FLUOR ALBUS PADA REMAJA PUTRI: PERAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI

Main Article Content

Jasmine Sasikirana Wisnuputri
Donatila Mano

Abstract

Tahapan peralihan dari masa kanak-kanak menuju remaja ditandai oleh transformasi fisik, seksual, psikologis, serta sosial yang dapat memicu munculnya berbagai permasalahan kesehatan, termasuk keputihan. Hal ini seringkali disebabkan oleh kurangnya pemahaman remaja putri mengenai kesehatan organ reproduksi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi fluor albus di kalangan siswi SMAN X Jakarta serta mengevaluasi hubungan antara pengetahuan serta perilaku dalam menjaga kesehatan reproduksi dengan kejadian fluor albus. Studi ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan poton glinting (cross-sectional). Data dikumpulkan dari 210 siswi berusia 14-19 tahun melalui kuesioner yang mengevaluasi tingkat pengetahuan, perilaku kesehatan reproduksi, serta kejadian fluor albus. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p-value <0,005. Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas responden (73,8%) memiliki pengetahuan yang baik, sementara 54,3% memiliki perilaku kesehatan reproduksi yang memadai. Kejadian fluor albus ditemukan pada 68,1% responden. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan kejadian fluor albus (p = 0,012). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara perilaku kesehatan reproduksi dengan kejadian fluor albus (p = 0,912). Studi ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan memiliki pengaruh terhadap kejadian fluor albus, sementara perilaku kesehatan reproduksi tidak memberikan dampak yang signifikan. Oleh karena itu, peningkatan edukasi terkait kesehatan reproduksi menjadi langkah krusial dalam membantu siswi memahami dan menerapkan tindakan pencegahan yang lebih efektif terhadap fluor albus. 

Article Details

Section

Artikel Asli

References

1. World Health Organization. Adolescent Health in the South-East Asia Region [Internet]. https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolescent-health#. [cited 2024 Dec 23]. Available from: https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolescent-health

2. Chandra-Mouli V, Patel SV. Mapping the Knowledge and Understanding of Menarche, Menstrual Hygiene and Menstrual Health Among Adolescent Girls in Low- and Middle-Income Countries. In: The Palgrave Handbook of Critical Menstruation Studies. Springer Singapore; 2020. p. 609–36.

3. KHADAWARDI FRCS. Prevalence of Abnormal Vaginal Discharge among Pregnant Women. Med J Cairo Univ. 2020 Mar 1;88:677–83.

4. Alenizy HK, AlQahtani MH, Aleban SA, Almuwallad RI, Binsuwaidan LA, Alabdullah DW, et al. Knowledge and Practice Regarding Abnormal Vaginal Discharge Among Adolescent Females in Riyadh City: An Observational Study. Cureus. 2024 Mar 22;

5. Yohana B, Oktanasari W, Cipta SB, Purwokerto H. PADA REMAJA PUTRI DI SMK YPE CILACAP. Vol. XVII, Jurnal Bina Cipta Husada. 2021.

6. Armini, S. Kp., M. Kes. NKA. Leucorrhoea in Young Women and Determinants of Preventive Behavior : A Literature Review. Pediomaternal Nursing Journal. 2022 Aug 12;8(2):102–10.

7. Sim M, Logan S, Goh LH. Vaginal discharge: evaluation and management in primary care. Singapore Med J. 2020 Jun 1;61(6):297–301.

8. Devia Jana A. The Relationship Between Knowledge Level and Vaginal Hygiene Practices to Abnormal Vaginal Discharge in Adolescents. 2024;2(1).

9. Setyorini A, Sari DP. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KEPUTIHAN DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN DI SMK NEGERI 3 KABUPATEN PURWOREJO.

10. Nengsih WIdya, Mardinah Ainal, Afritanti Detty, Santika Ayu. Hubungan Pengetahuan tentang Keputihan, Sikap, dan Perilaku Personal Hygens terhadap Kejadian Flour albus (Keputihan). 2022;

11. Budiman, Riyanto A. Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Vol. 1. Salemba Medika; 2013.

12. Arifah I, Hayyunisha Aninda Y. STUDI DESKRIPTIF PERSEPSI KEBUTUHAN INFORMASI DAN PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA. Quality : Jurnal Kesehatan. 2022 Nov 29;16(2):144–54.

13. Descriptive Study of Knowledge About Leucorrhoea and Personal Hygiene Attitudes of Young Girls at Muhammadiyah 5 Junior High School Yogyakarta Diana 1 Wiwin Hindriyawati 2 Desi Ekawati 3 Midwifery Study Program and Midwife Professional Education, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo, Bantul Regency, Province of Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health E-ISSN. 2023;2(2).

14. Rajagukguk M. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan PEMBANGUNAN KESEHATAN REMAJA SEKOLAH: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU REMAJA PUTRI USIA SEKOLAH DALAM MENCEGAH FLOUR ALBUS DI SMA NEGERI 13 MEDAN.

15. Juniar AD, Simamora AY, Manalu CNP, Cathryne J, Ningsih MTAS. The relationship between level of knowledge and vaginal discharge prevention behavior for nursing student. Rev Bras Enferm. 2023;76.

16. Amalia Putri A, Amelia PK, Cholifah Program Studi DIII Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan S, Wahyuntari E. Hubungan Perilaku Personal Hygiene dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri The Relationship between Personal Hygiene Behavior with Vaginal Discharge in Young Women. 2021;7(1).