TAMAN REKREASI DAN PUSAT INFORMASI PARIWISATA DI JAKARTA

Henry Suryadi Arthen, Diah Anggraini
| Abstract views: 49 | views: 38

Abstract

Kota Jakarta memiliki sejarah yang panjang yang membuat Jakarta memiliki banyak objek wisata seperti Monumen Nasional, Gelora Bung Karno, Kota tua. tetapi di antara lokasi wisata itu terdapat banyak objek wisata lainnya yang sudah hilang atau ditinggalkan, salah satunya adalah Taman Ria Senayan. Taman Ria Senayan merupakan salah satu ruang terbuka yang sangat diminati di tahun 70an, tetapi ruang publik ini hanya tersisa di ingatan masyarakat walau pun dia berada di tengah perkotaan yang padat ini. untuk dapat mengembalikan wisata alam yang hilang ini diperlukan sebuah aristektur yang dapat memfasilitasi keinginan dan kebutuhan para wisatawan.

Architourism merupakan sebuah istilah baru di dunia arsitektur, dengan menjadikan arsitektur sebagai  wadah bagi objek wisata, dampak yang diberikan dari Architourism ini dapat mempengaruhi tingkat ekonomi sebuah perkotaan. Bentuk pendekatan yang diambil ini dengan membuat program wisata baru yang daapt meningkatkan aktifitas wisatawan di kawasan tersebut. Dengan melakukan analisis dan mempelajari antara arsitektur dan wisata ini makan diusulkan proyek sebuah Taman Rekreasi dan Visitor Center di tapak Taman Ria Senayan ini. Visitor Center ini akan berfungsi sebagai pusat informasi mengenai pariwisata dan menjadi pintu masuk dalam sebuah kawasana wisata. Dengan adanya Visitor Center ini diharapkan agar baik masyarakat dan wistawan dapat mengetahui lebih banyak tentang tujuan wisata yang ada di Jakarta dan membantu dalam upaya konservasinya.

 

Keywords

Visitor Center; Taman Ria Senayan; Wisata; Waterfront; Hutan Kota

Full Text:

PDF


Refbacks

  • There are currently no refbacks.