ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG DENGAN METODE FMEA

Apriyan J., Setiawan H., Ervianto W.I.
| Abstract views: 1559 | views: 2120

Abstract

Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang rawan terhadap terjadinya kecelakaan kerja, jika kecelakaan kerja terjadi maka dampak yang ditimbulkan bervariasi dari dampak yang ringan hingga serius. Kenyataan ini mengakibatkan diperlukannya manajemen keselamatan kerja yang berperan penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja pada proyek konstruksi. Salah satu bagian dari manajemen keselamatan kerja adalah mengetahui tingkat risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini berfokus pada metode FMEA (Failure Mode Effects Analysis) untuk mengidentifikasi kecelakaan kerja yang terjadi dan kemudian menentukan tingkat risikonya. Secara umum penelitian ini difokuskan pada kecelakaan kerja yang terjadi di proyek bangunan gedung di Yogyakarta. Selanjutnya secara khusus analisis dilakukan untuk kecelakaan kerja yang terjadi pada salah satu proyek bangunan gedung di Yogyakarta. Pelaksanaan penelitian diawali dengan mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja pada proyek bangunan gedung berdasarkan temuan penelitian-penelitian sebelumnya. Selanjutnya dilakukan konfirmasi kepada pelaksana proyek bangunan gedung di Yogyakarta untuk kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja berdasarkan kondisi yang dihadapi di lapangan. Kecelakaan kerja yang telah dikonfirmasi digunakan untuk mengidentifikasi kecelakaan kerja yang telah terjadi pada suatu proyek bangunan gedung di Yogyakarta. Akhirnya kecelakaan kerja yang telah terjadi tersebut ditentukan tingkat risikonya dengan menghitung nilai RPN (Risk Priority Number). Penelitian ini menemukan sepuluh kecelakaan kerja yang berpotensi terjadi pada proyek bangunan gedung yang dijadikan obyek penelitian. Sepuluh kecelakaan kerja ini masing-masing dihitung nilai RPN nya untuk menentukan tingkat risikonya. Berdasarkan nilai RPN, penelitian menemukan pekerjaan pemotongan besi tulangan (fabrikasi) pada pekerjaan pembesian balok mempunyai nilai RPN paling tinggi sehingga dapat disimpulkan bahwa pekerjaan ini perlu mendapat perhatian untuk ditingkatkan pengamanannya terhadap kecelakaan kerja. 

Keywords

risiko proyek; kecelakaan kerja; FMEA

Full Text:

PDF

References

Anwar, F.N., Farida, I., dan Ismail, A., 2014, Analisis Manajemen Risiko Kesehatan dan

Keselamatan Kerja (K3) pada Pekerjaan Upper Structure Gedung Bertingkat (Studi Kasus

Proyek Skyland City –Jatinangor), Sekolah Tinggi Teknologi Garut, Garut.

Heinrich, H.W., 1959, Industrial Accident Prevention: a Scientific Approach, McGraw-Hill,

New York.

International Labour Organization, 2003,Encyclopedia of Occupational Health and Safety,

Geneva.

International Labour Organization,2013,Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sarana untuk

Produktivitas, Jakarta.

Junaedi, T., dan Nurcahyo, T.J.W.A.C.B, 2013, Analisa dan Pengukuran Potensi Risiko

Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan Metode APMM (Accident Potential Measurement Method) pada Proyek Pembangunan Dormitory 5 Lantai Akademi Teknik Keselamatan

dan Penerbangan Surabaya, ITS, Surabaya.

King, R.W., dan Hudson, R., 1985, Construction Hazard and Safety Handbook, London; Boston:

Butterworths.

Marimin, Djatna, T., Suharjito, Hidayat, S., Utama, D.N., Astuti, R., dan Martini, S., 2013,

Teknik dan Analisis Pengambilan Keputusan FUZZY Dalam Manajemen Rantai Pasok,

IPB Press, Bogor.

Muslim, E.A., Ratnaningsih, A., Sri Sukmawati, S., 2014, Analisis Risiko Keselamatan dan

Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Gunawangsa Merr Apartment, Universitas Jember,

Jember.

National Incident Database Report, 2011, New Zealand Mountain Safety Council, New Zealand.

Saragi, Y.R.R., 2011, Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) pada

Pembangunan Gedung, Universitas HKBP Mommensen, Medan.

Sepang, B.A.W., 2013, Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek

Pembangunan Ruko Orlens Fashion Manado, Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Singh, A., Hinze, J., dan Coble, R.J., 1999,Implementation of Safety and Health on Construction

Sites, Proceeding of the Second International Conference of CIBWorking Commission

W99, Honolulu, Hawaii. 24-27 March 1999

Wang, Y.M., Chin, K.S., Poon G.K.K., dan Yang J.B. 2009, Risk Evaluation in Failure Mode

and Effects Analysis Using Fuzzyweighted Geometric Mean, Expert Systems with

Applications 36 (2009) 1995-1207, Science Direct.

Wicaksono, I.K., dan Singgih, M.L., 2011, Manajemen Risiko K3 (Keselamatan dan Kesehatan

Kerja) pada Proyek Pembangunan Apartemen Puncak Permai Surabaya, ITS, Surabaya.

Copyright (c) 2017 Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.