WORKSHOP SCENT OF SERENITY: LILIN AROMATERAPI UNTUK KESEJAHTERAAN EMOSIONAL

Main Article Content

Prajna Paramitha Marhaeni
Ninawati
Maulida Abiyya
Farsya Meyrasikhah
Kezia Alexandra Emor

Abstract

Everyone can experience stress, according to the Mental Health Foundation [MNF] in (Nabila & Sayekti, 2021), someone who experiences stress and is unable to manage it will have a negative impact on him, such as overeating, smoking, drinking, and feelings of depression, anxiety, and thoughts of ending life. There are various ways to reduce stress, one of which is by using aroma therapy, which is called aromatherapy. Aromatherapy can be produced through candles that are lit and emit fragrance around the room. In addition to producing therapeutic aromas, these candles create a cozy and relaxing atmosphere, vaporizing essential oils to calm the nervous system, reduce anxiety, and promote a sense of well-being. Aromatherapy candles can be made by yourself in a fraction of the time. This workshop was conducted involving 14 students consisting of nine women and five men, taking about an hour to make. The product uses 100% natural wax, is environmentally friendly, and free of toxic materials, packaged in a transparent glass container with a minimalist design. The aromatherapy candles developed are designed for relaxation, mood elevation and stress relief with two scents: Minty Rose and Jasmine Sands. The candles can be used if they have reached a certain frost. 


Setiap orang dapat mengalami stres, menurut Mental Health Foundation [MNF] dalam (Nabila & Sayekti, 2021), seseorang yang mengalami stres dan tidak mampu untuk mengelolanya akan memiliki dampak buruk pada dirinya, seperti makan secara berlebihan, merokok, minum-minuman keras, serta muncul perasaan depresi, cemas, serta pemikiran untuk mengakhiri hidup. Ada berbagai cara untuk mengurangi stres, salah satunya adalah dengan terapi menggunakan aroma, yang disebut dengan aromaterapi. Aromaterapi dapat dihasilkan melalui lilin yang menyala dan mengeluarkan keharuman di sekeliling ruangan. Selain menghasilkan aroma terapeutik, lilin ini menciptakan suasana nyaman dan menenangkan, menguapkan minyak esensial untuk menenangkan sistem saraf, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan rasa nyaman. Lilin aromaterapi dapat dibuat sendiri dengan waktu yang tidak terlalu lama. Workshop ini dilakukan dengan melibatkan 14 orang mahasiswa terdiri dari sembilan orang perempuan dan lima orang laki-laki, memerlukan waktu sekitar satu jam, untuk pembuatannya. Produk ini menggunakan lilin alami 100%, ramah lingkungan, dan bebas bahan beracun, dikemas dalam wadah kaca transparan dengan desain minimalis. Lilin aromaterapi yang dikembangkan dirancang untuk relaksasi, meningkatkan suasana hati, dan meredakan stres dengan dua varian aroma: Minty Rose dan Jasmine Sands. Lilin dapat digunakan jika telah mencapai kebekuan tertentu.

Article Details

Section

Articles

References

Kim, H. R., Lee, J. M., & Cho, S. Y. (2022). Psychological benefits of lavender and peppermint essential oil inhalation: A randomized controlled trial. Complementary Therapies in Clinical Practice, 48, 101584. https://doi.org/10.1016/j.ctcp.2022.101584

Kompas. (2019). Mayoritas mahasiswa alami stres karena tugas kuliah. Kompas.com. https://www.kompas.com

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.

Nabila, N. & Sayekti, A. (2021). Manajemen stres pada mahasiswa dalam penyusunan skripsi di Institut Pertanian Bogor. Jurnal Manajemen dan Organisasi.

Nugraheni, T., & Lestari, N. (2020). Peningkatan kesehatan mental mahasiswa melalui pendekatan seni dan aromaterapi. Jurnal Psikologi Ulayat, 7(1), 65–76.

Putri, A. D., & Saputri, M. F. (2022). Tingkat stres akademik mahasiswa selama pembelajaran daring: Studi di masa pandemi. Jurnal Psikologi Insight, 4(2), 88–96. https://doi.org/10.24198/insight.v4n2.3

Pratiwi, F. & Subarnas, A. (2023). Aromaterapi sebagai media relaksasi. Jurnal Universitas Padjadjaran.

Santoso, R., & Dewi, A. K. (2023). Pengaruh kegiatan kreatif berbasis aroma terhadap regulasi emosi mahasiswa. Jurnal Terapan Psikologi, 9(1), 12–20.

Wulandari, E., & Rahmawati, R. (2021). Pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat stres mahasiswa keperawatan. Jurnal Keperawatan Holistik, 5(2), 101–108. https://doi.org/10.14710/jkh.v5i2.101-108