PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP OBESITAS DAN OVERWEIGHT PADA KARYAWAN UNIVERSITAS DI JAKARTA

Main Article Content

Dewi Indah Lestari

Abstract

Obesitas dan overweight merupakan masalah kesehatan mayor saat ini karena meningkatkan angka mortalitas.Obesitas ini merupakan faktor komorbid bagi penyakit lain seperti diabetes tipe2, penyakit jantung, gangguan hati, hipertensi, stroke, kanker. Adapun faktor risiko adalah gaya hidup seperti kebiasaan makan, merokok, alkohol, tingkat aktivitas. Merokok masih merupakan hal yang kontroversial sebagai salah satu faktor risiko terhadap kelebihan berat badan.Tujuan penelitian ini adalahmengidentifikasi hubungan antara kebiasaan merokok dengan prevalensi obesitas dan overweight pada karyawan universitas di Jakarta. Disain penelitian adalah cross- sectional untuk mengetahui pengaruh antara kebiasaan merokok terhadap kelebihan berat badan.Kebiasaan merokok diukur dengan kuisioner; kelebihan berat badan diukur dengan IMT (Indeks Massa Tubuh).Dari total 80 responden,12 orang (15%) memiliki kebiasaan merokok. Pada 12 orang perokok, didapatkan 2 orang (16,7%) overweight dan 9 orang (75 %) obesitas. Pada responden perokok, risiko overweight dan obesitas masing- masing 1,6 kali dan 1,3 kali lebih besar daripada risikonya pada yang bukan perokok. Namun, pada penelitian ini tidak tercapai kemaknaan secara statistik (p>0,05).Walaupun tidak didapatkan kemaknaan statistik, namun  kebiasaan merokok menunjukkan indikasi sebagai faktor risiko kelebihan berat badan. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut dalam skala lebih besar dengan mengikutsertakan kemungkinan pengaruh faktor lainnya.

Kata Kunci : Obesitas, Overweight, Status Gizi, Merokok, Karyawan

Article Details

Section
Articles

References

Addo PNO, Nyarko KM, Sackey SO, Akweongo P, Sarfo B. ( 2015). Prevalence of obesity and

overweightand associated factors among financial institution workers in Acra Metropolis,

Ghana: a cross sectional study. BMC Res Notes, 8 (599).DOI 10.1186/s13104-015-590-1.

Aizawa T, Helble M. (2016). Rapid growth of overweight and obesity in Indonesia: Increasing

risk for the poor. Retrieved from: http://www.asiapathways-adbi.org/2016/03/rapidgrowth-of-overweight-and-obesity-in-indonesia-increasing-risk-for-the-poor/

Bray GA. (2004). Medical Consequences of Obesity.The Journal of Clinical Endocrinology&

Metabolics, 89 (6): 2583-2586. DOI: 10.1210/jc.2004-0535.

Cheong WS. (2014). Overweight and Obesity in Asia. Gen Re. Retrieved from:

http://www.genre.com/knowledge/publications/uwfocus14-2-cheong-en.html

Dare S, Mackay DF, Pell JP. ( 2015 a&b). Realtionship between Smoking and Obesity: A CrossSectional Study of 499.504 Middle-Aged Adults in the UK General Population. PlosOne.

DOI: 10.1371/journal.pone.0123579.

Gasperin LOF, Neuberger M, Tichy A, Moshammer. (2014a &b). Cross-sectional association

between cigarette smoking and abdominal obesity among Austrian bank employees. BMJ

Open,4:e004899. DOI: 10.1136/bmjopen-2014-0044899.

Guh DP, Zhang W, Bansback N, Amarsi Z, Birmingham L, Anis AH, (2009). The Incidence of

co-morbidities related to obesity and overweight: A systematic review and meta- analysis.

BMC Public Health, 9(88). DOI: 10.1186/1471-2458-9-88.

Mackay DF, Gray L, Pell JP. (2013). Impact of smoking nd smoking cessation on overweight

and obesity: Scotland-wide, cross-sectional study on 40,036 participants. BMC Public

Health, 13: 348. Retrieved from http://www.biomedicentral.com/1471-2458/13/348.

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. (2012). Overweight and

Obesity Statistics: Author.

Neovius M, Sundstrom J, Rasmussen F. (2009). Combined effects of overweight and smoking in

late adolescence on subsequent mortality: nationwide cohort study. BMJ 2009;338:b496.

DOI: 10.1136/bmj.b496.

Plurphanswat N, Rodu B. (2014a& b). The Association of smoking and demographic

characteristic on body mass index and obesity among adults in the U.S., 1999-2012. BMC

Obesity, 1:18. Retrieved from http://www.biomedicentral.com/2052-9538/1/1/18.