KARAKTERISTIK PASIEN PREEKLAMPSIA DENGAN PERSALINAN PRETERM DI RS RESTU IBU BALIKPAPAN TAHUN 2020-2022
Main Article Content
Abstract
Preeklampsia di Indonesia merupakan penyebab angka kematian ibu (AKI) tertinggi setelah perdarahan. Preeklampsia terjadi ketika tekanan darah meningkat disertai proteinuria pada usia kehamilan > 20 minggu. Persalinan prematur atau persalinan dini yang terjadi pada usia kehamilan < 37 minggu pada pasien dengan preeklampsia menghasilkan sekitar 3% - 25% kasus preeklampsia. Ada beberapa karakteristik wanita hamil yang berhubungan dengan terjadinya risiko preeklampsia pada persalinan prematur, diantaranya : usia, status gizi, paritas, jarak dengan kehamilan sebelumnya dan riwayat hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien preeklampsia yang mengalami persalinan prematur.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan desain Cross-Sectional . Studi ini menggunakan 37 sampel dari pasien preeklampsia yang mengalami persalinan prematur di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan selama periode 2020-2022. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa 23 (62%) pasien dengan usia 20-35 tahun, sebanyak 24 (64%) pasien dengan status obesitas gizi, sebanyak 20 (54%) pasien dengan karakteristik paritas multipara, sebanyak 14 (38%) pasien memiliki jarak kehamilan sebelumnya antara dua hingga lima tahun dan sebanyak 29 (78%) pasien dengan riwayat hipertensi mengalami preeklampsia dengan persalinan prematur.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap wanita hamil perlu memperhatikan kondisi kesehatan terutama status gizi selama kehamilan serta selalu mengontrol tekanan darah secara berkala.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors transfer copyright or assign exclusive rights to the publisher (including commercial rights)
References
Abraham T., Romani, A.M.P. (2022). The relationship between obesity and pre-eclampsia: Incidental risks and identification of potential biomarkers for pre-eclampsia. Cells. https://doi.org/10.3390/cells11091548
Agustin, D.P. and Indriani, I. (2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pre Eklampsia Pada Ibu hamil di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta Tahun 2012. DIGILIB UNISAYOGYA. http://digilib.unisayogya.ac.id/1341/
Brown M.A., Magee L.A., Kenny L.C. (2018). The hypertensive disorders of pregnancy: ISSHP classification, Diagnosis & Management Recommendations for International Practice. Pregnancy Hypertension. 13:291–310.
Cunningham, Leveno, Bloom, Spong, Dashe, Hoffman, Casey, Sheffield (2014). Williams Obstetrics 24th Edition. Jakarta: EGC. 731-6
Goldenberg R.L., Culhane J.F., Iams J.D., Romero R. (2008). Epidemiology and causes of preterm birth . Lancet (London, England). U.S. National Library of Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7134569/
Guida J., Surita F., Parpinelli M., Costa M.L. (2017). Preterm preeclampsia and timing of delivery: A systematic literature review. RBGO Gynecology and Obstetrics. 39(11):622–631. https://www.thieme-connect.com/products/ejournals/html/10.1055/s-0037-1604103
Putri H., Andajani S., Nuswantoro D. (2012). Karakteristik Ibu Hamil dengan preeklampsia Dan Eklampsia di RSUD Dr Soetomo Surabaya. https://e-journal.unair.ac.id/JUXTA/article/download/21104/11662
Karrar S, Hong P. (2022). Preeclampsia. StatPearls. National Library of Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK570611/
Kemkes.go.id (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kementerian Kesehatan RI. https://kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-2019.pdf
Khoiriyah, U.H., Aini, I. and Purwanti, T. (2021) Hubungan Preeklampsia Dengan Kejadian Persalinan Preterm. Jurnal Kebidanan. https://digilib.itskesicme.ac.id/ojs/index.php/jib/article/view/857
Lopez-Jaramillo, P., Barajas J., Ruedda-Quijano S.M., Lopez-Lopez C. (2018) Obesity and preeclampsia: Common pathophysiological mechanisms. Frontiers in physiology. U.S. National Library of Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6305943/
Medise B.E. (2021). Growth and development in preterm infants: What is the long-term risk? Amerta Nutrition. 5(1SP):27. https://e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/view/28120
Mudjari NS, Samsu N. (2015) Management of hypertension in pregnancy. Acta medica Indonesiana. U.S. National Library of Medicine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25948773/
Setyawan J, Wiryanthini I, Tianing N. (2019) Gambaran Kadar Protein Urine Pada Ibu Hamil Preeklampsia Dan Eklampsia Di Rsup Sanglah Denpasar Tahun 2017. Simdos.unud.ac.id. https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelitian_1_dir/f0ff3faa594c0104857be9fd3c8e78af.pdf
Utami B, Utami T, Siwi AS. (2020) Hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil: Literature review: Semantic scholar. https://www.semanticscholar.org/paper/HUBUNGAN-RIWAYAT-HIPERTENSI-DAN-STATUS-GIZI-DENGAN-Utami-Utami/c700645b9babe7d26320947ce3136098b8b24d23
Wahyuni S. Persiapan Pra Kehamilan (2019) Obstetri Fisiologi. Malang, Indonesia: Wineka Media. 31–5. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=uPBUEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=jenis+jenis+persalinan+dan+fisiologi&ots=isDG9VXdUs&sig=zG3n2kv0mzDHDfC5tHWg4z_FMVw&redir_esc=y#v=onepage&q=jenis%20jenis%20persalinan%20dan%20fisiologi&f=false
Wallis AB, Saftlas AF, Hsia J. (2008) Tren sekuler dalam tingkat preeklamsia, eklampsia, dan hipertensi gestasional, Amerika Serikat, 1987-2004 . Saya. J. Hipertensi 21, 521-526
WHO Recommendations For Prevention and Treatment of Preeclampsia And Eclampsia (2013). Apps.who.int. https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/119627/WHO_RHR_14.17_eng.pdf;sequence=1
Yang Y, Le Ray I, Zhu J. (2021) Preeclampsia Prevalence, Risk Factors, and Pregnancy Outcomes in Sweden and China. JAMA Network Open. 4(5). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8111481/