PAGELARAN SENI TARI INDONESIA

Siti Nuryani, Martin Halim
| Abstract views: 38 | views: 26

Abstract

Ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap seni dan budaya tradisional saat ini mulai memudar, terutama seni tari tradisional, sebagai contoh Jakarta. Jakarta sebagai daerah tujuan wisata semakin pesat dan meluas, hal yang paling menonjol dari pariwisata Kota Jakarta adalah sejarah dan belanja. Kawasan Senen, Jakarta Pusat merupakan kawasan yang memiliki sejarah melekat tentang Seniman Senen. Namun kondisi Kawasan Senen sudah tidak lagi memberikan ruang untuk para senimannya mengekpresikan dirinya, untuk itulah perlu di buat sebuah ruang yang dapat menampung kegiatan para seniman di kawasan ini. Pagelaran Seni Tari Indonesia yang dirancang di Kawasan Senen, Jakarta Pusat bertujuan untuk mendongkrak dan ‘memperkenalkan kembali’ tarian tradisional Indonesia kepada masyarakat Indonesia. Dengan mengadakan kembali aktivitas yang hilang ‘Pagelaran Seni Tari Indonesia’ merupakan sebuah ruang pertunjukan yang menampilkan berbagai macam tarian daerah yang berbeda, yang dilengkapi dengan ruang-ruang pendukung sebagai sarana melestarikan seni tari tradisional dengan menciptakan ruang yang modern namun tidak kehilangan nuansa tradisionalnya, dan dilengkapi dengan rencana penataan ruang terbuka hijau untuk mewadahi program aktivitas kesenian budaya bagi para seniman yang tidak memiliki wadah untuk mengekpresikan dirinya. Adapun yang menjadi target adalah : wisatawan mancanegara/lokal, pengunjung dalam dan luar kota Jakarta, serta masyarakat sekitar. Sehingga dengan dibangunnya Pagelaran Seni Tari Indonesia di kawasan ini diharapkan dapat memunculkan kembali kesenian tradisional ke tengah kota yang sudah mulai melemah kecintaannya terhadap seni tradisional, khususnya di Kawasan Senen yang sudah kehilangan jati dirinya sebagai kawasan seniman.

 

Keywords

Senen; sejarah; dan seni tradisional

Full Text:

PDF


Refbacks

  • There are currently no refbacks.