INDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO HUMAN ERRORS DALAM PENERAPAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI

Muhammad Khilbran, Wahyu Indra Sakti
| Abstract views: 100 | views: 411

Abstract

Penyebab utama kecelakaan kerja dalam proyek konstruksi adalah yang terkait dengan karakteristik proyek konstruksi yang unik, lokasi kerja yang berbeda, cuaca terbuka dan cuaca, waktu pelaksanaan yang terbatas, keamanan fisik tinggi yang dinamis dan menuntut, dan banyak penggunaan tenaga kerja tidak terampil. Ditambah dengan manajemen keselamatan yang sangat lemah, akibatnya pekerja bekerja dengan metode implementasi konstruksi berisiko tinggi. Penelitian ini merupakan faktor human error dalam proyek infrastruktur jembatan Paya Dapur - Kp. Tinggi di Kabupaten Aceh Selatan. Data dikumpulkan melalui angket survei responden dari pelaku konstruksi yang terlibat dalam proyek di jembatan Paya Dapur - Kp. Tinggi di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 10 faktor kesalahan manusia, termasuk peran dan tanggung jawab konsultan pengawas dan konsultan perencana belum maksimal, kegagalan untuk menggunakan alat pelindung diri / keselamatan diri dengan benar, prosedur kerja yang buruk, prosedur operasi standar yang buruk (Standard Operation Procedure /SOP), penerangan yang buruk, standar kerja sering fleksibel, tidak ada pemeriksaan awal, desain peralatan pengguna yang tidak sesuai atau tidak kompatibel, tingkat kebisingan yang berlebihan dan tata letak fasilitas kerja yang buruk.

The main causes of work accidents in construction projects are those related to unique construction project characteristics, different working locations, weather-exposed and weathered, limited implementation time, dynamic and demanding high physical security, and many uses unskilled labor. Coupled with a very weak safety management, consequently the workers work with high-risk construction implementation methods. This research analyzes the human error factor in the bridge infrastructure project of Paya Dapur - Kp. High in the District of South Aceh. The data was collected through a questionnaire survey of respondents from construction actors involved in the project at Paya Dapur - Kp bridge. High in Aceh Selatan District, Aceh Province. The results showed that there were 10 human error factors, including the roles and responsibilities of the supervisor consultant and the planner consultant not yet maximal, the failure to use self-protective equipment / self-safety correctly, poor working procedures, poor Standard Operation Procedure (SOP), poor lighting, work standards often flexed, no initial checks, inappropriate or incompatible user equipment designs, excessive noise levels and poor layout of work facility layouts.

Keywords

Kesalahan Manusia; Faktor Kesalahan Manusia; Jembatan; Aktor Konstruksi; Kabupaten Aceh Selatan

Full Text:

PDF

References

Atkinson, A.A.(1998), Advance Management Resource: Third Edition, Prentice-Hall, Inc, New Jersey

Arikunto, S. (2006), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Rineka Cipta, Jakarta.

Duffield, C., & Trigunarsyah, B. (1999). Project Management - Conception to Completion.: Engineering Education Australia(EEA), Australia

Dhillon, Balbir S. 1987. Human Reliability: with Human Factors: Pergamon Press. United Kingdom

Effendi, M.T. (2007), Manajemen Sumber Daya Manusia: Pengadaan, Pengembangan, Pengkompensasian, dan Peningkatan Produktivitas Pegawai, Grasindo, Jakarta.

Ervianto, W.I (2005), Manajemen Proyek Konstruksi, Andi, Yogyakarta

Eldukair, Z.A, Ayyub, B.M (1991), Analysis of Recent US Structural and Constructional Failures, Journal of Performance of Construction Facilities Vol.5

Love, P. E. D. and Josephson, P. E., (2004), “Role of Error-Recovery Process in Project”, J. of Management in Engineering, 20(2), 70-79. Canada.

Narbuko, C. &Achmadi, A. (2001), Metode Penelitian, Bumi Aksara, Jakarta.

Reason, James, 1990 Human Error, Cambridge University Press, United Kingdom

Siti, S.S. (1999), Pengelolaan Tenaga Kerja Lepas Pada Kontraktor Indonesia Sebagai Bagian dari Sistem Manajemen Mutu, Tesis Magister ITB, Bandung.

Umar, H. (2004), Metode Riset Ilmu Administrasi, Gramedia Pustaka, Jakarta.

Copyright (c) 2019 Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.