Gambaran skrining demensia lansia di Puskesmas Sungai Lilin menggunakan Ascertain Dementia 8 versi Indonesia (INA-AD8)
Main Article Content
Abstract
Gangguan kognitif pada lanjut usia (lansia) berupa gejala-gejala yang berhubungan dengan gangguan kemampuan intelektual meliputi bahasa, memori, visuospasial dan emosional. Ascertain Dementia 8 Questionnaire versi Indonesia (INA-AD8) digunakan sebagai skrining untuk mengetahui adanya penurunan kemampuan kognitif dan fungsional yang dilakukan dengan cara wawancara kepada lansia, anggota keluarga, atau pengasuh dari lansia tersebut. Studi ini dilakukan untuk mengetahui gambaran skrining demensia pada semua pasien lansia yang datang berobat di Puskesmas Sungai Lilin selama bulan Desember 2021 – Maret 2022 dengan menggunakan INA-AD8. Studi deskriptif potong lintang ini dilakukan terhadap 75 responden yang terdiri dari 28 (37,3%) laki-laki dan 47 (62,7%) perempuan dengan mayoritas terletak pada kelompok usia 65-74 tahun. Sebanyak 11 (14,7%) responden memiliki kognitif normal dan 64 (85,3%) responden mengalami gangguan kognitif. Gangguan kognitif yang terganggu berdasarkan komponen INA-AD8 ialah poin 1 (34.6%), poin 2 (64.0%), poin 3 (62.6%), poin 4 (58.6%), poin 5 (32.0%), poin 6 (48.0%), poin 7 (69.3), dan poin 8 (78.6%). Hasil skrining kemampuan kognitif pada lansia di Puskesmas Sungai Lilin berdasarkan INA-AD8 ialah mayoritas berusia 65-74 tahun, mayoritas perempuan, perubahan kognitif yang paling banyak terganggu pada gangguan memori dan pemikiran yang konsisten (poin 7 dan 8 dari INA-AD8).
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Tarumanagara Medical Journal (TMJ) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan bekerja secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepengarangan dari karya asli dan publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif jurnal versi pekerjaan yang dipublikasikan (misalnya, memposting ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Setiap teks yang dikirim harus disertai dengan "Perjanjian Transfer Hak Cipta" yang dapat diunduh melalui tautan berikut: Unduh
References
Chen MC, Lin HR. The lived experiences of elderly dementia patients in Taiwan. Int J Ment Health Nurs. 2019;28(3):784-92.
World Health Organization. Risk reduction of cognitive decline and dementia: WHO guidelines. Geneva: WHO. 2019.
Alzheimer’s Indonesia. Statistik tentang Demensia [Internet]. Jakarta: Alzheimer’s Indonesia. 2019. Available from: https://alzi.or.id/statistik-tentang-demensia/
Larner AJ. Diagnosis of dementia and cognitive impairment. Diagnostics (Basel). 2019;9(4):180.
So A, Hooshyar D, Park KW, Lim HS. Early diagnosis of dementia from clinical data by machine learning techniques. Appl Sci. 2017;7(7):651.
Passler JS, Kennedy RE, Crowe M, Clay OJ, Howard VJ, Cushman M, et al. The relationship of cognitive change over time to the self-reported ascertain dementia 8-item questionnaire in a general population. Arch Clin Neuropsychol. 2021;36(2):243-52.
Muharyani PW. Demensia dan gangguan aktivitas kehidupan sehari–hari (AKS) lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Wargatama Inderalaya. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2010;1(1):20-7.
Manalu TEJB. Tingkat kognitif lansia tentang demensia tahun 2020. [Skripsi]. Medan: Prodi Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan. 2020.
Uliyah M, Aisyah S, Rahmina Y. Hubungan usia dengan penurunan daya ingat (demensia) pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. [Skripsi]. Surabaya: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. 2014.