Penjelajahan Kehidupan Bawah Laut dengan Penerapan Teknologi Interaktif Informatif pada Interior Jakarta Aqua Neo Soho

Isi Artikel Utama

Darwin
Franky Liauw
Ferdinand

Abstrak

Kekayaan keanekaragaman hayati perairan seperti terumbu karang, ikan, dan biota laut lainya di Indonesia, membuat Indonesia menjadi negara maritim terbesar di dunia. Namun kesadaran masyarakat untuk menjaga ekosistem laut di Indonesia terlihat sangat kurang. Hal ini dapat dilihat dengan adanya kerusakan pada ekosistem laut yang dihasilkan dari sampah laut yang dapat menimbulkan hilangnya ekosistem laut yang ada di seluruh kawasan ekosistem laut. Melihat adanya fenomena tersebut maka dibuatlah akuarium publik berupa Jakarta Aquarium. Jakarta Aquarium merupakan tempat yang memiliki banyak informasi atau sarana edukasi satwa koleksi biota laut, Jakarta aquarium juga dapat menjadi sarana rekreasi yang dapat melestarikan kekayaan perairan Indonesia dengan tujuan membangun rasa kepedulian masyarakat untuk turut serta melestarikan kekayaan hayati perairan di Indonesia. Tujuan dari perancangan interior Jakarta Aquarium ini agar dapat berperan sebagai sarana edukasi dengan suasana interior seperti berada didalam laut secara nyata yang lebih menarik, interaktif, dan informatif. Metode yang digunakan pada perancangan Jakarta Aquarium merupakan metode yang dipelopori oleh Rosemary Khilmer, proses desain terbagi menjadi 2 tahap yaitu analisis dan sintesis.  Perancangan ini menghasilkan tema “Explore Underwater Of Indonesian”, pemilihan tema pada Jakarta Aquarium bertujuan untuk mengedukasi pengunjung dan mengajak partisipasi pengunjung untuk turut serta melestarikan keindahan keanekaragaman hayati perairan yang dimiliki oleh Indonesia.

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

Akhir, T., Zahro, F., Studi, P., & Arsitektur, T. (2020). Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri ( Uin ) Maulana Malik Ibrahim Malang Universitas Islam Negeri ( Uin ) Maulana Malik Ibrahim. Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Asshofie, S., & Saladin, A. (2021). Bangunan Oceanarium Comparative Study of Metaphore Architecture on. Studi Komparasi Arsitektur Metafora Pada Bangunan Oceanarium. In Prosiding Seminar Intelektual Muda, 351–356.

Froese, R., Winker, H., Coro, G., Demirel, N., Tsikliras, A. C., Dimarchopoulou, D., Scarcella, G., Palomares, M. L. D., Dureuil, M., & Pauly, D. (2020). Estimating stock status from relative abundance and resilience. ICES Journal of Marine Science, 77(2), 527–538.

Hasim, E. M., Indrawan, H., & Mariana. (2020). The Role of Aquarium in Increasing Visitors Interactivity in Interior Design of Jakarta Aquarium. In The 2nd Tarumanagara International Conference on the Applications of Social Sciences and Humanities (TICASH 2020), 478(Ticash), 374–378.

Hermansyah, & Febriani, F. (2020). Dampak kerusakan lingkungan ekosistem terumbu karang. Jurnal Kependudukan Dan Pembangunan Lingkungan, 1(3), 42–51. http://jkpl.ppj.unp.ac.id/index.php/JKPL/article/view/92

Jambeck, J., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., & Law, K. L. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Marine Pollution, 347(6223), 768–771. https://www.scienceintheclassroom.org/research-papers/1868/download

Kilmer, R., & Kilmer, W. O. (2014). Designing interiors. John Wiley & Sons.

Lapolo, N., Utina, R., & Baderan, D. W. K. (2018). Diversity and density of crabs in degraded mangrove area at tanjung panjang nature reserve in Gorontalo, Indonesia. Biodiversitas, 19(3), 1154–1159.

Latuconsina, H. (2021). Ekologi Ikan Perairan Tropis: Biodiversitas Adaptasi Ancaman dan Pengelolaannya. UGM PRESS.

Wicaksana, A. (2016). Medan Oceanarium Park Arsitektur Metafora. Doctoral Dissertion, 7(2), 2013–2015. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf