Penerapan Konsep “Garden of Lore” pada Interior Ruang Baca Perpustakaan Johannes Oentoro UPH, Tangerang
Main Article Content
Abstract
Perpustakaan merupakan tempat yang berisikan kumpulan koleksi pengetahuan dan informasi. Tetapi banyaknya orang kurang mengenal perpustakaan karena mengganggap perpustakaan itu tempat membosankan yang terkesan kaku dan kuno. Maka perpustakaan harus mampu memenuhi kebutuhan pengguna dan berperan aktif dalam mengelolah, menyediakan, dan menyajikan sumber informasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna. Perancangan desain terhadap perpustakaan dapat melalui suasana desain yang ditampilkan akan mempengaruhi psikologi ruang pengguna dan dapat memberikan kesan nyaman. Tujuan perancangan perpustakaan adalah merancang perpustakaan dengan konsep desain yang menerapkan psikologis ruang yang dapat memberikan kesan aman, nyaman, menyenangkan dan fleksibel kepada pengguna dengna menghadirkan suasana alam, tenang serta modern, merancang tata letak area koleksi dengan area baca yang dapat memenuhi keebutuhan pengguna berdasarkan aktivitas, dan merancang perpustakaan sesuai dengan citra dari Perpustakaan Johannes Oentoro Universitas Pelita Harapan. Dalam proses perancangan menggunakan metode desain menurut Rosemary Kilmer, dapat dibagi menjadi dua tahap yaitu analysis merupakan tahap programming dan synthesis merupakan tahap designing. Hasil dari analisis yang telah dilakukan menghasilkan gaya desain modern, natural, dan timeless. Hasil penelitian terhadap perancangan interior perpustakaan untuk menjadi acuan atau referensi pada merancang perpustakaan yang memperhatikan psikologis ruang agar dapat memberikan kesan aman, nyaman, dan menyenangkan agar dapat membuka pikiran orang yang mempunyai kesan membosankan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Brown, C. R. (2002). Interior Design for Libraries : Drawing on Function and Appeal. Brown, Carol R. https://doi.org/10.1126/science.318.5848.165b
Ching, F. D. K. (2008). Arsitektur: Bentuk, Ruang, dan Tatatan. Penerbit Erlangga.
Harrouk, C. (2020). Psychology of Space: How Interiors Impact our Behavior? | ArchDaily. https://www.archdaily.com/936027/psychology-of-space-how-interiors-impact-our-behavior
Kilmer, Rosemary; Kilmer, W. O. (2014). Designing Interiors 2nd Edition. John Wiley & Sons, Inc.
Lushington, N., Rudorf, W., & Wong, L. (2018). A Design Manual Libraries. Birkhäuser Verlag GmbH, Basel. https://doi.org/10.1515/9783038216308
Maria, S., Uyana, N., & Andanwerti, N. (2018). Pengaruh Pencahayaan Restoran Madam Rich terhadap Kenyamanan Pengunjung. 81–88.
Nussbaumer, L. L. (2014). Human Factor In The Built Environment. Bloomsbury Publishing Inc.
Pratama, R. P., Saputra, K. O., & Khrisne, D. C. (2019). Penerapan Gamification Pada Sistem Informasi Manajemen Ruang Baca. Jurnal SPEKTRUM, 6(3), 148–153.
Suminar, A. (2021). Minat Baca Indonesia Rendah, Budaya Tutur Lebih Tinggi. https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2021/pengamat-minat-baca-indonesia-rendah-budaya-tutur-lebih-tinggi/
Wright, A. (2008). Colour Affects. http://www.colour-affects.co.uk/
Zhang, X. (2016). Introduction to Environmental Psychology and Applications for Modern Interior Design. Icesame, 939–946. https://doi.org/10.2991/icesame-16.2016.205