ANALISIS FITOKIMIA DAN KAPASITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN ALPUKAT (<i>PERSEA AMERICANA MILL</i>) DENGAN METODE DPPH

Main Article Content

Daiva Pattra Yoe
David Limanan
Frans Ferdinal
Eny Yulianti

Abstract

Produksi berlebihan Reactive Oxygen Species (ROS) dapat memicu stres oksidatif yang membuat


kerusakan pada biomolekul penting seperti lipid, protein, dan asam nukleat. Daun alpukat (Persea


americana Mill.) telah menarik perhatian sebagai sumber potensial antioksidan alami karena kandungan


senyawa aktif biologisnya yang melimpah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu kandungan


fitokimia dan menilai kinerja antioksidan dari ekstrak daun alpukat menggunakan metode uji DPPH.


Analisis kandungan fitokimia menunjukkan bahwa berbagai kelompok metabolit sekunder teridentifikasi,


termasuk alkaloid, flavonoid, kardioglikosida, saponin, kumarin, fenolik, kuinon, betasianin, steroid,


terpenoid, tanin, antosianin, dan glikosida. Senyawa-senyawa ini diyakini berperan dalam pertahanan


antioksidan melalui mekanisme seperti transfer atom hidrogen, stabilisasi radikal bebas, dan pengikatan


ion logam. Penilaian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan teknik uji DPPH (2,2-difenil-1-


pikrilhidrazil), yang menunjukkan aktivitas penangkap radikal yang signifikan dari ekstrak, dengan nilai


IC₅₀ sebesar 31,563 µg/mL. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menyoroti sifat antioksidan kuat dari


daun alpukat dan menunjukkan potensinya sebagai bahan alami dalam pengembangan formulasi


antioksidan berbasis herbal.

Article Details

Section
Artikel Asli

References

1. Setiawan F, Yunita O, Kurniawan A. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kayu secang (Caesalpinia sappan) menggunakan metode DPPH, ABTS, dan FRAP. Media Pharm Indones. 2018;2(2):82-89.

2. Hikmah F, Hardiany NS. Peran Reactive Oxygen Species (ROS) dalam sel punca kanker. J Kedokteran YARSI. 2021;29(3):120–134.

3. Li R, Jia Z, Trush MA. Defining ROS in biology and medicine. React Oxyg Species (Apex). 2016;1(1):9–21. doi:10.20455/ros.2016.803

4. Hall PD, Tami JA. Function and evaluation of the immune system. In: Dipiro J, et al., editors. Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach. 3rd ed. Standford: Appleton & Lange; 1997. p.1647–1660.

5. Zalukhu ML, Phyma AR, Pinzon RT. Proses menua, stres oksidatif, dan peran antioksidan. CDK. 2016;43(10):733–737.

6. Douw D, Wardani TS. Uji antioksidan kombinasi ekstrak etanol daun alpukat (Persea americana Mill.) dan daun jambu biji (Psidium guajava L.) metode DPPH dan FRAP. Medfarm J Farm Kesehat. 2023;12(1):93–104.

7. Rahmah R, Rahayu YP, Ridwanto, Daulay AS. Phytochemical screening and antioxidant activity testing of avocado leaf ethanol extract (Persea americana Mill.) using the DPPH method. J Pharm Sci. 2023;Suppl 1(1):9–25.

8. Kumar A, Nirmal P, Kumar M, Jose A, Tomer V, Oz E, et al. Major phytochemicals: recent advances in health benefits and extraction methods. Molecules. 2023;28(2):887.

9. Redha AB. Flavonoid: Struktur, Sifat Antioxidant, dan Peranannya dalam Sistem Biologis. J Teknol Pertanian Politeknik Negeri Pontianak.2010;196-202.

10. Mahardani OT, Yuwanta L. Efek metode pengolahan dan penyimpanan terhadap kadar senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan. UNESA Journal of Chemistry. 2021;10(1):64-78.

11. Julianto TS. Fitokimia: Tinjauan Metabolit Sekunder dan Skrining Fitokimia. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia; 2019;1-220

12. Rai S, Acharya-Siwakoti E, Kaÿe A, Devkota HP, Bhattarai A. Plant-Derived Saponins: A Review of Their Surfactant Properties and Applications. Sci. 2021;3(3):44.

13. Pratiwi D, Qhoirul N, Martia E, Wulanbirru P, Dwi A. Isolasi Senyawa Kumarin pada Tanaman. Syntax Idea. 2021;3(7):1583

14. Nola F, Putri GK, Malik LH, Andriani N. Isolasi senyawa metabolit sekunder steroid dan terpenoid dari 5 tanaman. Syntax Idea. 2021 Jul 19;3(7):1612.

15. Liaudanskas M, Janulis V, Viskelis P, et al. Phenolic composition and antioxidant activity of Malus domestica leaves. Sci World J. 2014;2014:1