PENATAAN RUANG PUBLIK KRIDOSONO BLORA UNTUK MENINGKATKAN IDENTITAS KOTA

Main Article Content

Sintia Dewi Wulanningrum

Abstract

Ruang publik Kridosono merupakan area yang digunakan masyarakat Blora untuk melakukan berbagai kegiatan seperti: berolahraga, berkumpul atau bersosialisasi dan kegiatan lainnya. Ruang publik merupakan bagian dari ruang perkotaan yang harus dirancang dengan baik untuk meningkatkan kualitas fisik kota serta ruang publik yang memiliki identitas lokal mampu menampilkan wajah kotanya.  Akan tetapi, masih banyak ruang publik yang kurang diperhatikan dalam perencanaannya, sehingga fungsinya menjadi kurang optimal. Sebagai salah satu ruang publik yang paling luas di Kota Blora yaitu ruang publik Kridosono merupakan area yang ramai dikunjungi masyarakat sekitar untuk melakukan kegiatan olahraga, kuliner, serta berkumpul masyarakat. Ruang publik Kridosono merupakan salah satu ruang luar yang berada di Kabupaten Blora yang memiliki potensi untuk dikembangkan, tetapi penataan yang kurang optimal mengakibatkan area menjadi kurang tertata, seperti :  street furniture (tempat sampah, lampu taman serta bangku taman) yang kurang, penataan tata tanda dan area kuliner yang menyebar dan kurang tertata, area parkir yang tidak tertata, area tribun yang kurang layak. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan area Kridosono, serta merumuskan konsep perancangan kawasan Kridosono sebagai area interaktif masyarakat yang mampu menampilkan identitas kota. Metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif untuk menganalis potensi, permasalahan pada tapak, serta merumuskan konsep penataan ruang luar. Hasil penelitian yaitu konsep arsitektur berkelanjutan untuk penataan ruang luar dengan menerapkan unsur lokalitas (pohon jati) yang merupakan sumber daya alam Kota Blora.

Article Details

Section

Articles

References

Arni. (2022). Revitalisasi Pasar Tradisional Di Kota Makassar Revitalization Of Traditional Markets In The City Of Makassar. IJJI : Indonesian Journal of Intellectual Publication. 2 (30), 111-116.

Dewi , Ayu. K, Sari , Suzanna R. (2022). Optimalisasi Penerapan Konsep Ruang Terbuka Ramah Anak Pada Taman Terpadu Rimbo Bujang. JAZZ : Jurnal Arsitektur Zonasi . 5 (1), 164-175.

Ghaisani, S., Ramdlani, S., Ernawati, J. (2016). Pola Aktivitas Pemanfaatan Ruang Luar Kawasan Wisata Songgoriti Batu. 1-8.

Hantono. (2018). Kajian Ruang Publik Kota Antara Aktivitas Dan Keterbatasan. Langkau Betang, 5(2).

Hantoto, D., Aziza,N, (2020). Peran Ruang Publik Pada Kantor Rukun Warga terhadap Aktivitas Masyarakat di Kelurahan Kebon Pala Jakarta Timur. Jurnal Arsitektur Alur. 3(2), 44-54.

Minggra, Restu. (2020). Kajian Penanda Identitas Sebagai Grafis Pada Ruang Luar Dan Bagian Dari Wayfinding System Kawasan. JAZ : Jurnal Arsitektur Zonasi,3(1), 11-19.

Octaviani, A.L., Gandrum, D.N., Wlaretina, R. (2020). Kriteria Perancangan Ruang Luar Pada Pusat Seni Dan Kebudayaan Di Jimbaran Dengan Pendekatan Placemaking Edukatif.

Oktaviani, A., Ars, S., & Si, M. (2022). Penataan Ruang Luar pada Lapangan Banteng-Jakarta. Jurnal Ilmiah Arjouna (Vol. 4).

Ritonga, I.T.L. (2021). Analisa Penataan Ruang (Luar) Di Rusunawa Belawan Terhadap Kenyamanan Berosialisasi Penghuni (Studi Kasus: Rusunawa Belawan). Jurnal Sains Dan Teknologi ISTP.15 (01), 64-69.

Rodman, Donna. (2009). Universal Design Guidelines for Outdoor Spaces: Plan and Design for Choice. Meadows : Corporation of the District of Maple Ridge.

Rofida,K,I., Poedjioteami, E., Atika, F,A. (2022). Penerapan Arsitektur Berwawasan Lingkungan pada Desain Ruang Luar Wahana Wisata Berkuda Panahan di Gresik. 3 (2), 197-208.