KORELASI ASUPAN KALORI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ANGKATAN 2023-2024 UNIVERSITAS TARUMANAGARA,
Main Article Content
Abstract
Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada kelompok usia remaja dan dewasa muda yang prevalensinya terus meningkat. Salah satu faktor utama yang berperan terhadap terjadinya obesitas adalah ketidakseimbangan antara asupan kalori dan kebutuhan kalori harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara asupan kalori dengan status obesitas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2023–2024. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Jumlah subjek yang terlibat adalah 59 responden. Pemilihan subjek dilakukan menggunakan metode non-random consecutive sampling. Proses pengambilan data dilaksanakan di Universitas Tarumanagara pada periode Juli hingga Agustus. Data asupan kalori diperoleh melalui metode food recall selama 3 hari, dan status obesitas ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis korelasi digunakan untuk menilai ada tidaknya korelasi antara variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi signifikan antara asupan kalori dan status gizi (r = –0,370; p = 0,004). Korelasi negatif ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi IMT responden, semakin rendah asupan kalori yang dilaporkan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah dimuat dalam jurnal lain dan tidak sedang dalam proses untuk dimuat dalam majalah lain dalam waktu yang bersamaan. Naskah yang diterbitkan merupakan hak milik penerbit dan tidak akan dikembalikan, sedangkan naskah yang dinilai tidak layak diterbitkan akan dikembalikan. Naskah yang masuk akan dinilai oleh mitra bestari. Tim editor mempunyai hak melakukan pengeditan sesuai gaya selingkung untuk naskah yang akan diterbitkan.
References
1. World Health Organization. Obesity and obesitas[Internet]. Geneva: WHO; [cited 2025 Apr 17]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight
2. Pratt CA, Lemon SC, Fernandez ID, Goetzel RZ, Beresford SAA, Mertens J. Perceived stress, behavior, and body mass index among adults participating in a worksite obesity prevention program, Seattle, 2005–2007. Prev Chronic Dis. 2012;9:E152.
3. Hall JE, Hall ME. Chapter 71: Obesity and Starvation; Regulation of Body Weight and Eating; Metabolic Effects of Obesity. In: Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology. 14th ed. Philadelphia (PA): Elsevier; 2020. p. 873–886.
4. Anderson DM, Cox JT, Ghazala L, Avgeris C, Gómez FE, Bartok CJ, Dean S, Haggerty PA, et al. Chapter 2: Intake – Energy. In: Raymond JL, Morrow K, editors. Krause and Mahan’s Food & the Nutrition Care Process. 16th ed. St. Louis (MO): Elsevier; 2022. p. 25–60.
5. Mahmoud R, Kimonis V, Butler MG. Genetics of obesity in humans: a clinical review. Int J Mol Sci. 2022;23(19):11005.
6. Afif, A. (2023). Korelasiasupan kalori dengan status gizi pada mahasiswa di Bandung. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 5(2), 112–120.
7. Dewi, L., & Yuliana, N. (2022). Asupan kalori dan risiko obesitas pada mahasiswa di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 45–53.
8. Mehta, M., Tanaka, K., & Saito, H. (2023). Association between energy intake, macronutrient composition, and obesity among Japanese adults. PLOS ONE, 18(5), e0285088. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0285088
9. Putri, R., Hapsari, D., & Nugroho, A. (2023). Perbandingan asupan kalori dan status gizi antara mahasiswa obesitas dan non-obesitas di Surabaya. Jurnal Penelitian Gizi Indonesia, 7(1), 55–64.
10. Ravelli, M. N., & Schoeller, D. A. (2020). Underreporting of energy intake in human nutrition research. Nutrition Reviews, 78(10), 812–829. https://doi.org/10.1093/nutrit/nuaa031
11. Rina, D., Handayani, L., & Yusuf, M. (2024). Korelasiasupan kalori dan zat gizi makro dengan indeks massa tubuh mahasiswa. Jurnal Penelitian Ilmu Kesehatan, 5(2), 171–183.
12. Samsudin, N., Rahim, N., & Abdullah, S. (2024). Gender differences in dietary energy and nutrient intake among Malaysian university students. Malaysian Journal of Nutrition, 30(1), 45–58.
13. Wang, Q., Al-Faris, N., & Ahmad, N. (2025). Energy intake, macronutrient distribution, and body mass index among Malaysian university students. Frontiers in Nutrition, 7, 90–98. https://doi.org/10.3389/fnut.2025.1465784
14. Macdiarmid J, Blundell J. Assessing dietary intake: who, what and why of under-reporting. Nutr Res Rev. 1998;11(2):231–253.
15. Heitmann BL, Lissner L. Dietary underreporting by obese individuals – is it specific or non-specific? BMJ. 1995;311:986–989.
16. Livingstone MB, Black AE. Markers of the validity of reported energy intake. J Nutr. 2003;133(3):895S–920S.