Prevalensi enterobiasis di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 Jakarta Timur periode Juli-November 2016

Jeinie Pricylia Yusuf, Chrismerry Song

Abstract


Enterobiasis sering menginfeksi anak – anak usia prasekolah dan sekolah, penularannya sangat mudah terjadi pada seluruh anggota keluarga, penghuni panti asuhan, asrama, dan di tempat-tempat berkumpulnya orang banyak dalam waktu yang lama. Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 adalah sebuah panti asuhan yang padat penghuni dengan jumlah 104 anak asuh dengan rentang usia prasekolah - sekolah. Kondisi yang demikian merupakan faktor resiko penyebaran infeksi enterobiasis mudah terjadi, namun belum ada data mengenai infeksi enterobiasis pada panti tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui prevalensi Enterobiasis di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 104 sampel dipilih secara consecutive non-random sampling. Data diperoleh dengan pengambilan sampel dengan teknik anal swab pada responden dan diperiksa langsung di bawah mikroskop cahaya. Prevalensi Enterobiasis dari 104 sampel di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 kelurahan Klender, kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur adalah 53,8%.


Keywords


enterobiasis, cacing kremi, panti asuhan

Full Text:

PDF

References


Soedarto.Buku Ajar Parasitologi Kedokteran. 2nd ed.Jakarta:Sagung Seto; 2016: 243-7.

Soedarto. Penyakit Menular di Indonesia. Jakarta: Sagung Seto; 2009: 25-9.

Staf Pengajar Departemen Parasitologi FKUI Jakarta.Parasitologi Kedokteran. 4th ed. Sutanto I, Ismid Is, Sjarifudin PK, Sungkar S editors. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2008: 25-8.

Center of Disease Control and Prevention. DPDx – Laboratory Identification of Parasitic Disease of Publik Health Concern [internet]. United State; c2013 [updated 2013 November 29; cited 2016 November 14]. Available from: http://www.cdc.gov/dpdx/enterobiasis/

Salim N, Schindler T, Abdul U, Rothen J, Genton B, Lweno O, et al. Enterobiasis and strongyloidiasis and associated co-infection and morbidity markers in infants, preschool-and school-aged children from rural coastal Tanzania: a cross-sectional study [internet].2014. [cited 2016 November 15]. Avalaible from: https://www.ncbi. nlm.nih.gov/pubmed/25486986

Hong SH, Jeong YI, Lee JH, Lee WJ, Lee SE. Prevalence of Enterobius vermicularis among Preschool Children in Muan-gun, Jeollanam-do, Korea [internet] 2012. [cited November 2016]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3428575/

Chai JY, Yang SK, Kim JW, Choi SL,Song GY, Jung BK et al. High Prevalence of Enterobius vermicularis Infection among School children in Three Townships around Yangon, Myanmar [internet]. 2015. [cited 2016 November 16]. Avalaible from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4725233/

Perdana AS, Keman S. Hubungan Higiene Tangan dan Kuku dengan Kejadian Enterobiasis pada Siswa SDN Kenjeran No. 248 kecamatan Bulak Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 7,No. 1 Juli 2013: 7–13.

Setiawan H, Mansyur M, Rianti EDD. Korelasi Antara Prevalensi Enterobiasis Vermicularis dengan Higienes Perorangan pada Anak Usia 5 – 18 Tahun di Desa Karangasem Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto [internet]. C2012 [cited 2014 November 12]. Avalaible from: http://elib.fk.uwks.ac.id/asset/archieve/jurnal/VolEdisiKhusus20Desember.pdf

Liana NA. Prevalensi Enterobiasis Serta Faktor Resiko yang Mempengaruhi pada Anak-Anak di Panti Asuhan Al-Wahhab Sinar Melati 11 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta [internet]. 2014. [cited 2016 November 15]. Avalaible from: http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail⊂=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=72301

Center of Disease Control and Prevention. Parasites Enterobiasis [internet]. 2013[updated 2013 January 10; cited 2016 November 14]. Available from:http://www.cdc.gov/parasites/pinworm/index.html

Prasetyo RH. Parasitologi Kedokteran Parasit Usus. Jakarta: Sagung Seto; 2013. 43-9.

Widodo H. Parasitologi Kedokteran. Jogyakarta: D-medika; 2013:196-200




DOI: http://dx.doi.org/10.24912/tmj.v1i2.3833

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tarumanagara Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.