RUANG INTERPRETATIF: KESADARAN DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN

Yohana Saputra, Franky Liauw
| Abstract views: 88 | views: 59

Abstract

Pariwisata telah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat era ini. Sebagian besar masyarakat menjadikan pariwisata sebagai kegiatan untuk melepas penat dan beban dari kegiatan dalam kehidupan sehari-harinya. Jakarta sebagai kota metropolis menjadi pusat bagi kota-kota di sekitarnya dalam berbagai kegiatan, sehingga sektor pariwisata dapat memicu perkembangan ekonomi Jakarta dan sekitarnya serta bidang lainnya. Perkembangan sektor pariwisata berjalan sebanding dengan perkembangan teknologi dan jaringan media sosial yang kian meluas. Jaringan yang luas dan teknologi pengambilan gambar yang semakin maju, menarik masyarakat dalam berwisata dan membagikan cerita perjalanannya dalam jaringan dunia maya. Namun, kemajuan zaman ini pun juga menyebabkan timbulnya masalah di berbagai sektor. Salah satunya yang kerap menjadi perbincagan kota-kota di dunia yaitu masalah lingkungan, yang secara umum merupakan akibat dari kegiatan masyarakat itu sendiri. Maka, dalam konteks wisata ekologi, proyek wisata ini menggambarkan akibat dari masalah kerusakan lingkungan tersebut, sehingga wisatawan tidak lagi melihat keindahan alam melainkan suasana yang bertolak belakang yang diakibatkan oleh kegiatan dan kebiasaan hidup mereka, terutama masyarakat perkotaan.

Keywords

Pariwisata; Lingkungan; Kerusakan; Metropolis

Full Text:

PDF


Refbacks

  • There are currently no refbacks.