Gambaran konsumsi minuman pada konsumen dewasa muda di kedai kopi kawasan Jakarta Timur
Main Article Content
Abstract
Tingkat konsumsi minuman kopi di Indonesia semakin meningkat terutama di kota-kota besar. Saat ini, minuman kopi makin banyak dinikmati oleh kalangan dewasa muda. Faktor yang dapat meningkatkan hal tersebut datang dari adanya tuntutan pekerjaan, gaya hidup, kurangnya waktu tidur, dan rasa ketergantungan sebagai sumber energi alternatif yang mudah didapat. Sifat ketergantungan dan peningkatan konsumsi minuman kopi memberikan dampak di bidang kesehatan. Tujuan studi ini ialah untuk mengetahui gambaran konsumsi minuman khususnya minuman kopi pada konsumen kategori usia dewasa muda di kedai kopi kawasan Jakarta Timur. Studi ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan teknik pengambilan sampling yakni non-probability sampling. Pengambilan data untuk mengetahui karakteristik konsumsi minuman responden menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) yang sudah dimodifikasi sesuai tujuan studi. Hasil studi menunjukkan bahwa 63,3% subjek lebih memilih minuman kopi sedangkan sisanya tidak. Jenis minuman yang paling digemari oleh sebagian besar subjek studi ialah kopi susu dengan tingkat konsumsi sedang (3-6 cangkir per minggu).
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Tarumanagara Medical Journal (TMJ) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan bekerja secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepengarangan dari karya asli dan publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif jurnal versi pekerjaan yang dipublikasikan (misalnya, memposting ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Setiap teks yang dikirim harus disertai dengan "Perjanjian Transfer Hak Cipta" yang dapat diunduh melalui tautan berikut: Unduh
References
Bucher J, Fitzpatrick D, Swanson A, Abraham S. Caffeine intake habits and the perception of its effects on health among college students. The Health Care Manager. 2019;38(1):44-49.
O’Callaghan F, Muurlink O, Reid N. Effects of caffeine on sleep quality and daytime functioning. Risk Management and Healthcare Policy. 2018; 11:263-271.
Aisyah DMN, Basma FN, Wulandari HS, Fauziah M. Description of coffee consumption patterns at the productive age in the times covid-19 pandemic. Muhammadiyah International Public Health and Medicine Proceeding. 2021;1(1):369-78.
Kamimori G, McLellan T, Tate C, Voss D, Niro P, Lieberman H. Caffeine improves reaction time, vigilance and logical reasoning during extended periods with restricted opportunities for sleep. Psychopharmacology. 2015;232(12):2031-42.
Drake C, Roehrs T, Shambroom J, Roth T. Caffeine effects on sleep taken 0, 3, or 6 hours before going to bed. Journal of Clinical Sleep Medicine. 2013;9(11):1195-200.
Fisher GG, Chacon M, Chaffee DS. Theories of cognitive aging and work. In: Work across the lifespan. London (GB): Academic Press; 2019. p.17-45.
Weibel J, Lin YS, Landolt HP, Kistler J, Rehm S, Rentsch KM, et al The impact of daily caffeine intake on nighttime sleep in young adult men. Sci Rep. 2021;11(1): 4668.
Solikatun, Drajat TK, Argyo D. Perilaku Konsumsi Kopi sebagai Budaya Masyarakat Konsumsi: Studi Fenomenologi pada Premium Kopi di Kedai Kopi Kota Semarang. Jurnal Analisa Sosiologi. 2015;4(1):60-74.
Catherine T, Ramon H. Perilaku Konsumsi Kopi sebagai Budaya Masyarakat di Kedai Kopi Starbucks Mal Artha Gading. Jurnal Pendidikan dan Perhotelan. 2022;11(2):1-10.
Azaïs-Braesco V, Sluik D, Maillot M, Kok F, Moreno LA. A review of total & added sugar intakes and dietary sources in Europe. Nutrition Journal. 2017;16(1):[15p.]