Politik Identitas dalam Pemilihan Presiden 2019 (Analisis Framing Pemberitaan Kampanye Pilpres 2019 pada Medcom.id)

Laylia Farida, Muhammad Gafar Yoedtadi
| Abstract views: 301 | views: 616

Abstract

2019 is one of the years which is considered quite a sense for the people of Indonesia, this year the presidential and vice presidential elections reunite Joko Widodo and Prabowo Subianto as presidential candidates. During the 2019 presidential election campaign, the issue of identity politics strengthened in the community. Political actors often use an identity to attract the attention and support of potential voters. The media which are supposed to be independent are actually trapped in the issue of identity politics. Reporting on online media is often influenced by the ideology and interests of media that are reflected in the framing of the news carried out by that media. This Study aims to describe the framing carried out by medcom.id in reporting the 2019 presidential election campaign. This study uses a qualitative approach with framing analysis from Robert N. Entman. The results of this study indicate that medcom.id is proven to be framing using identity politics in reporting the 2019 presidential election campaign. Identity politics framing conducted by medcom.id is news containing SARA (Ethnicity, Religion, Ancestry, and Group of People)



Tahun 2019 merupakan salah satu tahun politik yang dinilai cukup panas bagi masyarakat Indonesia, pada tahun ini pemilihan presiden dan wakil presiden kembali mempertemukan Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Pada kampanye Pilpres 2019 kemarin, isu politik identitas menguat di masyarakat. Para aktor politik sering kali menggunakan sebuah identitas untuk menarik perhatian serta dukungan calon pemilihnya di masyarakat. Media yang seharusnya independen justru terjebak dalam isu politik identitas tersebut. Pemberitaan pada media online seringkali dipengaruhi oleh ideologi dan kepentingan pemilik media yang tergambar pada pembingkaian berita yang dilakukan oleh media tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pembingkaian yang dilakukan oleh portal berita media online medcom.id dalam memberitakan kampanye pemilihan presiden 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing Robert N. Entman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medcom.id terbukti melakukan pembingkaian dengan menggunakan politik identitas dalam pemberitaan kampanye Pilpres 2019. Pembingkaian politik identitas yang dilakukan oleh medcom.id adalah pemberitaan yang mengandung SARA (suku, agama, ras dan antar golongan).

Keywords

2019 presidential election campaign; identity politics; framing analysis

Full Text:

PDF

References

Azhar, M. Sholahadhin. (2018, 23 Oktober). Ma’ruf Amin: Jokowi Mencintai Santri. Diakses pada Oktober 27, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/Dkqq2Pnk-ma-ruf-amin-jokowi-mencintai-santri

Azhar, M. Sholahadhin. (2019, 2 Januari). Ma'ruf Dapat Dukungan Bobotoh. Diakses pada Oktober 27, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/Obzqmr7N-ma-ruf-dapat-dukungan-bobotoh

Azhar, M. Sholahadhin. (2019, 5 Februari). Ma’ruf Bertandang ke Pondok Pesantren Al-Hidayat. Diakses pada Oktober 27, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/5b2qD2aN-ma-ruf-bertandang-ke-pondok-pesantren-al-hidayat

Azizah, Nur. (2018, 3 November). Ma'ruf Amin Yakin Raup 70 Persen Suara di Banten. Diakses pada Oktober 27, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/aNrqLVaK-ma-ruf-amin-yakin-raup-70-persen-suara-di-banten

Buchari, S. A. (2014). Kebangkitan Etnis Menuju Politik Identitas. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Eriyanto. (2008). Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi dan Politik Media. Yogyakarta: LkiS.

Eriyanto. (2011). Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. Yogyakarta: LkiS.

Fazli, Achmad Zulfikar. (2018, 4 November). Jokowi Juga Berdarah Boyolali. Diakses pada Oktober 27, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/wkBD8W0N-jokowi-juga-berdarah-boyolali

Gunawan, Depi. (2019, 21 Januari). Jokowi-Ma'ruf bakal Rebut Jawa Barat. Diakses pada Oktober 27, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/0kpzqAEN-jokowi-ma-ruf-bakal-rebut-jawa-barat

Krisdinanto, N. (2014). Anomali dan Teori Hirarki Pengaruh terhadap Isi Media. Jurnal Ilmiah Komunikasi, 3(1). 8-9.

Medcom.id. (2019). Tentang Kami. Diakses pada 8 Desember 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/tentangkami

Media Indonesia. (2018, Desember 15). Target Menang 60% di Aceh. Diakses pada Oktober 27, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/Rb13mRlK-target-menang-60-di-aceh

Romli, K. (2016). Komunikasi Massa. Jakarta: PT Grasindo.

Sonny. (2019). Peta Politik Identitas di Indonesia: Studi Terpilihnya K.H. Ma’ruf Amin Sebagai Bakal Cawapres Bakal Capres Inkumben Joko Widodo Pada Pilpres 2019. Jurnal Renaissance, 4(1). 443-445.

Sumantri, Arga. (2018, Oktober 19). Ma'ruf: Saya Punya Darah Madura dan Arosbaya. Diakses pada Oktober 2, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/GNl2Xn2k-ma-ruf-saya-punya-darah-madura-dan-arosbaya

Sumantri, Arga. (2018, 19 Oktober). Dunia Islam Mengakui Jokowi. Diakses pada Oktober 2, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/4ba2000k-dunia-islam-mengakui-jokowi

Sumantri, Arga. (2019, 4 Januari). Ma’ruf Segera Safari ke Tangerang. Diakses pada Oktober 27, 2019, dari medcom.id: https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/ZkezMz5K-ma-ruf-segera-safari-ke-tangerang

Tahir, M. A. (2018). Politik Identitas dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta (Studi Analisis Wacana Terhadap Pidato Basuki Tjahaja Purnama di Kepulauan Seribu pada Tanggal 27 September 2016). (Skripsi). Medan: Universitas Sumatera Utara.

Yoedtadi M. G & Pribadi M. A. (2017). Upaya Redaksi Televisi Menjaga Objektivitas Dalam Pemberitaan Pilkada DKI Jakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni. 1(2). 275-285.

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.