Gambaran Tingkat Hidrasi dan Kadar Sebum Wajah Pada Perenang
Main Article Content
Abstract
Kulit wajah merupakan area tubuh yang paling sering terpapar lingkungan dan rentan mengalami gangguan fisiologis, terutama pada individu yang rutin berenang di kolam berklorin. Paparan klorin diketahui dapat menurunkan kadar sebum dan hidrasi kulit melalui mekanisme pengikisan lipid dan peningkatan transepidermal water loss (TEWL). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tingkat hidrasi dan kadar sebum kulit wajah pada perenang usia produktif di Kota Bandung. Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 70 perenang aktif berusia 18–35 tahun diperiksa di dua lokasi kolam renang umum di Bandung. Data dikumpulkan melalui pengukuran lima titik wajah menggunakan Skin Analyzer Runve 45 dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar sebum rendah paling banyak ditemukan pada area hidung (72,9%), diikuti pipi kanan (70,0%) dan dagu (62,9%). Tingkat hidrasi kulit kering paling tinggi juga ditemukan pada hidung (18,6%), pipi kanan (11,4%), dan dagu (10,0%). Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas berenang secara rutin dapat berdampak pada penurunan fungsi sawar kulit, terutama pada area wajah yang memiliki stratum korneum tipis atau jumlah kelenjar sebasea lebih rendah. Disarankan agar perenang melakukan perawatan kulit yang tepat, seperti membilas wajah setelah berenang, menggunakan pelembap, menghindari sabun iritatif, dan mengaplikasikan sunscreen tahan air untuk menjaga keseimbangan fisiologis kulit wajah.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors transfer copyright or assign exclusive rights to the publisher (including commercial rights)
References
Ciorba, D., Tataru, A., Avram, A., Almasi, A., & Moldovan, M. (2015). Influence of environmental chloroform concentrations on biophysics skin parameters. Farmacia, 63(2), 313–317.
Del Rosso, J. Q., & Kircik, L. (2024). The primary role of sebum in the pathophysiology of acne vulgaris and its therapeutic relevance in acne management. Journal of Dermatological Treatment, 35(1), 1–6.
Keuten, M. G. A., Peters, M. C. F. M., Daanen, H. A. M., de Kreuk, M. K., Rietveld, L. C., & van Dijk, J. C. (2014). Quantification of continual anthropogenic pollutants released in swimming pools. Water Research, 53, 259–270
Luebberding, S., Krueger, N., & Kerscher, M. (2013). Skin physiology in men and women: In vivo evaluation of 300 people including TEWL, SC hydration, sebum content and skin surface pH. International Journal of Cosmetic Science, 35(5), 477–483.
Lotfollahi, Z. (2024). The anatomy, physiology and function of all skin layers and the impact of ageing on the skin. Wound Practice and Research, 32(1), 6–10.
Otiratu, G., & Tjiahyono, E. (2024). Laki-laki 69 tahun dermatitis atopik dan kulit kering: Laporan kasus. Proceeding of Thalamus, Jakarta, 24 Februari 2024, 181–189.
Paciência, I., Rodolfo, A., Leão, L., Silva, D., Rufo, J. C., & Mendes, F. (2021). Effects of exercise on the skin epithelial barrier of young elite athletes—Swimming comparatively to non-water sports training session. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(2), 1–7.
Qassem, M., & Kyriacou, P. (2019). Review of modern techniques for the assessment of skin hydration. Cosmetics, 6(1), 1–17.
Rahman, H. M., Fadriquela, A., Bajgai, J., Hoon, G. S., Hyun, C. S., & Kim, C. S. (2023). Long-term skin safety effect of chlorine-rich water treatment on C57BL/6 mice. Processes, 11(1914), 1–10.
Tansil Tan, S., Santoso, A. H., Ernawati, E., Firmansyah, Y., Kurniawan, J., & Noviantri, J. S. (2023). Community service activities: Education and skin hydration screening for productive age group. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 2964–2970.
Verdier-Sévrain, S., & Bonté, F. (2007). Skin hydration: A review on its molecular mechanisms. Journal of Cosmetic Dermatology, 6(2), 75–82.
Voegeli, R., Gierschendorf, J., Summers, B., & Rawlings, A. V. (2019). Facial skin mapping: From single point bio-instrumental evaluation to continuous visualization of skin hydration, barrier function, skin surface pH, and sebum in different ethnic skin types. International Journal of Cosmetic Science, 41(4), 411–424.
Youn, S. W. (2013). Sebum secretion, skin type, and pH. In Pathogenesis and Treatment of Acne and Rosacea (pp. 299–303). Springer-Verlag, Berlin Heidelberg.
Yulisa, D., & Menaldi, S. L. (2023). Perawatan kulit kering pada lansia. eJournal Kedokteran Indonesia, 86, 1–5.
Załęcki, P., Rogowska, K., Wąs, P., Łuczak, K., Wysocka, M., & Nowicka, D. (2024). Impact of lifestyle on differences in skin hydration of selected body areas in young women. Cosmetics, 11(1), 1–10.