https://journal.untar.ac.id/index.php/visual
References
Adnyana, M. (2014). Anak Berkesulitan Belajar. http://mettaadnyana.blogspot.com/2014/07/babk-anak-berkesulitan-belajar.html
Arfah, M. (2017). Pemanfaatan Limbah Kertas Menjadi Kertas Daur Ulang Bernilai Tambah oleh Mahasiswa. Buletin Utama Teknik, 13, 28–29.
Desiningrum, D. R. (2017). Psikologi anak berkebutuhan khusus.
Hidayati, R., & Kusuma, D. (2021). Creativity as a tool to foster critical thinking in learning. Journal of Learning Innovation, 10(1), 45–59.
Iswanto, R. (2020). Pemanfaatan Kertas Daur Ulang dalam Dunia Percetakan dan Desain Grafis. Seminar Nasional Envisi, 98–105.
Jahan, S., Islam, M. A., & Rahman, M. M. (2021). The role of recycled paper in reducing harmful chemicals used in paper production: Impacts on water and soil quality. Environmental Pollution, 268, 115601.
Kumar, V., Singh, S. K., & Basu, S. (2023). Sustainable development through waste paper recycling: A review on environmental and economic aspects. Environmental Challenges, 11, 100669.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2020 tentang Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian dalam Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.
Wijayanti, S., & Sarwono, S. (2021). The role of creativity in education: A comprehensive review. Journal of Educational Psychology, 58(2), 123–134.
Zhang, W., Wu, Y., & Zhao, X. (2024). Advances in eco-friendly bleaching technologies for recycled paper pulp. Environmental Advances, 7, 100214.
Zhu, H., Wang, X., & Zhang, L. (2020). Recycling paper helps reduce greenhouse gas emissions and energy consumption required for the production of new paper. Environmental Science and Technology, 54(12), 7415–7423.