RUMAH COLLOCALIA : SARANA EDUKASI PENGEMBANGAN BUDIDAYA BURUNG WALET

Louis Frederick, Maria Veronica Gandha
| Abstract views: 20 | views: 10

Abstract

Swallow are bird that produce nest which are used as consumption materials that have good benefits for human body. Because of these benefits, many swallow's nests are in demand by the public, especially abroad, thus making swallow's nests have a high selling value. Then, many people are now practicing swallow cultivation, by making buildings as places for swallows to nest and live. However, this creates problems, especially environmental problems due to the lack of education for public to conducting swallow cultivation. So this design focuses on solving environmental problems due to swallow cultivation by providing swallow education facilities in public. This case also occured in the city of Gunungsitoli, North Sumatra, which is required an educational forum about the life of swallows. The educational facilities are in the form of galleries that provide lessons and also experiences for people who wants to learn properly about swallow cultivation or how to do new swallow cultivation. In design process are using the phenomenological design methods for the animal life with the aim of providing new education and training that is rarely found in the general public. In another sides, the education is also in the form of recreation in which there are also solutions in solving environmental problems such as a place for processing swallow waste and also as a place to manage swallow nests that are ready for consumption so as to increase regional income.

 

Keywords: Swallow; Education; Recreation

 

Abstrak

Burung walet merupakan burung yang menghasilkan sarang dimana digunakan sebagai bahan konsumsi yang memiliki khasiat yang baik bagi tubuh. Karena khasiat tersebut, banyak sarang burung walet diminati oleh masyarakat khususnya di luar negeri, sehingga menjadikan sarang burung walet memiliki nilai jual yang tinggi. Dengan demikian, banyak masyarakat yang kini melakukan budidaya burung walet, dengan cara membuat bangunan-bangunan gedung sebagai tempat untuk burung walet bersarang. Akan tetapi hal tersebut membuat permasalahan- permasalahan, terutama permasalahn lingkungan karena kurangnya edukasi terhadap masyarakat dalam melakukan budidaya burung walet. Sehingga dalam perancangan ini berfokus pada penyelesaian permasalahan lingkungan akibat adanya budidaya burung walet dengan cara memberikan sarana edukasi burung walet ditengah masyarakat. Hal ini juga terjadi di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara dimana memerlukan wadah edukasi tentang kehidupan burung walet. Sarana edukasi tersebut berupa galeri-galeri yang memberikan pelajaran dan juga pengalaman kepada masyarakat yang ingin belajar dengan benar tentang budidaya burung walet ataupun ingin melakukan budidaya burung walet yang baru. Dalam proses perancangan menggunakan metode perancangan fenomenologi terhadap kehidupan hewan dengan tujuan dapat memberikan edukasi dan pemahan baru yang jarang didapati masyarakat umum. Disamping itu, edukasi tersebut juga dalam bentuk rekreasi yang didalamnya juga terdapat solusi dalam penyelesaian permasalahan lingkungan seperti tempat pengolahan limbah walet dan juga sebagai tempat mengelolah sarang burung walet yang siap dikonsumsi sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Keywords

Burung Walet; Edukasi; Rekreasi

Full Text:

PDF

References

Arsanti, V. (2018). Persepsi masyarakat terhadap lingkungan kandang sapi di kelurahan bener kecamatan tegalrejo. Yogyakarta. Mkg, 63 – 75.

Depari, E. K. (2014). Pemanfaatan limbah kotoran ayam sebagai bahan baku pembuatan kompos.

Dharma raflesia uni tahun xii.

DetikNews. (2005, Februari 21). Bisnis Sarang Burung Wallet Timbulkan Polusi Pendengaran. Retrieved from detikNews: https://news.detik.com/berita/d-295612/bisnis-sarang-burung-wallet- timbulkan-polusi-pendengaran

Hayati, M. (2018). Perlindungan hukum bagi masyarakat terhadap pencemaran lingkungan akibat budidaya burung walet. Supremasi hukum : Jurnal Penelitian Hukum (hal , 38-54). Universitas Palangka Raya

Hidayatullah, g. K. (2005). Pengelolaan limbah cair usaha peternakan sapi perah melalui penerapan

konsep produksi bersih . Jurnal pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian (Hal 124- 136).

Iskandar a. Yusuf, b. P. (2014). Emisi hewan ternak acuan untuk menghitung potensi beban pencemaran limbah hewan. Peneliti puslitbang-SDA, kementerian pekerjaan umum.

Mardiana, s. M. (2017). Analisis efektivitas dan kontribusi penerimaan pajak sarang burung walet

terhadap penerimaan pajak daerah di kabupaten musi banyuasin. Jurnal ASCY politeknik sekayu.

Moneo, Rafael (1978). “On Typology.” A Journal for Ideas and Criticism in Architecture, vol. 18,

Setiaputri, K. A. (2021, 4 5). Manfaat Sehat dari Sarang Burung Walet. Retrieved from hellosehat: https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-sarang-burung-walet/

Copyright (c) 2022 Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.