WADAH REKREASI BERBASIS OLAHRAGA SEBAGAI RUANG KETIGA DI TEBET TIMUR : RE- SPOT, TEBET

Almira Livia Putri Laisa, Maria Veronica Gandha
| Abstract views: 46 | views: 30

Abstract

Since the 2000s, Tebet has been a gathering place for youngsters in Jakarta. Presently, Tebet continues to grow with shops, cafés, and restaurants. This area has the potential to become the Third Place for Tebet residents. However, with the lack of entertainment/recreation facilities in Tebet, it is able to diminish the concept of the Tebet area itself, because it creates moves of the visitors to become faster. Re-Spot, Tebet is one of the people's choices to be used as a neutral hang out space with a new injection program in it, namely Sport as Entertainment, where entertainment activities here are part of sports that consider aspects of user comfort by optimizing the potential of the local environment. By using a new injection program that fits the interests of youngsters in Tebet which is then elaborated with the concept of the Design by sports Movement in building circulation to create circulation which is part of the sports movement. Thus, Re-Spot will be an innovation for the Tebet Timur environment, and public space that can append a value to the activities that already exist in the Tebet Timur environment itself. By comparing indicators based on theories about the third space used

Keywords:  Hang out; Sports; Sports as Entertainment; Third Place


Abstrak

Sejak tahun 2000-an, Tebet menjadi salah satu tempat nongkrong anak muda di Jakarta. Hingga saat ini Tebet semakin berkembang dengan dipenuhi dengan gerai distro dan café-café maupun restoran. Kawasan ini berpotensi sebagai Third Places bagi warga Tebet. Akan tetapi, dengan kurangnya sarana hiburan/rekreasi di Tebet, mampu mengurangi citra dari kawasan Tebet itu sendiri, karena menyebabkan pergerakan pengunjung menjadi semakin cepat. Re-Spot, Tebet merupakan salah satu pilihan masyarakat untuk dijadikan tempat nongkrong yang bersifat netral dengan adanya injection program baru di dalamnya yaitu Sport as Entertainment, dimana kegiatan entertainment disini merupakan bagian dari olahraga yang mempertimbangkan aspek kenyamanan pengguna dengan memanfaatkan potensi lingkungan setempat secara optimal. Dengan menggunakan injection program baru yang menyesuaikan minat dari anak muda di Tebet yang kemudian dielaborasikan dengan konsep Design By Sport Movement pada sirkulasi bangunan untuk menghasilkan sirkulasi yang merupakan bagian dari gerakan olahraga. Sehingga Re-Spot mampu menjadi inovasi baru bagi lingkungan Tebet Timur, dan juga menjadi ruang publik yang dapat menambah nilai bagi kegiatan yang sudah ada lingkungan Tebet Timur itu sendiri. Dengan membandingkan indicator berdasarkan teori mengenai ruang ketiga yang dipakai.


Keywords

Nongkrong; Olahraga Sebagai Sarana Hiburan; Ruang Ketiga

Full Text:

PDF

References

Aldiani, R. C. (2018). Analisis Paparan Informasi Ajakan Berolahraga Terhadap Pengetahuan, Gaya Hidup, dan Intensi Perilaku Olahraga Pada Mahasiswa.

Centre for Strategic and International Studies. (2017). Laporan Survei Nasional Milenial. Jakarta: Centre for Strategic and International Studies.

Edith Cherry, F. (1999). Programming for Design. Canada: John Wiley & Sons, Inc.

Fairchild, H. P. (1994). Dictionary of Sociology. New York: Philosophical Library.

Firdaus Anwar. (2019, January 21). Retrieved from Detik Health: https://health.detik.com

Google. (2020). Retrieved from google: https://www.google.com

Gurion, D. (2014). Pusat Olahraga Rekreasi Futsal Di Sleman. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Hagg, H. (1994). Sport pedagogy. Michigan: Human Kinetics.

Haryono, W. (1988). Pariwisata Rekreasi dan Entertainment. Bandung: ILMU Publishers.

Kurniawan, H. (2013). Taman Rekreasi Air Di Pontianak, Kalimantan Barat. UAJY Repository, 10.

Niken Anggun Nurani. (2013, Januari 22). Retrieved from Okelifestyle: https://lifestyle.okezone.com

Oldenburg, R. (1999). The Great Good Place. Cambridge: Da Capo Press.

Purwantiasning, A. W. (2017). Optimalisasi Fungsi Ruang Terbuka Hijau Dengan Melihat Pola Sebaran Pengunjung. National Academic Journal of Architecture, 121-127.

Quandt, T. (2014). Multiplayer: The Social Aspects of Digital Gaming. New York: Routledge.

Thompson, W. R. (2019). Worldwide Survey Of Fitness Trends For 2020. ACSM's Health & Fitness Journal, 10-18.

Utomo, W. P. (2019). Indonesia Millennial Report. IDN Research Institute.

Widyaputra, Y. R. (2019). Dampak Olahraga Rekreasi Pendakian Gunung. DIGILIB UNNES, 12.

Wikipedia. (2019, April 12). Retrieved from Wikipedia: https://en.wikipedia.org

Winata, S. (2020, January 12). Open Architecture As... (S. Winata, Performer) Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia

Winata, S. (2020). Pedoman Mata Kuliah STUPA 8.29. Jakarta : Jurusan Arsitektur Universitas Tarumanagara.

Wisnubrata. (2020, January 30). Home/Lifestyle/Feel Good. Retrieved from Kompas.com: https://lifestyle.kompas.com


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.