PERANAN KONTROL DIRI TERHADAP KECANDUAN GAME ONLINE MAHASISWA PEMAIN MULTIPLAYER ONLINE BATTLE ARENA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pada hasil survei mengatakan bahwa masyarakat Indonesia menghabiskan waktu sebanyak
23,29% untuk bermain game online. Namun dengan banyaknya menghabiskan waktu untuk
bermain game online, dapat menimbulkan kecanduan bagi para pemainnya. Kecanduan bermain
game online yang terjadi dapat disebabkan dari kurangnya kontrol diri pada individu. Pada
penelitian-penelitian sebelumnya, korelasi antara kontrol diri dan juga kecanduan game online
mendapatkan hasil negatif dengan salah satu penelitian yang dilakukan pada partisipan dewasa
muda menghasilkan partisipan terbanyak dari penelitiannya berstatus mahasiswa, serta game yang
paling banyak dimainkan didalam penelitian merupakan jenis game multiplayer online battle
arena (MOBA). Oleh karena itu peneliti akan melakukan penelitian kembali mengenai tinggi
rendahnya peranan dari kontrol diri terhadap kecanduan game online yang dialami pada
mahasiswa pemain multiplayer online battle arena (MOBA) menggunakan metode kuantitatif
purposive sampling dengan menggunakan dua alat ukur untuk mengukur kecanduan game online
(game addiction scale (Lemmens et al., 2009)) dan tingkat kontrol diri (Tangney self-control scale
(Tangney et al., 2004)) dengan 164 partisipan berstatus mahasiswa. Partisipan yang terdapat pada
penelitian ini berisikan jenis kelamin laki-laki sebagai partisipan terbanyak. Ketika dilihat dari
variabel kontrol diri, partisipan laki-laki memiliki kontrol diri yang lebih rendah daripada
partisipan perempuan. Pada kecanduan bermain game tidak terdapat perbedaan yang signifikan
antara kedua jenis kelamin. Namun, hasil penelitian menemukan tingkat kontrol diri yang dimiliki
oleh partisipan berada pada level sedang dengan tingkat kecanduan bermain game online yang
dimiliki juga pada tingkat sedang.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan jurnal ini setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan pekerjaan secara bersamaan berlisensi di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTAR yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis mampu untuk masuk ke dalam terpisah, pengaturan kontrak tambahan untuk distribusi non-eksklusif versi diterbitkan jurnal pekerjaan (misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan
Referensi
Bakri, R.P. (2021). Pengaruh stres akademik dan kecanduan smartphone terhadap prokrastinasi akademik. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(3), 578-593. https://doi.org/10.30872/psikoborneo
Baumeister, R.F., & Exline, J.J. (2000). Self-control, morality, and human strength. Journal of Social and Clinical Psychology, 19(1), 29-42. http://doi.org/10.1521/jscp.2000.19.1.29
Chang, E., & Kim, B. (2019). School and individual factors on game addiction: A multilevel analysis. International Journal of Psychology, 55(5), 822-831. https://doi.org/10.1002/ijop.12645
CNN Indonesia. (2020, April 1). Pengguna gim online meningkat 75 persen kala corona. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200331163816-185- 488789/pengguna-gim-online-meningkat-75-persen-kala-corona
Ferdian, E.Y., & Wulandari, F.D. (2021). Implementasi teknik self control untuk mengurangi kecanduan game online pada peserta didik di masa pandemic covid-19. Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik), 5(1), 1-48. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v5n1.p6-12
Fitriani, D. D., Pandini, J.K.R., & Chisani, S. (2021). Korelasi kontrol diri dengan kecanduan game online pada remaja. Journal of Nursing, 1(1), 1-8. http://openjournal.wdh.ac.id/index.php/NA/article/view/213
Info Sehat FK UI. (2019, Juni 18). Jumlah pecandu game online di Indonesia diduga tertinggi di Asia. Info Sehat FK UI. https://fk.ui.ac.id/infosehat/jumlah- pecandu-game-online-di-indonesia-diduga-tertinggi-di-asia/
Kompasiana. (2019). Mari mengenal tentang apa itu moba. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/amp/giobatistuta1375/5d3903830d82307e0b5aee85/mari-mengenal-tentang-apa-itu-moba
Lemmens, J.S., Valkenburg, P.M., & Peter, J. (2009). Development and validation of a game addiction scale for adolescents. Media Psychology, 12(1), 77-95. http://dx.doi.org/10.1080/15213260802669458
Macur, M., & Pontes, H.M. (2021). Internet gaming disorder in adolescence: Investigating profiles and associated risk factors. BMC Public Health, 21(1547), 1-9. https://doi.org/10.1186/s12889-021-1134-4
Marsela, R.D., & Supriatna, M. (2019). Kontrol diri: Definisi dan faktor. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice & Research, 3(2), 65-69. https://journal.umtas.ac.id/index.php/innovative_counseling/article/view/567
Muhammad, N. (2023, Juni 15). Mayoritas konsumen game online main lebih dari 4 jam sehari. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/06/15/mayoritas-konsumen- game-online-main-lebih-dari-4-jam-sehari
Purwaningsih, E., & Nurmala, I. (2021). The impact of online game addiction on adolescent mental health: A systematic review and meta-analysis. Journal of Medical Science, 9, 260-274. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.6234
Safarina, N., & Halimah, L. (2019). Self-control and online games addiction in early adult gamers. Journal of Physics: Conference Series, 1375. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1375/1/012094
Sari, A.M., & Astuti, K. (2020). Hubungan antara kontrol diri dengan kecanduan game online pada siswa. Syntax Idea, 2(6), 1-8. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v2i6.336
Tangney, J.P., Baumeister, R.F., & Boone, A.L. (2004). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of Personality, 72(2), 271-322. http://doi.org/10.1111/j.0022-3506.2004.00263.x