PERBANDINGAN NILAI PRAKTIKUM HISTOLOGI BERDASARKAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA KEDOKTERAN

Arlends Chris, Sari Mariyati Dewi, Twidy Tarcisia, Willy Tasdin

Article Metrics

Abstract view : 312 times
PDF - 268 times

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa pasti akan mengalami kecemasan dalam berbagai situasi lingkungan akademik. Mahasiswa kedokteran khususnya, memiliki kecenderungan tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa lainnya dalam rentang umur sebaya. Tingkat kecemasan ini dapat memberikan efek negatif bila tidak tertangani dengan baik, terutama terhadap performa akademik mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingan nilai praktikum Histologi mahasiswa berdasarkan tingkat kecemasan mahasiswa. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengurangi tingkat kecemasan mahasiswa kedokteran dalam menjalani pendidikannya sebagai calon dokter. Metode yang digunakan adalah desain kuantitatif dengan membandingkan tingkat kecemasan terhadap hasil ujian mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Beck Anxiety Inventory (BAI) dan tes akademik. Responden terdiri dari 88 orang mahasiswa yang dipilih dengan cara purposive non-random sampling. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 22 menggunakan one-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata nilai ujian praktikum Histologi pada mahasiswa dengan tingkat kecemasan rendah (mean=80.95±8.78) lebih tinggi daripada kelompok mahasiswa dengan tingkat kecemasan sedang (mean=72.87±12.03) dan tinggi (mean=77.00±10.81). Hasil uji homogenitas variansi dengan Levene Statistic adalah 0.651 dengan nilai kemaknaan sebesar 0.524 (p>0.05) yang berarti variansi dari ketiga ujian sama. Hasil uji statistik dengan one-way ANOVA menunjukkan nilai F hitung adalah 5.362 dengan nilai kemaknaan sebesar 0.006 (p<0.05) yang berarti terdapat perbedaan nilai ujian praktikum histologi mahasiswa terhadap tingkat kecemasan. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan rata-rata nilai ujian praktikum Histologi lebih tinggi pada mahasiswa dengan tingkat kecemasan rendah dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan sedang dan tinggi.

Kata kunci: pendidikan kedokteran, histologi, kesehatan mental, kecemasan, BAI

Keywords

pendidikan kedokteran; histologi; kesehatan mental; kecemasan; BAI

Full Text:

PDF

References

Beck, A. T., Epstein, N., Brown, G., & Steer, R. A. (1988). An inventory measuring clinical

anxiety: Psychometric properties. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 56(6),

-897. doi: 10.1037/0022-006X.56.6.893

Craske, M. G., & Barlow, D. H. (2008). Panic disorder and agoraphobia. D. H. Barlow (Eds),

Clinical handbook of psychological disorder: A step by-step treatment manual (4th ed.),

(p.5). New York: NY: Guilford Press.

Dobson, C. (2012). Effects of academic anxiety on the performance of students with and without

learning disabilities and how students can cope with anxiety at school. Diunduh dari

https://www.nmu.edu/

Dyrbye, L. N., Thomas, M. R., & Shanafelt, T. D. (2006). Systematic review of depression,

anxiety, and other indicators of psychological distress among U.S. and Canadian medical

students. Journal of the Association of American Medical Colleges, 81(4), 354-373.

Huberty, T. J. (2009). Test and performance anxiety. Principal Leadership, 10, 12–16. Retrieved

from http://www.nasponline.org/

Jayanthi, A., Sajna, M. V., & Benjamin, B. (2014). Students’ perception of teching learning

method in dissection and histology lab. IOSR Journal of Dental and Medical Sciences

(IOSR-JDMS), 13(11), 24-28. e-ISSN: 2279-0853.

Konsil Kedokteran Indonesia. (2012). Standar kompetensi dokter Indonesia. Jakarta: Konsil

Kedokteran Indonesia.

Muntingh, A. D., van der Feltz-Cornelis, C. M., van Marwijk, H. W., Spinhoven, P., Penninx, B.

W., & van Balkom, A. J. (2011). Is the beck anxiety inventory a good tool to assess the

severity of anxiety? A primary care study in The Netherland study of depression and

anxiety (NESDA). BMC Family Practice, 12, 1 – 6. doi: 10.1186/1471-2296-12-66

Murphy, R. J., Gray, S. A., Sterling, G., Reeves, K., & DuCette, J. (2009). A comparative study

of professional student stress. Journal of Dental Education, March 1, 2009, 73(3), 328-

Retrieved from http://www.jdentaled.org/content/73/3/328.full

Saravanan, C., & Wilks, R. (2014). Medical student’s experience of and reaction to stress: The

role of depression and anxiety. The Scientific World Journal, 2014, 1 - 8. doi:

1155/2014/737382

Torpy, J. M., Burke, A. E. & Golub, R. M. (2011). Generalized anxiety disorder. JAMA,

(5):522. doi: 10.1001/jama.305.5.522

Wild, K., Scholz, M. Ropohl, A., Paulsen, F., & Burger, P. H. M. (2014). Strategies against

burnout and anxiety in medical education – Implementation and evaluation of a new course

on relaxation technique (relacs) for medical students. Plos ONE, 9(12): e114967.

doi:10.1371/journal.pone.0114967

Copyright (c) 2017 Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.