IMPLEMENTASI PROGRAM MBKM KEWIRAUSAHAAN DALAM PENGEMBANGAN BISNIS HINO SHOPPU
Main Article Content
Abstract
ABSTRACT
The MBKM Entrepreneurship Program provides opportunities for students to develop their entrepreneurial potential through hands-on experience in the business world. This study highlights the implementation of the MBKM program in developing “Hino Shoppu”, a business focused on producing and selling Japanese-themed clothing and merchandise. Products include casual apparels, keychains, stickers, and other Japanese-themed merchandise items. Supported by academic supervisors and the "Freedom to Learn" program, Hino Shoppu engages in business planning, operations, digital marketing strategies, online sales, and participation in bazaar events. With the Lean Model Canvas approach, the business successfully identified its target market and created quality products with unique value. Japanese culture enthusiasts in Indonesia often struggle to find appealing and original Japanese-themed products due to the limited variety available in the market, where designs tend to be similar and repetitive. Hino Shoppu addresses this issue by offering independently designed products that incorporate both Japanese and Indonesian cultural elements, resulting in distinctive merchandise not commonly found in similar businesses. Customer trust in Hino Shoppu’s product quality is demonstrated by consistently positive reviews. The MBKM program not only provided students with meaningful real-world experience but also supported the sustainable development of Hino Shoppu. It is hoped that through initiatives like this, more young people will be encouraged to become entrepreneurs and create a broader impact in the future.
ABSTRAK
Program MBKM Kewirausahaan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi berwirausaha melalui pengalaman langsung di dunia bisnis. Studi ini mengangkat implementasi MBKM Kewirausahaan dalam pengembangan bisnis “Hino Shoppu”, yang berfokus pada produksi dan penjualan pakaian serta pernak-pernik bertema Jepang. Produk yang ditawarkan meliputi pakaian kasual, gantungan kunci, stiker, dan pernak-pernik lainnya dengan desain khas budaya Jepang. Dengan dukungan dosen pembimbing dan program “Merdeka Belajar”, Melalui MBKM ini, Hino Shoppu menjalankan rencana bisnis dan kegiatan operasional, mengembangkan strategi promosi digital, serta melakukan penjualan online dan mengikuti event bazar. Dengan pendekatan Lean Model Canvas, Hino Shoppu berhasil mengidentifikasi target pasar dan menciptakan produk yang berkualitas serta memiliki nilai unik. Banyak penggemar budaya Jepang di Indonesia menghadapi kesulitan dalam menemukan produk bertema Jepang yang menarik dan unik. Hal ini dikarenakan keterbatasan pilihan produk bertema Jepang di pasaran yakni, desain dan model yang seragam serta kurang bervariasi. Hino Shoppu hadir untuk menjawab permasalahan tersebut dengan menawarkan variasi produk bertema Jepang yang dirancang secara mandiri, menciptakan desain dan model yang unik serta menarik. Lalu, Hino Shoppu menggabungkan unsur budaya Jepang dan elemen budaya Indonesia pada beberapa produk pernak-pernik, sehingga menciptakan keunikkan yang belum banyak dijumpai pada produk sejenis. Kepercayaan terhadap kualitas produk Hino Shoppu terbukti dari review baik pelanggan. Hasil pelaksanaan program MBKM memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa serta mendorong pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Dengan hadirnya Hino Shoppu, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terdorong menjadi wirausaha muda dan memberi dampak yang lebih luas pada masa mendatang.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Hamel, C., & Wijaya, A. (2021). Pengaruh Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan Dan Inovasi Terhadap Kinerja Usaha UKM Bidang Konveksi Di Jakarta Barat. Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan, 3(2), 3. https://doi.org/10.24912/jmk.v3i2.11897
Hidayati, N. N., Mudhakir, D. A., & Saifullah, M. (2023). Introducing Lean Canvas: an Assistance for SMKN 3 Tuban Students in Composing Business Plan. GUYUB: Journal of Community Engagement, 4(3), 1. https://doi.org/10.33650/guyub.v4i3.6815
Indrawati, J., & Utama, L. (2023). Pengaruh Orientasi Kewirausahaan Terhadap Kinerja Melalui Mediasi Kemampuan Pemasaran Dan Media Sosial. Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis, 21(3), 3. https://doi.org/10.31253/pe.v21i3.1911
Lusiana, M. A. F. Y., & Firmansyah, D. B. (2022). Hegemonisasi Budaya Populer Jepang dalam Komunitas Otaku. Kiryoku, 6(1), 2. https://doi.org/10.14710/kiryoku.v6i1.9-15
Ramadhan, F. S., Hafid, A., Ardiansyah, & Nurjaman, U. (2024). Pengertian Wirausaha dan Karakteristik Wirausaha. Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 2(3), 4. https://doi.org/https://doi.org/10.59059/mutiara.v2i2.1342
Razabillah, N., Junaedi, S. R. P., Daeli, O. P. M., & Arasid, N. S. (2023). Lean Canvas and the Business Model Canvas Model in Startup Piecework. 2(1), 2. https://doi.org/https://doi.org/10.34306 /sabda.v2i1.239
Susilawaty, E. A. (2022). Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan Dan Media Sosial Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa. Journal of Business Administration (JBA), 2(1), 2. https://doi.org/10.31963/jba.v2i1.3432
Toi, Y. (2020). Kepopuleran dan Penerimaan Anime Jepang Di Indonesia. Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa Dan Sastra, 7(1), 4. https://doi.org/10.25139/ayumi.v7i1.2808