STUDI FLEKSIBILITAS PADA WADAH KOMUNITAS TANGGAP BENCANA BANJIR DI JAKARTA TIMUR
Main Article Content
Abstract
Flood disaster is a natural phenomenon, namely the overflow of water that drowns the land due to the increased volume of water. Due to this flood disaster, residents were required to evacuate to a refugee camp or evacuate to the 2nd floor of their house. In addition to hampering activities and places to live, residents also lack clean water and suffer severe losses. In addition, the refugee camps provided by the government are also inadequate. The Resilience Project of Slums Affected by Flood Communities is a project that aims to build a community consisting of slum communities so that they can survive when a flood disaster occurs. The construction of a facility for the community in East Jakarta, precisely in a flood-prone area, is useful as a refuge during a disaster and can also be used by residents for daily activities during a disaster situation. In the design, flexibility and adaptability methods are used considering the function of the building to be functioned in 2 conditions, namely the situation during a disaster and the situation when it is normal. This causes a change in the use of a space based on the situation faced by the user where a space can be used as a place for daily activities and as a place of refuge. It is hoped that this facility can be used as much as possible in various circumstances.
Keywords: Community; Disaster; Flood; Resilience; Slum Communities
Abstrak
Bencana banjir adalah sebuah fenomena alam yaitu luapan air yang menenggelamkan daratan dikarenakan volume air yang meningkat. Dikarenakan bencana banjir ini, warga diharuskan untuk mengungsi ke tempat pengungsian atau mengungsi ke lantai 2 rumah mereka. Selain menghambat aktivitas dan tempat berhuni, warga juga kekurangan air bersih dan mengalami kerugian yang cukup parah. Selain itu tempat pengungsian yang disediakan oleh pemerintah juga kurang layak. Proyek Resilience Komunitas Permukiman Kumuh Terdampak Banjir ini merupakan proyek yang memiliki tujuan untuk membangun sebuah komunitas yang terdiri atas masyarakat permukiman kumuh agar dapat bertahan ketika bencana banjir terjadi. Dibangunnya sebuah fasilitas untuk komunitas di Jakarta Timur tepatnya di kawasan rawan banjir ini berguna sebagai tempat pengungsian ketika bencana dan juga dapat digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari ketika situasi bencana. Dalam perancangannya digunakan metode fleksibilitas dan adaptibilitas mengingat fungsi bangunan yang akan difungsikan dalam 2 kondisi yaitu situasi ketika bencana dan situasi ketika normal. Hal ini menyebabkan adanya perubahan penggunaan sebuah ruang berdasarkan situasi yang dihadapi pengguna dimana sebuah ruang dapat digunakan sebagai tempat berkegiatan sehari-hari dan sebagai tempat pengungsian. Diharapkan fasilitas ini dapat digunakan semaksimal mungkin dalam berbagai keadaan.
Article Details
Section
References
Achmad, H., A. O. (2017). Manajemen Bencana. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
CNN Indonesia. (2021, February 20). CNN Indonesia. Retrieved from Anies Tetap Targetkan Banjir Jakarta Surut dalam 6 Jam: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210220125433-20-608729/anies-tetap-targetkan-banjir-jakarta-surut-dalam-6-jam
Faisol, A. (2021, February 8). Pikiran Rakyat. Retrieved from 13 RT Bidara Cina Jakarta Timur Terendam Banjir, Warga Dievakuasi ke Dua Lokasi: https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-011401843/13-rt-bidara-cina-jakarta-timur-terendam-banjir-warga-dievakuasi-ke-dua-lokasi
Guattari, F. (2000). The Three Ecologies. London and New Brunswick, NJ: THE ATHLONE PRESS.
Haeckel, E. (1866). Oecologie und Chorologie. Volume II, Chapter 11, 286-289.
Hikam, H. A. (2020, February 28). detikFinance. Retrieved from Tinggal di Bantaran Ciliwung, Warga Kebon Pala Tolak Normalisasi!: https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4918857/tinggal-di-bantaran-ciliwung-warga-kebon-pala-tolak-normalisasi
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2017). Modul Penanggulangan Bencana Banjir. Bandung: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi.
Nasution, A. M. (2020). Kajian Pola Perilaku Penduduk di Kawasan Permukiman Bantaran Sungai Deli. Journal of Architecture and Urbanism Research, 190-200.
Scuderi, G. (2019, January 11). Designing Flexibility and Adaptability. The Answer to Integrated Residential Building Retrofit, pp. 4-5.
Sutanto, A. (2021). Dromos Oikos. Lecture for STUPA 8, Tarumanagara University.
Van Der Ryn, S. (1996). Ecological Design. Washington D.C: Island Press.
Winata, S. (2021). Ecologic. Lecture for STUPA 8, Tarumanagara University.