FASILITAS PENGEMBANGAN BAHAN BAKAR HAYATI DAN EDU-REKREASI DI KAWASAN PPS NIZAM ZACHMAN JAKARTA UTARA
Main Article Content
Abstract
Abstract
The Samudera Nizam Zachman Oceanic Fishing Port (PPS) in Muara Baru, North Jakarta, is one of the largest fishing ports in Indonesia, supporting marine industrial activities on a national scale. The high intensity of fish landing, auctioning, and seafood processing activities, combined with organic waste generated from dense residential areas and surrounding supporting activities, produces large volumes of fish residues and food waste that remain inadequately managed. This condition has led to the degradation of coastal environmental quality and reflects a low level of public awareness regarding the importance of organic waste management as a reusable resource. This study aims to design a facility that integrates industrial functions for organic waste processing with edu-recreational functions, combining educational and recreational activities that allow the public to understand and directly observe waste processing processes, as well as commercial functions to support the local economy. The research adopts a qualitative–descriptive method, including a literature review, field observations to map industrial activities and sources of organic waste from both the port area and surrounding residential settlements, spatial analysis to identify relationships between industrial and public zones, and comparative studies of relevant industrial–public facilities. The design process is conducted through stages of analysis, synthesis, and transformation using Bernard Tschumi’s transprogramming approach, which enables interactions between production spaces and public spaces. The design outcomes indicate that the proposed facility has the potential to serve as a model for organic waste processing and bioenergy production that is adaptive to the socio-ecological context of fishing areas, while also functioning as a medium for environmental education and coastal regeneration.
Keywords: Biofuel; fishing port; organic waste processing; regenerative architecture; transprogramming
Abstrak
Kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman di Muara Baru, Jakarta Utara, merupakan salah satu pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia yang menopang aktivitas industri laut berskala nasional. Tingginya intensitas kegiatan pendaratan, pelelangan, dan pengolahan hasil laut, ditambah limbah organik dari permukiman padat dan aktivitas pendukung di sekitarnya, menghasilkan volume sisa ikan dan sampah makanan dalam jumlah besar yang belum tertangani secara optimal. Kondisi ini memicu penurunan kualitas lingkungan pesisir dan memperlihatkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah organik sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Penelitian ini bertujuan merancang fasilitas yang mengintegrasikan fungsi industri pengolahan limbah organik dengan fungsi edu-rekreasi, yaitu gabungan fungsi edukatif dan rekreatif yang memungkinkan masyarakat memahami dan melihat langsung proses pengolahan limbah, serta fungsi komersial untuk mendukung ekonomi lokal. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif – deskriptif, meliputi studi literatur, observasi lapangan untuk memetakan aktivitas industri dan sumber limbah organik dari kawasan pelabuhan dan permukiman, analisis spasial untuk mengidentifikasi hubungan antara zona industri dan publik, serta studi komparatif terhadap fasilitas industri-publik yang relevan. Tahap perancangan dilakukan melalui proses analisis, sintesis, dan transformasi menggunakan pendekatan transprogramming Bernard Tschumi yang memungkinkan terciptanya interaksi antara ruang produksi dan ruang publik. Hasil perancangan menunjukkan bahwa fasilitas ini berpotensi menjadi model pengolahan limbah organik dan produksi energi hayati yang adaptif terhadap konteks sosial-ekologis kawasan perikanan, sekaligus berperan sebagai medium edukasi dan regenerasi lingkungan pesisir.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur/ STUPA Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International LicenseReferences
Antara News. (2025, Juli 10). Jakarta Utara jadi Proyek Percontohan Penanganan Sampah Organik. Diakses pada 28 September 2025, dari Antara News: https://www.antaranews.com/berita/4957361/jakarta-utara-jadi-proyek-percontohan-penanganan-sampah-organik
Braungart, M., & McDonough, W. (2009). Cradle to Cradle: Remaking the Way We Make Things. North Point Press.
Chiras, D. D. (2010). The Natural House: A Complete Guide to Healthy, Energy-Efficient, Environmental Homes. Chelsea Green Publishing.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. (2024). Laporan Pengelolaan Sampah dan Limbah Organik di Wilayah Pesisr Jakarta Utara. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ellen MacArthur Foundation. (2019). Completing the Picture: How the Circular Economy Tackles Climate Change. Diakses pada 28 September 2025, dari Ellen MacArthur Foundation: https://www.ellenmacarthurfoundation.org/completing-the-picture
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2023). Roadmap dan Kebijakan Pengembangan Biodiesel Nasional. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Kementerian Kelautan dan Perikanan, K. K. P (2024). Profil Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Jakarta. Diakses pada 28 September 2025, dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, KKP RI.: https://kkp.go.id/unit-kerja/djpt/upt/pelabuhan-perikanan-samudera-nizam-zachman-jakarta.html
Kiran, R., Dahiya, R. P., & Sharma, A. (2014). Biogas Technology: Towards Sustainable Development. New Age International Publishers.
Kolarevic, B. (2003). Architecture in the Digital Age: Design and Manufacturing. Taylor & Francis.
Lyle, J. T. (1994). Regenerative Design for Sustainable Development. John Wiley & Sons.
Mang, P., & Reed, B. (2012). Designing from place: A regenerative framework and methodology. Building Research & Information, 40(1), 23–38.
Naboni, E., Chokhachian, A., Finnochiaro, L., & Havinga, L. (2019). Regenerative design in digital practice. A Handbook for the Built Environment.
Pomponi, F., & Moncaster, A. (2017). Circular economy for the built environment: A research framework. Journal of Cleaner Production, 143, 710-718. doi:10.1016/j.jclepro.2016.12.055
Sugiarto, A., & Wahyuni, D. (2023). Perubahan penggunaan lahan kawasan sekitar Minapolitan PPS Nizam Zachman, Kelurahan Penjaringan Jakarta Utara. Jurnal Bhuwana, 3(1), 45–58.
Tschumi, B. (1994). Event-Cities. Cambridge, Massachusetts: MIT Press.