Hubungan tekanan psikologis dan penundaan akademik (academic procrastination) terhadap prestasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
Main Article Content
Abstract
Tekanan psikologis dapat dialami oleh setiap individu termasuk mahasiswa kedokteran. Tekanan psikologis dapat menyebabkan mahasiswa melakukan tindakan academic procrastination, yaitu penundaan melakukan tugas atau kegiatan akademik tanpa alasan yang jelas. Kedua hal tersebut diduga dapat mempengaruhi prestasi belajar. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tekanan psikologis dan academic procrastination terhadap prestasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Penelitian cross-sectional ini diikuti 205 responden yang dipilih secara konsekutif berdasarkan kriteria tertentu. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner General Health Questionnaire–12 untuk mengukur tekanan psikologis dan kuesioner Procrastination Assessment Scale for Students untuk mengukur tindakan academic procrastination. Data prestasi belajar didapatkan dari hasil ujian teori. Di antara 205 responden studi ini didapatkan 42,9% mengalami tekanan psikologis, 45,3% melakukan tindakan academic procrastination, 18.5% mengalami tekanan psikologis dan melakukan prokrastinasi pada tugas akademiknya, dan 61,5% lulus ujian tulis. Tidak didapatkan hubungan statistik bermakna antara tekanan psikologis dengan prestasi belajar (P = 0,98) maupun antara academic procrastination dengan prestasi belajar (P = 0,14). Tekanan psikologis tidak selalu selaras dengan kecenderungan mahasiswa melakukan academic procrastination yang pada akhirnya mempengaruhi prestasi belajar. Studi lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui pentingnya self regulated learning dan motivasi tinggi untuk berprestasi sebagai upaya untuk mengatasi tekanan psikologis dan academic procrastination.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Tarumanagara Medical Journal (TMJ) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan bekerja secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepengarangan dari karya asli dan publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif jurnal versi pekerjaan yang dipublikasikan (misalnya, memposting ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Setiap teks yang dikirim harus disertai dengan "Perjanjian Transfer Hak Cipta" yang dapat diunduh melalui tautan berikut: Unduh
References
Drapeau A, Marchand A, Beaulieu-Prevost D. Epidemiology of psychological distress. [Internet]. 2012 (cited 2016 August 7). Available from: http://www.intechopen.com/ books/mental-illnesses-understanding-prediction-and-control/epidemiology-of-psychological-distress
Dahlin M, Joneborg N, Runeson B. Stress and depression among medical students: a cross sectional study. 2005 (cited 2016 Jun 30);39(6):594-604: Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15910436
Carolin. Gambaran tingkat stress pada mahasiswa pendidikan sarjana kedokteran Universitas Sumatera Utara. [Skripsi]. 2011 (cited 2016 Agustus 7). Available from: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/25590
Faruqi A. Hubungan antara kecemasan dengan prokrastinasi penyusunan skripsi pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. [Skripsi]. 2013. Available from: http://eprints.ums.ac.id/27626/14/02._Naskah_Publikasi.pdf
Lakshminarayan N, Potdar S, Reddy SG. Relationship between procrastination and academic performance among a group of undergraduate dental students in India. 2013 (cited 2016 Nov 7);77(4): Available from: http://www.jdentaled.org/content/77/4/524.long
Daleru S. Pengaruh stress terhadap hasil belajar mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara. [Skripsi]. 2011
Idaiani S, Suhardi. Validitas dan reliabilitas general health questionnaire untuk skrining distress psikologik dan disfungsi sosial di masyarakat. Penelitian Kesehatan Puslitbang Biomedis dan Farmasi, Badan Litbangkes. 2006;34(4):161-173
Lyndon MP, Strom JM, Alyami HM, Yu TC, Wilson NC, Singh PP, et al. The relationship between academic assessment and psychological distress among medical students: a systematic review. 2014 (cited 2016 Jun 29);3(6):405-18: Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25428333
Sutjiato M, Kandou GD, Tucunan AAT. Hubungan faktor internal dan eksternal dengan tingkat stress pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. [Skripsi]. 2015 (cited 2016 Nov 11). Available from: http://ejournal.unsrat.ac.id/ index.php/jikmu/article/view/7176
Swaminathan A, Viswanathan S, Gnanadurai T, Ayyavoo S, Manickam T. Perceived stress and sources of stress among first-year medical undergraduate students in a private medical college. National Jurnal of Physiology, Pharmacy and Pharmacology. 2016 (cited 2018 Mar 19). Available from: https://www.ejmanager.com/mnstemps/28/28-1442500194.pdf
Mortazavi F. The prevalence of academic procrastination and its association with medical students’ well-being status. 2016 (cited 2018 Mar 19);3(2): Available from: https://www.ijhcs.com/index.php/ijhcs/article/view/1835/2595
Putri NFA, Wiyanti S, Priyatama AN. Hubungan antara self-efficacy dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa program studi psikologi Universitas Sebelas Maret Surakarta. [Skripsi]. 2012 (cited 2016 Sept 2). Available from: http://candrajiwa. psikologi.fk.uns.ac.id/index.php/candrajiwa/article/view/28/ 18
Rice KG, Richardson CM, Clark D. Perfectionism, procrastination, and psychological distress. 2012 (cited 2016 Nov 23);59(2): Available from: https://www.ncbi. nlm.nih.gov/pubmed/22352949
Kholidah EN. Berpikir positif untuk menurunkan stress psikologis. 2012 (cited 2018 Mar 19): 67-75: Available from: https://jurnal.ugm.ac.id/jpsi/article/view/6967
Setyadi P, Mastuti E. Pengaruh fear of failure dan motivasi berprestasi terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang berasal dari program akselerasi. 2014 (cited 2018 Mar 19); 3(1). Available from: http://journal.unair.ac.id/JPKS@pengaruh-fear-of-failure-dan-motivasi-berprestasi-terhadap-prokrastinasi-akademik-pada-mahasiswa-yang-berasal-dari-program-akselerasi-article-8827-media-52-category-10.html
Handayani SWRI, Abdullah A. Hubungan stres dengan prokrastinasi pada mahasiswa. [Skripsi]. Available from: http://psikovidya. wisnuwardhana.ac.id/index.php/psikovidya/article/view/15
Rahmi N. Hubungan tingkat stres dengan prestasi belajar mahasiswa tingkat II Prodi D-III kebidanan Banda Aceh jurusan kebidanan Poltekkes Kemenkes NAD TA. 2011/2012. 2013(cited 2018 Mar 19); 2(1) Available from: http://ejournal.uui.ac.id/jurnal/Nuzulul _Rahmi-hqv-6-jurnal_nuzulul.pdf
Mulya HA, Indrawati ES. Hubungan antara motivasi berprestasi dengan stres akademik pada mahasiswa tingkat pertama fakultas psikologi Universitas Diponegoro Semarang. 2016(cited 2018 Mar 19); 5(2) Available from: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ empati/article/view/15224
Ilyas. Hubungan self-regulated learning dan kematangan emosi dengan prokrastinasi akademik. 2016(cited 2018 Mar 19); 8(1) Available from: http://ojs.uma.ac.id/index. php/analitika/article/view/857
Susanti E, Nurwidawati D. Hubungan antara kontrol diri dan konformitas dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa program studi psikologi Unesa. 2014(cited 2018 Mar 19); 2(3) Available from: http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/10995