Hubungan antara tingkat intensitas latihan fisik dengan prevalensi rhinitis pada mahasiswa Universitas Tarumanagara berusia 18-24 tahun
Main Article Content
Abstract
Rhinitis merupakan salah satu gejala gangguan saluran pernafasan yang sering terjadi pada orang dewasa muda. Latihan fisik adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara terencana, terstruktur, dan berulang-ulang dengan tujuan mengembangkan atau mempertahankan kesehatan. Beberapa studi terdahulu mengindikasikan bahwa olahraga dengan intensitas sedang yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan terjadinya gangguan saluran pernafasan. Studi cross-sectional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat intensitas latihan fisik terhadap prevalensi rhinitis pada mahasiswa Universitas Tarumanagara. Subyek studi berjumlah 192 responden dengan rentang usia 18-24 tahun yang direkrut secara konsekutif dan data subyek dikumpulkan dengan menggunakan Google form. Studi ini mendapatkan pada kelompok yang tidak melakukan latihan fisik rutin risiko rhinitis sebesar 1,61 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang melakukan latihan fisik rutin; namun hubungan antara latihan fisik dan prevalensi rhinitis tersebut tidak bermakna secara statistik (PR=1,61; P=0,14). Latihan fisik rutin kemungkinan berkontribusi untuk menurunkan kejadian rhinitis.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Tarumanagara Medical Journal (TMJ) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan bekerja secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepengarangan dari karya asli dan publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif jurnal versi pekerjaan yang dipublikasikan (misalnya, memposting ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Setiap teks yang dikirim harus disertai dengan "Perjanjian Transfer Hak Cipta" yang dapat diunduh melalui tautan berikut: Unduh
References
Nguyen TP, John V, Michael BS. Management of Rhinitis: Allergic and Non-Allergic. 2011; 3(3): 148–156
Mackay IS, Lund VJ. Classification and Differential Diagnosis of Rhinosinusitis. In Gleeson M, Browning GG, Burton MJ, Clarke R, Hibbert J, Jones NS et al, editors. Scott Brown Otorhinolaryngology, Head and Neck Suergery. Volume 2. 7th edition. Great Britain: Hodder Arnold.2008. p.1380-1382.
World Health Organization. Allergic rhinitis and sinusitis. [cited 2019 Nov 28]. Available from: https://www.who.int/respiratory/other/ Rhinitis_sinusitis/en/.
HHS.gov. Facts and Statistics. [cited 2019 Nov 28]. Available from: https://www.hhs. gov/fitness/resourcecenter/facts-and-statistics/index.html
World Health Organization. Physical Activity and Adults. [updated 2020; cited 2019 Nov 28]. Available from: https://www.who.int/ dietphysicalactivity/factsheet_adults/en/
Bishop NC. The Infulence of Exercise on Infection Risk. In: Gleeson M, Bishop NC, Walsh NP, editors. Exercise Immunology. London: Routled; 2013.p.13.
World Health Organization. Prevalence of insufficient physical activity. [cited 2019 Nov 28].Available from: https://www.who.int/gho/ ncd/risk_factors/physical_activity_text/en/
Handayani NB, Susilo D, Chamami A, Setiawan A, Nugroho SH. Penyajian Data dan Informasi Kepemudaan dan Keolahragaan 2014. Trisnowati M, Arsani A, Musawir A, editors. Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik; 2015. p. 65-87.
Caspersen CJ, Powell KE, Christenson GM. Physical activity, exercise, and physical fitness: definitions and distinctions for health-related research: Public Health Rep. 1985; 100(2): 126–131.
Fazanes AC, Diaz JR, Furelos RB, et al. Physycal Activity Habis and Determinants, Sedentary Behaviour and lifestyle in University Students. International Journal Environment Research and Public Health. 2020. 17 (9). 3727
Chubak J, McTiernan A, Sorensen B, et al. Moderate-Intensity Exercise Reduces the Incidence of Colds Among Postmenopausal Women. Elsevier. 2006 ;119, 937-942.
Mathhews CE, Ockene IS, Freedson PS, Rosal MC, Merriam PA, Hebert JR. Moderate to vigorous physical activity and risk of upper-respiratory tract infection. Medicine and Science in Sports and Exercise. 2002; 34(8), 1242-1248
Bishop NC. Exercise, Infection Risk, Immune Function and Inflammation in Special Populations. In: Gleeson M, Bishop NC, Walsh NP, editors. Exercise Immunology. London: Routled; 2013.p.319.
Simpson RJ. The Effects of Exercise on Blood Leukocyte Numbers. In: Gleeson M, Bishop NC, Walsh NP, editors. Exercise Immunology. London: Routled; 2013.p. 65-96
Weidner T, Schurr T. Effect of exercise on upper respiratory tract infection in sedentary subjects. Br J Sports Med. 2003;37:304–306.
Barrett B, Hayney MS, Muller D, Rakel D, Ward A, Obasi CN et al, Meditation or exercise for preventing acute respiratory infection: a randomized controlled trial. Ann Fam Med. 2012 Jul-Aug;10(4):337-46.
Gleeson M. Effects of Exercise on Immune Function. Sport Science Exchange. 2015;28 (151), 1-6