FASILITAS EDUKASI DAN HIBURAN BERBASIS TANAMAN DI DURI UTARA

Lieman Lieman
| Abstract views: 43 | views: 23

Abstract

Urban society has a high level stress. The daily routine beet home (first place) and at the workolace (second place) is a stress trigger. There is a gap to fill between first place and second place. So third place is a place for escape between first place and second place. At that place people will release the stress and fill it with conversation and activities. A open architecture try to present the third place in it. It try to bring place for various activities that can change according to development. That place can use for various age from child and adult. This project use observation approach and study of literature. See what happening on the field. Contextualities applied in this project, made building harmony and appear polite with surrounding. The project raised issue on the field. In release the stress used acitivies that use natural media methods. The natural media used is plant. According to research by doing activities related with plants such as planting, caring, or harvesting can reduce the level of stress in the soul. Creative activities that can be enjoyed by various ages, in childern to adult range. More creative interactions have been implemented in the project of plant-based educational and entertainment facilities in Duri Utara.

 

Keywords: plant; stress; third place

 

Abstrak

Masyarakat kota memiliki tingkat stres yang tinggi. Rutinitas sehari-hari antara di rumah (first place) dan di tempat kerja (second place) merupakan faktor pemicu stres. Antara rumah sebagai first place dan tempat kerja atau sekolah sebagai second place ada celah untuk mengisi di antara dua hal tersebut. Maka hadirlah third place sebagai tempat pelarian antara first place dan second place. Ditempat itu sesorang akan datang untuk melepas stres dengan mengisinya dengan pembicaraan dan kegiatan. Sebuah arsitektur yang terbuka (open architecture) berusaha menghadirkan tempat ketiga (third place) di dalamnya. Hal itu mencoba menghadirkan sebuah wadah dengan beragam aktivitas yang dapat berganti sesuai perkebangannya. Wadah tersebut juga dapat digunakan oleh beragam usia dari anak-anak sampai dewasa. Proyek ini menggunakan pendekatan observasi dan studi literatur. Melihat langsung apa yang terjadi dilapangan. Kontekstualitas diterapkan dalam proyek untuk membuat bangunan yang selaras dan tampak sopan dengan sekitarnya. Proyek diangkat permasalahan yang ada di daerah perancangan. Dalam menghilangkan stres digunakan metode kegiatan yang menggunakan media alam. Media alam yang digunakan adalah tanaman. Menurut penelitian dengan melakukan kegiatan yang berhubungan dengan tanaman seperti menanam, merawat, atau memanen dapat mengurangi tingkat stres dalam jiwa. Kegiatan yang bersifat kreativitas yang dapat dinikmati oleh beragam kalangan usia, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Interaksi yang lebih kreatif coba di terapkan dalam proyek fasilitas edukasi dan hiburan berbasis tanaman di Duri Utara.

Keywords

stres; tanaman; tempat ketiga

Full Text:

PDF

References

Adji, P. (2013). Pengaruh Retail Mix Terhadap Keputusan Pembelian Mahasiswa UK Petra Di Circle K Siwalankerto Surabaya. Jurnal Strategi Pemasaran. 1(2):1-10

Barnawi, dan Arifin, M. (2011). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Inah, E. N. (2013). Peranan komunikasi dalam pendidikan. Al-Ta'dib

Jormakka, Kari; Schurer, Oliver; Kuhlmann, Dorte. (2008.). Design methods / Kari Jormakka with Oliver Schurer and Dorte Kuhlmann. Basel : Birkhauser,.

Madina, R. F., Lahji, K., Tundono, S., & Fahrani, A. (2019). Pencegahan kebakaran pada lingkungan permukiman padat di kelurahan krendang, kecamatan tambora, jakarta barat. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 1(3).

Munandar, S.C.U. (1999). Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Nur, S. (2002). Membangun Pribadi Kreatif. Bandung: Rineka Cipta

Oldenburgh, R. (1989). The Great Good Place. US: Da Capo Press

Sari, A. P., Yusuf, A., & Wahyuni, E. D. (2014). Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Melalui Therapeutical Gardening di UPT PSLU Magetan. Critical Medical and Surgical Nursing Journal, 3(1), 1-10.

Supriadi, D. (2001). Kreativitas, Kebudayaan, dan Perkembangan Iptek. Bandung: ALFABETA


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.