PENGALAMAN RUANG MELALUI LIMA INDERA

Anita Hartati, Agustinus Sutanto
| Abstract views: 21 | views: 27

Abstract

Jakarta, sang metropolis, saat ini adalah tempat bernaung bagi 10 juta penduduk Indonesia. Sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan, Jakarta menarik banyak perhatian orang di luar kota untuk datang dan menetap di dalamnya sehingga membuat kota ini begitu padat. Selain padat akan penduduk, Jakarta juga padat akan bangunan, kendaraan dan polusi udara. Lingkungan seperti ini membuat penduduknya jarang merasa nyaman. Ditambah dengan masalah kehidupan pribadi membuat beban berat pada kondisi psikologis manusianya.Tidak heran jika penduduk kota Jakarta akrab dengan yang namanya stres. Manusia menggunakan lima indera sebagai alat untuk mengenal dunia. Mata untuk melihat, hidung untuk bernapas, telinga untuk mendengar, lidah untuk mengecap dan kulit untuk meraba. Saat ini di kota Jakarta kelima indera ini tidak lagi di stimulasi dengan pengalaman yang membuat nyaman. Sebut saja kebisingan dari klakson kendaraan yang memenuhi jalanan sehingga memekakkan telinga juga polusi udara yang penduduk Jakarta hirup setiap harinya. Untuk itu penulis mengkaji dan menganalis mengenai arsitektur dan interior yang dapat membuat manusia merasa nyaman. Sebagai tempat wisata Five Senses Experience ingin memberikan suatu pengalaman ruang melalui lima indera yang berbeda dari kehdupan sehari-hari di Jakarta. Melalui desain program wisata yang berupa perjalanan spiritual, tempat wisata ini diharapkan dapat menjadi alat coping stres bagi para pengunjung sehingga pikiran menjadi tenang dan damai.

Keywords

lima indera; pengalaman; spiritual; stres; wisata

Full Text:

PDF


Refbacks

  • There are currently no refbacks.