METODE PEKERJAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA PEMBANGUNAN JALAN AKSES TURYAPADA TOWER

Main Article Content

Johanes Prasetyo Nugroho Melkisedek
Edison Leo

Abstract

The construction of access road infrastructure in mountainous areas with steep topography often requires the construction of strong and efficient retaining walls. Retaining walls play a crucial role in maintaining the stability of the road and its surrounding environment. This research aims to investigate the construction methods used in the development of retaining walls for the Turyapada Tower access road. The research methodology involves interviews with site supervisors, construction staff and managers, as well as conducting on-site surveys. Factors such as the type of the wall material, structural design and construction planning were examined. The results of this study identify construction methods for the development of retaining walls for the Turyapada Tower access road. The selection of appropriate materials, such as reinforced concrete, for mountainous geotechnical conditions proved to be a prudent decision. The method constructing retaining rewalls utilizes a terracing system to adapt to mountainous terrain and employs brick walls as temporary retaining walls before the construction of the permanent retaining wall.


Abstrak


Pembangunan infrastruktur jalan akses di daerah pegunungan yang memiliki topografi sangat curam memerlukan konstruksi dinding penahan tanah yang kuat dan efisien. Dinding penahan tanah berfungsi dalam menjaga stabilitas jalan dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki metode pekerjaan yang digunakan dalam Pembangunan dinding penahan tanah pada jalan akses Turyapada Tower. Metodologi penelitian melibatkan wawanacara terhadap pelaksana lapangan, staff, manajer konstruksi dan melakukan survei di lapangan secara langsung. Faktor-faktor yang ditinjau seperti jenis material dinding, desain struktur dinding dan perencanaan konstruksi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi metode pekerjaan dalam pembangunan dinding penahan tanah untuk jalan akses Turyapada Tower. Pemilihan material yang tepat, seperti beton bertulang, untuk kondisi geoteknik pegunungan membuktikan menjadi keputusan yang tepat. Metode pembangunan dinding penahan tanah menggunakan sistem berundak untuk menyesuaikan dengan wilayah pegunungan serta menggunakan dinding bata sebagai dinding penahan tanah sementara sebelum dilakukan pembangunan dinding penahan tanah.

Article Details

Section
Articles

References

Djunaedi, R. R. (2020). Perencanaan Dinding Penahan Tanah Tipe Gravitasi (Studi Kasus: Sdn Lio, Kecamatan Cireunghas). Jurnal Student Teknik Sipil, 2(1), 55-64.

Hardiyatmo, H. C. (2002). the Foundation Engineering 2. PT. Second Edition, Beta Offset, Yogyakarta.

Kuningsih, T. W., Putri, A. P., & Meiprastyo, X. (2018). Analisis Stabilitas Dinding Penahan Tanah Dengan Metode Numerik. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 3(1), 10-21.

Setiawan, H. (2011). Perbandingan penggunaan dinding penahan tanah tipe kantilever dan gravitasi dengan variasi ketinggian lereng. Journal Teknik Sipil Dan Infrastruktur, 1(2).

Suryolelono, K. B., & Dip, H. E. (1994). teknik pondasi bagian I (pondasi telapak dan dinding penahan tanah). Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.