EFISIENSI ENERGI RUANG RAWAT INAP BANGUNAN RUMAH SAKIT ISLAM YARSIS SURAKARTA

Ria Kurniawati, Syafi’i Syafi’i, Mamok Suprapto
| Abstract views: 409 | views: 336

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu bangunan yang mengkonsumsi energi cukup besar. Strategi menentukan cara mengurangi penggunaan energi dan mengurangi biaya operasional rumah sakit seperti ruang rawat inap dilakukan supaya dapat meningkatkan energi terutama energi listrik menjadi lebih efisien, yaitu dengan melaksanakan audit energi. Penggunaan energi gedung terbesar salah satunya yaitu sistem AC sebesar 60% dan sistem pencahayaan 20%. Evaluasi efisiensi energi diarahkan ke sistem AC kemudian pencahayaan untuk penghematan energi gedung. Tahapan awal dengan mengevaluasi penggunaan energi menggunakan Intensitas Konsumsi Energi (IKE). Ruang rawat inap gedung Rumah Sakit Islam Yarsis Surakarta yang menggunakan pencahayaan terbatas dengan hasil IKE yaitu 36,13 kwh/m2/bulan termasuk kategori sangat boros. Tahapan selanjutnya menggunakan Software Autodesk Ecotect dengan pemodelan dari simulasi pencahayaan ruangan. Tiga skenario energi bangunan seperti penambahan ventilasi, jendela, dan lampu kemudian dilakukan simulasi. Hasil simulasi ecotect yang sesuai dengan SNI 02-6575-2001 standar pencahayaan yaitu skenario tiga yang menggunakan penambahan ventilasi, jendela, dan lampu yang mendapatkan hasil rata-rata 250 Lux. Menghemat energi tidak dengan cara mematikan semua lampu pada saat siang hari, namun membatasi tingkat pencahayaan dengan minimal standar ruang rawat inap yaitu 250 Lux. Pencahayaan merupakan salah satu faktor untuk menentukan efisiensi energi bangunan, selain pencahayaan konsumsi energi bangunan harus di perbaiki supaya bangunan RSI Yarsis Surakarta lebih efisien dari segi konsumsi energi dan pencahayaan.

Kata kunci: Efisiensi Energi, Intensitas Konsumsi Energi (IKE), Pencahayaan

Keywords

Efisiensi Energi; Intensitas Konsumsi Energi (IKE); Pencahayaan

Full Text:

PDF

References

Badan Standardisasi Nasional. SNI 03-6575-2001. Tata Cara Perancangan Sistem Pencahayaan

Buatan Pada Bangunan Gedung. Jakarta.

DEPDIKNAS. 2004. Pedoman Pelaksanaan Konservasi Energi dan Pengawasan Di

Lingkungan Depdiknas. Jakarta. Depdiknas.

Lei Xu et al. 2016. Lighting Energy Efficiency in offices under different control strategies.

Journal Energy and Buildings. PP 127-139.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.05/PRT/M/2007. Pedoman Teknis Pembangunan

Rumah Susun Sederhana Bertingkat Tinggi.

Kurnitski, Jaret. 2013. Cost Optimal and Nearly Zero-Energy Buildings. Springer.

Runmei Zhang et al. 2013. Case Study of BIM-Based Building Energy Evaluation. Proceedings

of International Conference on Low-carbon Transportation and Logistics, and Green

Buildings. Pp 787-798.

Effendi, Asnal. 2016. Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi Listrik Melalui Audit Awal Energi

Listrik Di Rsj.Prof.Hb.Saanin Padang. Jurnal Teknik Elektro ITP, Volume 5. No. 2; Juli

Copyright (c) 2017 Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.