Gambaran hasil pemeriksaan Pap Smear LBC dan Tes HPV untuk deteksi dini lesi prekanker dan kanker serviks di Rumah Sakit Medistra Desember 2015 – Januari 2017

Jovian Lutfi Daniko, Sony Sugiharto

Abstract


Kanker serviks merupakan kanker nomor dua tersering pada wanita di dunia dan penyebab kematian akibat kanker, khususnya bagi wanita di negara-negara berkembang. Dilakukan skrining dengan pemeriksaan pap smear LBC untuk mencegah kanker serviks dengan mendeteksi perubahan sel prekanker sebelum berkembang menjadi kanker. Semenjak diketahui risiko terbesar kanker serviks adalah infeksi HPV, skrining prekanker serviks tidak hanya dilakukan pap smear LBC tapi dilakukan tes HPV, khususnya HPV tipe high risk, HPV 16 dan 18 merupakan genotype tersering yang menyebabkan kanker. Tapi tidak menutup kemungkinan HPV tipe high risk lain menyebabkan kanker serviks. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaannya genotype HPV high risk di Indonesia yang menyebabkan kanker serviks, dimana hal tersebut merupakan faktor risiko utama terhadap perkembangan lesi prekanker menjadi kanker serviks. Tujuan penelitian ini yaitu ingin memengetahui gambaran hasil pap smear LBC dan genotype HPV pada pasien melakukan tes HPV di Rumah Sakit Medistra, sehingga dapat menjadi bahan masukan bagi rumah sakit sebagai instansi kesehatan dalam mencegah terjadinya kanker serviks dengan pemberian profilaksis pada tahap awal perkembangan lesi prekanker. Penelitian ini berbentuk deskriptif dengan cross-sectional study pada pasien yang melakukan pemeriksaan pap smear dan tes HPV dan menggunakan non-random consecutive sampling. Hasil yang didapatkan tidak ditemukannya sel keganasan dari pemeriksaan pap smear LBC dan pasien yang tidak terinfeksi HPV sebanyak 85 pasien, sedangkan 16 pasien terinfeksi HPV dengan infeksi HPV high risk tipe lain paling tinggi sebanyak 8 pasien, diikuti infeksi HPV 18 dan 16.

Keywords


kanker serviks, pap smear LBC, HPV

Full Text:

PDF

References


WHO. Cervical Cancer Screening in Developing Countries: Report of a WHO Consultation Geneva. World Health Organization; 2002.

Forman D, de Martel C, Lacey C, Soerjomataram I, Lortet-Tieluent J, Bruni L, et al. Global burden of human papillomavirus and related diseases. Vaccine. 2012; 30(5): F12-3.

WHO. Human papillomavirus (HPV) and cervical cancer. [Online].; 2016. Available from: http://www.who.int/mediacentr e/factsheets/fs380/en/.

Bruni L, Diaz M, Castellsague X, Ferrer E, Bosch F, de Sanjose S. Cervical Human Papillomavirus Prevalence in 5 Continents: Meta-Analysis of 1 Million Women with Normal Cytological Findings. Journal of Infection Diseases. 2010; 202(12): 1789-99.

Vet J, de Boer M, van den Akker B, Siregar B, Lisnawati , Budiningsih S, et al. Prevalence of human papillomavirus in Indonesia: a population-based study in three regions. British Journal of Cancer. 2008; 99: 214-8.

Smith A, Brooks D, Cokkinides V, Saslow D, Brawley O. Cancer Screening in the United States, 2013: A Review of Current American Cancer Society Guidelines, Current Issues in Cancer Screening, and New Guidance on Cervical Cancer Screening and Lung Cancer Screening. CA Cancer J clin. 2013; 87-105.

Oranratanaphan S, Amatyakul P, Iramaneerat K, Srithipayawan S. Knowledge, Attitudes and Practices about the Pap Smear among Medical Workers in Naresuan University Hospital. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention. 2010; 11: 1-4.

Djojopranoto K. Hubungan rutinitas wanita untuk melakukan pap smear dengan keadaan lesi prekanker maupun kanker serviks saat datang ke poli onkologi satu atap RSUD Dr. Soetomo. Buletin Penelitian RSUD Dr Soetomo. 2010 Juni; 12(2): 95-100.

Castle P, Fetterman B, Thomas Cox J, Shaber R, Poltras N, Lorey T, et al. The age-specific relationships of abnormal cytology and human papillomavirus DNA results to the risk of cervical precancer and cancer. Obstetrics Gynecology. 2010; 116(1): 76-84.

Saslow D, Solomon D, Lawson H, Killackey M, Kulasingam S, Cain J, et al. American Cancer Society, American Society for Colposcopy and Cervical Pathology, and American Society for Clinical Pathology Screening Guidelines for the Prevention and Early Detection of Cervical Cancer. CA Cancer J Clin. 2012; 62: 147-72.

Munoz N, Bosch F, de Sanjose S, Herrero R, Castellsague X, Shah K, et al. Epidemiologic Classification of Human Papillomavirus Types Associated with Cervical Cancer. N Engl J Med. 2003; 348: 518-27.

Schiffman M, Glass A, Wentzensen N, Rush B, Castle P, Scott D, et al. A Long-term Prospective Study of Type-Specific Human Papillomavirus Infection and Risk of Cervical Neoplasia Among 20,000 Women in the Portland Kaiser Cohort Study. Cancer Epidemiol Biomarkers Prev. 2011; 20(7): 1398-409.

American cancer society. Cervical Cancer Prevention and Early Detection. 2014.

Mastutik G, Alia R, Rahniayu A, Kurniasari N, Rahaju A, Mustokoweni S. Skrining kanker serviks dengan pemeriksaan Pap Smear di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya dan Rumah Sakit Mawadah Mojokerto. Majalah Obstetri & Ginekologi. 2015; 23: 54-60.

Clifford G, Gallus S, Herrero R, Munoz N, Snijders P, Vaccarella S, et al. Worldwide distribution of human papillomavirus types in cytologically normal women in the International Agency for Research on Cancer HPV prevalence surveys. Lancet.2005; 991-8.




DOI: http://dx.doi.org/10.24912/tmj.v1i2.3834

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tarumanagara Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.