INSTITUSI SOSIAL: PERANNYA DALAM KEBERLANGSUNGAN RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK DI JAKARTA

Loa Mei Ling
| Abstract views: 34 | views: 20

Abstract

The existence of public space has become an inseparable part in the development of city residents. Humans as social creatures need a place where they can gather and interact with each other. Especially in big cities, such as Jakarta, the density that occurs makes the lack of land that can be used as public space. This certainly creates difficulties for the community to find qualified social institutions to meet their needs. It is the Child Friendly Integrated Public Space (RPTRA), an alternative run by the government to get around the function of parks and abandoned areas in Jakarta. The revival of public spaces in the midst of the community is expected to be able to accommodate the needs of citizens while at the same time strengthening community relations between city residents. The thesis used as a reference for evaluation took two locations, namely the Alfa Dahlia RPTRA located in the Tegal Alur area, West Jakarta and the RPTRA Kelapa Nias III in the Kelapa Gading area, North Jakarta. Armed with the basis of this thesis research, it will be understood further how social institutions take part in the success of the RPTRA, as well as exploring the depth of the process of institutionalizing the relationship between each supporting community and the RPTRA. This research was conducted using a qualitative approach. Data is collected and reviewed through field observations, interviews, and documentation. The findings of the study explain that the institutional process plays an important role in the sustainability of the RPTRA in the future.

 

Abstrak

Keberadaan ruang publik telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam perkembangan warga kota. Manusia sebagai makhluk sosial memerlukan tempat dimana mereka dapat berkumpul dan berinteraksi satu sama lain. Khususnya di kota besar, seperti Jakarta, kepadatan yang terjadi membuat kurangnya lahan yang dapat digunakan sebagai ruang publik. Hal ini tentu menimbulkan kesulitan tersendiri bagi masyarakat untuk menemukan wadah sosial yang mumpuni untuk memenuhi kebutuhannya. Ialah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), sebuah alternatif yang dijalankan oleh pemerintah utk menyiasati fungsi taman maupun area yang terbengkalai di Jakarta. Dihidupkannya kembali ruang-ruang publik di tengah masyarakat diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan warga sekaligus menguatkan hubungan kemasyarakatan antar warga kota. Tesis yang digunakan sebagai acuan evaluasi mengambil dua lokasi, yaitu RPTRA Alur Dahlia yang berada di area Tegal Alur, Jakarta Barat dan RPTRA Kelapa Nias III yang berada di area Kelapa Gading, Jakarta Utara. Berbekal dasar penelitian tesis ini, akan dipahami lebih lanjut bagaimana institusi sosial mengambil peranan dalam keberhasilan RPTRA, serta mengekplorasi kedalaman proses pelembagaan hubungan antara masing-masing komunitas pendukung dan RPTRA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dan dikaji melalui observasi lapangan, wawancara, serta dokumentasi. Hasil temuan penelitian menjelaskan bahwa proses institusional memegang peranan penting dalam keberlangsungan RPTRA di masa depan.

Keywords

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA); Institusi Sosial; Institusional

Full Text:

PDF

References

Fahmi, E. (2017). Epilog: Mengokohkan Institusi Sosial untuk Kesejahteraan Rakyat. In QJulmansyah, & Y. D. Erliana, Jejak Warisan Yang Tersisa: Kisah Memudarnya Pengetahuan Lokal Masyarakat Sumbawa (pp. 167-170). Sumbawa Literacy Institute.

Gafri, S. (2015, Oktober 18). Pengertian dan Contoh Lembaga Institusi Sosial dalam Sosiologi.

Retrieved Mei 22, 2018, from Blog Psikologi: http://blogpsikologi.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-dan-contoh-lembagainstitusi.html?m=1

Gaol, Jainun Lumban; Wijaya, Adi; Hidayat, Taufik. (2017). Kecamatan Kelapa Gading Dalam Angka 2017. Jakarta Utara: BPS Kota Administrasi Jakarta Utara.

Koordinator Statistik Kecamatan Kalideres. (2017). Kalideres Dalam Angka 2017. DKI Jakarta:

Badan Pusat Statistik Kota Administrasi Jakarta Barat.

Mungkasa, O. (2017, Agustus 18). Ruang Publik Terpadu Ramah Anak / RPTRA: Konsep, Implementasi dan Pembelajaran. FGD Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang Responsif Gender dan Ramah Anak. Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia.

Nerika, D. (2014). Makalah Sosiologi: Institusionalisasi dan Institusi-Institusi Sosial. Retrieved Mei 26, 2018, from http://nerikadina.blogspot.co.id/2014/11/institusionalisasi-dan-institusi.html

Radjawali, I. (2004). Pemahaman Terhadap Pola Aktifitas Ekonomi Untuk Mengidentifikasi dan Melakukan manajemen Konflik pada Ruang Terbuka Publik. Simposium Nasional “Managing Conflicts in Public Spaces Through Urban Design, (pp. 83-91).

Copyright (c) 2020 Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.