GALERI SENI DAUR ULANG SAMPAH DI JAKARTA

Selly lim, Diah Anggraini
| Abstract views: 56 | views: 26

Abstract

 

Jakarta merupakan kota metropolitan yang padat dan mempunyai beraneka macam kegiatan seharusnya memiliki pendaur ulangan sampah yang baik dan kesadaran masyarakat tentang daur ulang sampah. Aspek ini  merupakan salah satu hal yang dianggap penting karena memengaruhi kualitas hidup masyarakat dan lingkungannya. Seharusnya sampah dapat lebih dimanfaatkan kembali atau dijadikan produk baru yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis. Perspektif tentang sampah yang negatif dapat berubah dengan tambahan aspek kreatifitas yang dapat menciptakan berbagai jenis produk dengan nilai jual dan nilai seni. Kawasan Sunda Kelapa sebagai salah satu tempat wisata bahari yang terkenal namun kurang terawat, salah satu penyebabnya adalah sampah yang berserakan menumpuk. Tindakan diwujudkan dengan mengusulkan sebuah wadah pendaur ulangan sampah dalam bentuk galeri untuk pameran benda-benda seni terbuat dari sampah dan bengkel kerja kerajinan tangan dari sampah terutama kertas, plastik, kaca dan metal. Pameran ini sebagai salah satu cara untuk menyentuh masyarakat tentang edukasi persampahan dan menjadi tempat wisata baru yang berhubungan dengan tempat wisata lain disekitarnya sekaligus memecahkan permasalahan sampah di lingkungan dan workshop yang menciptakan barang-barang kreatif dan keunikan yang dapat menarik para pengunjung. Lokasi tapak berada di antara Museum Bahari dan Pelabuhan Sunda Kelapa membentuk linkage dengan kawasan Kota Tua yang menjadikan potensi tapak sebagai objek wisata. Dengan adanya linkage dengan bangunan-bangunan kota tua, hal ini dapat dijadikan dasar metode desain yang akan diterapkan dalam pembentukkan massa dan penggunaan material. Dengan memanfaatkan linkage akan menciptakan bangunan yang selaras dengan bangunan sekitar.

Keywords

Sampah; Daur Ulang; Galeri; Seni

Full Text:

PDF


Refbacks

  • There are currently no refbacks.