MENTRANSFORMASIKAN SANG HEDONIS

Ansyla Arsita, Agustinus Sutanto
| Abstract views: 16 | views: 20

Abstract

Pariwisata dan Arsitektur bagi kota merupakan elemen penting yang sangat berpengaruh. Beda dengan area rural yang daya tariknya berasal dari alam, kota merupakan area yang didominasi oleh bangunan sehingga aktivitas di area kota tidak bisa lepas dari bangunan dan hal ini ditopang oleh arsitektur. Arsitektur dalam kota memiliki dua peran, hal ini dikemukakan oleh Jan Specht, yaitu Arsitektur Wisata dan Wisata Arsitektur. Membawa konsep Architourism ke dalam konteks Metropolis akan memberikan tantangan kepada penulis dalam menerapkan pendekatan Tourism Architecture. Untuk itu dalam merancang sebuah program wisata di area Metropolis, penulis akan berhadapan dengan kompleksitas karakter-karakter tersebut, guna menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat metropolis. Dengan ini penulis mengangkat isu mengenai paham duniawi, dimana paham duniawi ini memiliki tiga bagian yaitu Konsumerisme, Hedonisme, dan Sekuralisasi. Penulis mengangkat isu ini karena ingin menghadirkan sebuah wisata rohani ditengah kota jakarta yang penuh dengan orang-orang yang menganut paham duniawi. Proyek ini ditujukan dan diharapkan agar para penggunanya dapat sadar mengenai prihal paham duniawi, sehingga kehidupan mereka dapat menjadi lebih baik dan berarti.

Keywords

Wisata; Rohani; Konsumerisme; Hedonisme; Sekuralisasi

Full Text:

PDF

License URL: http://creativecommons.org/licences/by-nc-sa/4.0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.