PENDEKATAN KONSEP “MENYAMA BRAYA” RUANG BERSAMA INDONESIA KELURAHAN KENDRAN, BULELENG, BALI
Main Article Content
Abstract
Pendekatan Arsitektur keseharian sering dilakukan sebagai pendekatan sebuah desain. Arsitektur keseharian pada perancangan 2 dimensi keruangan Ruang Bersama Indonesia memakai pendekatan konsep “Menyama Braya” yang merujuk pada kehidupan keseharian lokal masyarakat Kendran di Buleleng, Bali. Masyarakat Bali secara turun temurun telah memiliki penghayatan budaya keseharian yang kuat. Penghayatan budaya masyarakat Bali membangun keharmonisan sosial dan kebersamaan yang terintegrasi pada semua aspek kehidupan masyarakat Bali menjadi fokus pendekatan Ruang Bersama Indonesia di Kendran. Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenP3A) mempunyai tujuan untuk mewujudkan kota – kota di Indonesia yang ramah anak dan perempuan. Tujuan dari RBI Kendran melalui ruang keseharian masyarakat kelurahan Kendran dengan pendekatan konsep “Menyama Braya” adalah untuk dapat mewujudkan ruang bersama yang mempunyai keharmonisan sosial dan kebersamaan baik antara manusia dengan sesama, manusia dengan alam maupun manusia dengan Tuhan. Konsep “Menyama Braya” dipakai untuk mewujudkan perancangan ruang 2 dimensi di RBI Kendran yang dapat menampung kegiatan sosial, interaksi, edukasi, seni dan budaya yang sesuai dengan kriteria RBI dari KemenP3A. Pendekatan konsep ini dilakukan dengan metode survei, pengamatan aktivitas, pengamatan keruangan dan wawancara kepada semua unsur masyarakat dan aktivitas di Kelurahan Kendran pada waktu yang berbeda. Hasil analisis dari metode ini diharapkan dapat menghasilkan perancangan ruang 2 dimensi RBI yang ramah anak dan perempuan dapat diwujudkan sesuai dengan karakter keseharian dan kelokalan masyarakatnya yaitu “Menyama Braya”.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors transfer copyright or assign exclusive rights to the publisher (including commercial rights)
References
Djafar, Alamsyah., Tardi, Siti Aminah. 2025. Pedoman Ruang Bersama Indonesia. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemerintah Indonesia.
Kelurahan Kendran. 2025. Laporan Mutasi Penduduk Bulanan Kelurahan Kendran
Lynch, K. (1964). The image of the city. MIT press.
Pusat Studi Undiknas.(2025). Paparan “Sinergi Pang Pade Payu” Ruang Bersama Indonesia (RBI). Dalam Rangka Peluncuran RBI di Kelurahan, Kendran Singaraja, Bali.
Sukariawan P (2024) Menyama Braya dalam Masyarakat Bali (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/bawiayah
Putra, I. N. M. (2021). Spirit Manusa Yajña. Jurnal Purwadita, 5 (2)
Sutanto, A. (2021). Peta Metode Desain. Untar-Arsitektur
Syona, I. (2025). Membaca keruangan Kawasan Dengan Drone dan Visual Mapping di Kendran, Buleleng, Bali
Wigglesworth, S. & Till, J.(1998).The Everyday and Architecture. Academic Edition University of California